News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ambisi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Kemendag dan HIPKA Dorong UMKM Tembus Pasar Dunia

Indonesia saat ini terus menatap ambisi besar terhadap pertumbuhan ekonomi 8 persen dalam beberapa tahun ke depan.
Minggu, 26 Oktober 2025 - 12:09 WIB
Ambisi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Kemendag dan HIPKA Dorong UMKM Tembus Pasar Dunia
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Indonesia saat ini terus menatap ambisi besar terhadap pertumbuhan ekonomi 8 persen dalam beberapa tahun ke depan. 

Para pelaku usaha lantas sepakat bahwa UMKM harus menjadi mesin utama yang menggerakkan roda ekonomi nasional hingga ke pasar dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Komitmen menguatnya kolaborasi tersebut ditegaskan dalam Forum Bisnis HIPKA 2025 yang digelar di Kantor Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Acara ini juga menjadi momentum sinergi antara Himpunan Pengusaha KAHMI (HIPKA) dengan pemerintah dalam memperkuat kewirausahaan dan ekspor produk Indonesia.

Ketua Umum HIPKA Kamrussamad mengakui pihaknya terus membangun lini kolaborasi di berbagai daerah. 

Mulai dari percepatan akses keuangan di Aceh, peningkatan konektivitas bisnis di Sumatera Utara, hingga akselerasi pertumbuhan ekonomi di Lampung.

“Wirausaha adalah kekuatan inti menuju Indonesia maju. Kita butuh sedikitnya 3% penduduk menjadi wirausaha aktif untuk menopang pertumbuhan ekonomi yang tinggi,” tegas Kamrussamad dalam keterangannya.

HIPKA juga mendorong agar produk UMKM dapat terkurasi di marketplace, punya akses ekspor, dan mendapatkan nilai jual lebih tinggi. 

Menurutnya, hilirisasi tak hanya harus terjadi di sektor minerba, tetapi juga pertanian, industri kreatif, hingga komoditas unggulan daerah.

“HIPKA siap menjadi jembatan dengan Kemendag, BUMN, perguruan tinggi, dan diaspora global untuk memperluas pasar UMKM Indonesia,” tambahnya.

Dalam keterlibatan HIPKA dan Kadin Indonesia di Trade Expo Indonesia 2025, tercatat transaksi sebesar USD22,8 miliar yangenjadi bukti bahwa produk Indonesia memiliki daya saing tinggi di pasar dunia.

Di kesempatan ini, Wakil Ketua Umum HIPKA, Yana Aditya juga mengingatkan bahwa pertumbuhan ekonomi yang tinggi harus inklusif.

“Jika kita ingin ekonomi tumbuh 8 persen, maka sektor UMKM juga harus tumbuh. Pemerataan ekonomi harus dirasakan seluruh lapisan masyarakat,” tegasnya.

Menurut Yana, kolaborasi multipihak adalah kunci agar strategi besar ini benar-benar terjadi, dan bukan sekadar wacana.

Sementara, Menteri Perdagangan Budi Santoso yang dibacakan Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Iqbal Shoffan Shofwan mengungkapkan, ada kabar baik di tengah ketidakpastian global.

Indonesia masih mencatat surplus neraca perdagangan Januari–Agustus 2025 sebesar USD29,14 miliar yang merupakan sinyal kuatnya ketahanan pelaku usaha nasional.

“UMKM menyumbang 60,51 persen PDB, dengan 64,2 juta UMKM menyerap 120,59 juta tenaga kerja. Mereka adalah fondasi utama perekonomian Indonesia,” jelas Iqbal.

Untuk mendorong kebanggaan pada produk lokal, Kemendag meluncurkan Gerakan Kamis Pakai Lokal (GASPOL) yang mewajibkan pemakaian produk UMKM setiap pekan.

“Bangga pada produk lokal bukan hanya diucapkan, tapi dibeli dan digunakan,” tegasnya.

Kemendag sendiri saat ini fokus pada tiga langkah strategis yakni

Pengamanan pasar dalam negeri, perluasan pasar ekspor dan UMKM Bisa Ekspor (Berani Inovasi, Siap Adaptasi).

“Mari kita jaga semangat kolaborasi dan UMKM Bisa Ekspor agar ekonomi Indonesia semakin berdaya saing di dunia," tutur Iqbal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Forum ini juga menyepakati bahwa transformasi UMKM bukan hanya soal peningkatan kapasitas produksi, tetapi menjadi pemain global dengan standar tinggi dan branding yang kuat.

HIPKA dan pemerintah juga sepakat jika UMKM bukan pelengkap tapi justru mereka lokomotif ekonomi perlu diperluas hingga level global dan pertumbuhan ekonomi tinggi harus dirasakan semua rakyat.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.

Trending

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Selengkapnya

Viral