News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kondisi Terkini Remaja yang Disuntik Sabu oleh Pasutri yang Merupakan Kakak Kandungnya

Nasib malang menimpa seorang remaja berinisial ECA (17). Ia dipaksa untuk mengonsumsi narkoba oleh pasangan suami istri HL (30) dan DA (30) yang merupakan kakak kandungnya sendiri.
Rabu, 29 Oktober 2025 - 06:32 WIB
Pasangan suami istri (pasutri) HL (kanan) dan DA (kiri) saat dibadirkan dalam konferensi pers pengungkapan di Mapolres Malang, Senin (27/10).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Nasib malang menimpa seorang remaja berinisial ECA (17). Ia dipaksa untuk mengonsumsi narkoba oleh pasangan suami istri HL (30) dan DA (30) yang merupakan kakak kandungnya sendiri.

Peristiwa tersebut dilakukan di kediaman HL pada Jumat (10/10) lalu pukul 10.00 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dari hasil penyidikan, keduanya terbukti memaksa korban mengonsumsi sabu," kata Kapolres Malang, AKBP Danang Setiyo Pambudi Sukarno dalam keterangannya.

Ia juga mengatakan bahwa kini kondisi ECA sudah berada di rumah aman (safe house).

ECA mendapatkan pengawasan dari gabungan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) dan tim trauma healing Polres Malang.

"Korban sementara ini kita amankan, untuk ditempatkan di tempat aman, agar bisa melakukan kegiatan seperti biasa," ungkapnya.

Berdasarkan hasil asesmen, ECA saat ini mengalami trauma. Namun kondisinya mulai membaik. 

"Kondisi sudah mulai membaik secara psikis, treatment terus dilakukan, agar nanti tidak terpengaruh lagi dan terjerumus lagi menggunakan narkotika. Jadi ini korban baru pertama dipaksa. Mudah-mudahan tidak ada lagi," tutupnya.

Seblumnya, orangtua ECA sempat khawatir lantaran anaknya belum juga pulang dari rumah HL dan DA sejak Jumat.

Awalnya HL dan DA mengajak ECA untuk pergu ke pantai. Mereka pun menjemput ECA.

Setelah itu HL pun lantas meminta DA untuk membeli dua alat suntik di apotek dan langsung membawa korban ke rumah mereka.

ECA pun dipaksa untuk mengkonsumsi sabu yang telah dicampur air dengan cara disuntik.

Atas hal itu, hasil pemeriksaan urine ECA pun positif mengandung zat yang terkandung di dalam sabu.

"Urine korban positif amphetamine dan metaphetamine," ujarnya.

ECA sempat melakukan perlawanan saat akan disuntikkan sabu oleh kakaknya.

"Campuran sabu dan air itu dimasukkan ke dua alat suntik yang sudah disiapkan. Selanjutnya tersangka Hendy memegang tangan korban dan mencari urat nadi sementara tersangka Dinda melakukan penyuntikan ke bagian tangan korban secara berulang," jelas AKBP Danang.

"Korban terus memberontak. Suntikan pertama tidak berhasil. Sementara pada suntikan kedua darah korban justru masuk ke dalam alat suntik," sambungnya.

Pelaku yang tak puas dengan sabu yang disuntikkan ke ECA lantas kembali membeli sabu Rp150 ribu.

Mereka pun kemudian membuat alat hisap bong dari botol kaca dan sedotan.

ECA pun dipaksa untuk menghisab sabu tersebut namun ia kembali menolak.

Setelahnya ECA pun menghubungi YM (54) yang merupakam ayah kandungnya.

Ia menceritakan apa yang terjadi padanya. Hingga YM datang bersama warga untuk menjemput ECA.

HL dan DA pun ditangkap di kediamannya, daerah Lawang. Polisi juga menangkap satu tersangka lainnya MV (27) yang menjual dan merakit alat hisap sabu.

HL dan DA terancam hukuman mati atas tindakannya itu. Mereka dijerat dengan pasal berlapis mulai dari UU Narkotika hingga UU Perlindungan Anak.

"Tersangka disangkakan Pasal 89 ayat 1 juncto Pasal 76J Undang-Undang Perlindungan Anak dan/atau Pasal 133 ayat 2 UU Narkotika," kata Danang Setiyo Pambudi Sukarno.

Adapun motif DA melakukan hal iru lantaran dendam dengan ECA sejak lama.

“Tersangka Dinda ini merasa pernah diperlakukan tidak baik oleh orangtuanya dan ingin korban merasakan hal serupa."

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Untuk merealisasikan rencana itu, Dinda membeli sabu dari Cipeng seharga Rp300 ribu,” ungkap Danang.

"Orang tua kerap membanding-bandingkan Dinda dengan korban. Ada kecemburuan tersangka, tapi untuk detailnya masih kami dalami," tambah Kasatreskrim Polres Malang AKP Muhammad Nur.(MG1)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bayi 11 Bulan di Cakung Tewas Dianiaya Ayah Kandung, Pelaku Ngaku Korban Tertimpa Kipas Angin dan Sempat Minta Antar ke RS

Bayi 11 Bulan di Cakung Tewas Dianiaya Ayah Kandung, Pelaku Ngaku Korban Tertimpa Kipas Angin dan Sempat Minta Antar ke RS

Seorang bayi berinisial REA (11 bulan) tewas di tangan ayah kandungnya berinisial RPP (30) usai dianiaya. Korban dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan visum.
Klasemen Moto3 2026 usai GP Jepang: Veda Ega Pratama Panaskan Persaingan, Maximo Quiles Makin Tak Tersentuh di Puncak

Klasemen Moto3 2026 usai GP Jepang: Veda Ega Pratama Panaskan Persaingan, Maximo Quiles Makin Tak Tersentuh di Puncak

Klasemen Moto3 2026 usai GP Jepang semakin ketat. Pembalap CFMoto Aspar, Maximo Quiles masih tak tersentuh di puncak. Sedangkan Veda Ega Pratama mampu menempel ketat Hakim Danish di delapan besar.
Anggota Wantimpres Jusuf Hamka Ungkap Ramuan Herbal Pagi Hari Penjaga Stamina

Anggota Wantimpres Jusuf Hamka Ungkap Ramuan Herbal Pagi Hari Penjaga Stamina

Ada minuman herbal yang direkomendasikan Jusuf Hamka. Menarik perhatian publik karena awali pagi dihari pertama menjabat Wantimpres dengan konsumsi ini.
Bruno Fernandes Akhirnya Buka Suara soal Keputusan Cristiano Ronaldo Tinggalkan Timnas Portugal

Bruno Fernandes Akhirnya Buka Suara soal Keputusan Cristiano Ronaldo Tinggalkan Timnas Portugal

Bruno Fernandes buka suara soal keputusan Cristiano Ronaldo untuk meninggalkan Timnas  Portugal. Hal ini merupakan dampak dari pertikaian sang megabintang dengan pelatih Jorge Jesus.
Hasil UFC 322: Bantai Wang Cong, Natalia Silva Rebut Sabuk Gelar Juara Kelas Terbang Wanita

Hasil UFC 322: Bantai Wang Cong, Natalia Silva Rebut Sabuk Gelar Juara Kelas Terbang Wanita

Hasil UFC 332, di mana Natalia Silva berhasil menjadi juara kelas terbang wanita usai mengalahkan Wang Cong dalam duel ketat yang berlangsung lima ronde.
Kasus Roti Berlabel Gluten Free Bergulir, Pemilik Toko Lapor Balik soal Dugaan Pencemaran Nama Baik

Kasus Roti Berlabel Gluten Free Bergulir, Pemilik Toko Lapor Balik soal Dugaan Pencemaran Nama Baik

Polisi masih mendalami soal kasus pemilik toko roti yang dilaporkan terkait dugaan penipuan buntut produknya yang berlabel gluten free.

Trending

Digerebek Polisi saat Pesta Narkoba, Pria Ini Mengaku Mantan Pemain Sepak Bola Liga Indonesia

Digerebek Polisi saat Pesta Narkoba, Pria Ini Mengaku Mantan Pemain Sepak Bola Liga Indonesia

Satu dari tiga orang tersangka pesta narkoba di Petojo, Jakarta Pusat mengaku kepada polisi kalau dirinya mantan pesepakbola liga Indonesia yakni Persija..
Prakiraan Cuaca 4 Oktober 2026, BMKG Sebut Jakarta Berpotensi Hujan Ringan dan Wilayah Sekitarnya

Prakiraan Cuaca 4 Oktober 2026, BMKG Sebut Jakarta Berpotensi Hujan Ringan dan Wilayah Sekitarnya

Badan Meteorologi, Klimatologi, danGeofisika (BMKG) memprakirakan cuaca hari ini beragam, karena transisi dan pengaruh El Nino. Berikut prakiraan cuaca hari ini
Bung Towel Minta FIFA Tak Tugaskan Wasit Korea Selatan untuk Pimpin Final FIFA ASEAN Cup 2026 Antara Timnas Indonesia Vs Thailand

Bung Towel Minta FIFA Tak Tugaskan Wasit Korea Selatan untuk Pimpin Final FIFA ASEAN Cup 2026 Antara Timnas Indonesia Vs Thailand

Timnas Indonesia akan menjamu Thailand di babak final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026). 
Elkan Baggott hingga Mitchell Baker Bikin Pelatih Thailand Ketar-ketir, Anthony Hudson Akui Was-was Lihat Skuad Timnas Indonesia Jelang Final

Elkan Baggott hingga Mitchell Baker Bikin Pelatih Thailand Ketar-ketir, Anthony Hudson Akui Was-was Lihat Skuad Timnas Indonesia Jelang Final

Pelatih Timnas Thailand Anthony Hudson mulai memetakan kekuatan Timnas Indonesia jelang final FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung Senin (5/10/2026) di GBK.
Sumardji Konfirmasi Thom Haye Terbebas dari Sanksi FIFA? Sebut Semua Pemain Timnas Indonesia Bisa Diturunkan di Laga Final FIFA ASEAN Cup

Sumardji Konfirmasi Thom Haye Terbebas dari Sanksi FIFA? Sebut Semua Pemain Timnas Indonesia Bisa Diturunkan di Laga Final FIFA ASEAN Cup

Timnas Indonesia akan menghadapi Thailand di partai final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026). 
Komentar Media Italia soal Kemenangan 9-2 Timnas Indonesia, Bawa-bawa Tragedi Kanjuruhan

Komentar Media Italia soal Kemenangan 9-2 Timnas Indonesia, Bawa-bawa Tragedi Kanjuruhan

Keberhasilan fantastis Timnas Indonesia menembus partai final FIFA ASEAN Cup 2026 usai membantai Bangladesh 9-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) meny-
John Herdman Rotasi Pemain di Final FIFA ASEAN Cup Vs Thailand? Ketua BTN PSSI Sumardji Ungkap Kans Starting Eleven

John Herdman Rotasi Pemain di Final FIFA ASEAN Cup Vs Thailand? Ketua BTN PSSI Sumardji Ungkap Kans Starting Eleven

Tampil di partai final, John Herdman tentu akan menurunkan skuad terbaiknya ketika Timnas Indonesia menjamu Thailand di Stadion Utama Gelora BUng Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026). 
Selengkapnya

Viral