Budi Arie Beberkan Arahan Jokowi Jelang Kongres Projo, Jawab Begini soal Bentuk Partai Baru
- Instagram/Budi Arie
Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum Pro Jokowi (Projo) Budi Arie Setiadi beserta rombongannya baru saja sowan atau menyambangi Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, di Solo, Jumat (24/10/2025).
Eks Menkominfo itu membeberkan arahan Jokowi menjelang pelaksanaan Kongres ke-III Projo yang akan digelar di Jakarta pada 1-2 November 2025 mendatang.
Usai menemui Jokowi, Budi Arie yang datang bersama jajaran pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Projo sempat disinggung wartawan soal rencana untuk menjadikan organisasi relawan itu menjadi partai baru.
Namun demikian, Budi Arie masih belum mau memberikan kepastian mengenai kemungkinan organisasi relawan pendukung Jokowi itu bertransformasi menjadi partai politik.Â
Menurutnya, keputusan sebesar itu tidak bisa diambil sepihak oleh pengurus pusat, melainkan harus melalui kesepakatan kolektif seluruh anggota dalam forum resmi organisasi.
"Oh, tunggu saja nanti, keputusan banyak orang," ujar Budi Arie kepada awak media, dikutip Sabtu (25/10/2025).
Mantan Menteri Koperasi itu membeberkan bahwa tujuan kunjungan tersebut adalah untuk menyerahkan undangan sekaligus meminta arahan dari Jokowi.
"Pak Jokowi sebagai Ketua Dewan Pembina Projo kami minta untuk hadir dan membuka Kongres III Projo," kata Budi Arie.
Lebih lanjut, Budi Arie menyampaikan bahwa Jokowi memberikan arahan agar Projo tetap solid mendukung pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
"Ya arahannya adalah bahwa kita mendukung pemerintahan ini karena pemerintahan Pak Prabowo dan Gibran ini adalah pemerintahan yang mendapat mandat rakyat," ujarnya.
Menurut Budi, dukungan terhadap pemerintahan baru itu merupakan bentuk kelanjutan komitmen politik Projo sejak awal, terutama karena Gibran yang kini menjabat sebagai Wakil Presiden merupakan bagian dari keluarga besar Projo dan mantan Wali Kota Solo yang juga pernah mereka dukung.
Ia menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya akan terus menjadi mitra strategis pemerintah, khususnya dalam memperjuangkan program-program kerakyatan yang berpihak kepada masyarakat.
"Apalagi program-program kerakyatan Pak Presiden, harus kita dukung sehingga program ini bisa memberi manfaat terbaik untuk rakyat," katanya. (rpi)
Load more