GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Apa Itu Maltodekstrin dalam Susu Formula? Gula Tambahan atau Sumber Serat? Simak Penjelasannya

Kata maltodekstrin kerap kali muncul dalam sebuah lavel makanan. Terdengar seperti kimiawi, namun bahan ini rupanya sering ditemukan di sereal, saus salad, hingga susu formula anak
Kamis, 30 Oktober 2025 - 06:48 WIB
Susu bayi
Sumber :
  • Freepik

Jakarta, tvOnenews.com - Kata maltodekstrin kerap kali muncul dalam sebuah lavel makanan. Terdengar seperti kimiawi, namun bahan ini rupanya sering ditemukan di sereal, saus salad, hingga susu formula anak.

Lalu, apa itu maltodekstrin? Apakah termasuk gula tambahan, dan benarkah ada jenis maltodekstrin yang mengandung serat?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Maltodekstrin adalah karbohidrat olahan yang berasal dari sumber pati seperti jagung, kentang, gandum, atau tapioka. Proses pembuatannya disebut hidrolisis, di mana pati dipecah menjadi rantai pendek molekul gula. 

Hasilnya berupa bubuk putih yang tidak berasa manis, bahkan sering digunakan untuk menambah tekstur lembut atau membantu bahan larut dengan mudah dalam minuman dan makanan.

Menurut U.S. Food and Drug Administration (FDA), maltodekstrin termasuk bahan yang aman digunakan dalam makanan (GRAS Generally Recognized as Safe). Fungsinya bukan hanya sebagai pengisi, tapi juga penstabil, pengental, atau pengganti gula dan lemak dalam berbagai produk olahan.

Doktor dalam bidang ilmu gizi dari Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta, dr. Rosyanne Kushardina menjelaskan bahwa maltodekstrin merupakan salah satu bahan tambahan pangan (BTP) yang aman dan dibuat dari bahan alami. 

“Sesuai namanya, BTP memang ditambahkan secara sengaja ke produk makanan atau minuman untuk tujuan teknologi, baik dalam proses pembuatan maupun pengolahan pangan, agar menghasilkan komponen tertentu atau memengaruhi sifat pangan tersebut,” jelas dr. Rosyanne.

BPOM juga telah mengatur penggunaan bahan tambahan pangan ini melalui Peraturan BPOM No. 11 Tahun 2019. Dari 27 golongan BTP yang ada, maltodekstrin termasuk yang berfungsi beragam bisa sebagai pengawet, penguat rasa, filler (peningkat volume), penstabil tekstur, hingga perisa.

“Maltodekstrin biasa ditambahkan ke produk pangan sebagai pengawet, penguat rasa, filler, untuk meningkatkan tekstur, dan ada juga yang digunakan sebagai perisa,” lanjutnya.

Ia menambahkan, maltodekstrin juga kerap digunakan sebagai pengganti laktosa pada produk susu, terutama untuk mereka yang mengalami intoleransi laktosa.

Secara alami, maltodekstrin tidak terdapat dalam bahan pangan mentah, tetapi dibuat dari bahan alami seperti umbi-umbian, serealia, dan jagung.

“Pati dari sumber karbohidrat tersebut diolah melalui proses hidrolisis hingga terbentuklah maltodekstrin,” bebernya dalam diskusi media bersama Ngobras.

Meski tersusun dari molekul gula, maltodekstrin hampir tidak memiliki rasa manis. Derajat kemanisannya diukur dengan dextrose equivalent (DE), semakin rendah nilainya, semakin kecil tingkat kemanisannya. Maltodekstrin umumnya memiliki nilai DE antara 3–19.

“Maltodekstrin dengan DE 10 bisa digunakan untuk produk instan seperti saus dan produk diet, DE 15 untuk minuman isotonik, dan DE 19 untuk bubuk cokelat, produk susu, atau dessert,” papar dr. Rosyanne.

Ia juga menyoroti isu yang belakangan ramai di media sosial tentang maltodekstrin yang dikaitkan dengan peningkatan kadar gula atau gangguan ginjal pada anak.

“Tidak tepat jika maltodekstrin dikaitkan dengan peningkatan kandungan gula pada susu atau menyebabkan gagal ginjal pada anak." 

“Susu yang mengandung maltodekstrin tidak berarti memiliki kandungan gula yang lebih tinggi. Ini bisa dicek langsung pada label kemasan," tegasnya.

Maltodekstrin sebenarnya banyak terdapat pada berbagai jenis makanan, tidak hanya pada produk manis seperti susu atau sereal, tetapi juga pada produk gurih seperti kaldu ayam dan kaldu jamur, karena berperan sebagai filler.

Bahkan, penelitian terkini menemukan bahwa maltodekstrin resistan (resistant maltodextrin) dapat difermentasi di usus besar menjadi short chain fatty acid (SCFA), yang bermanfaat bagi kesehatan mikrobiota usus. Jenis ini berfungsi seperti serat pangan (dietary fiber) yang membantu pencernaan dan menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Penelitian oleh Kishimoto et al. (2006) menunjukkan bahwa resistant maltodextrin dapat meningkatkan jumlah bakteri baik seperti Bifidobacterium dan Lactobacillus di usus besar, serta menurunkan kadar gula dan kolesterol darah. Studi lain dari Okuma & Matsuda (2002) juga menyebutkan bahwa serat ini tidak menyebabkan gangguan pencernaan dan dapat digunakan sebagai serat fungsional dalam produk pangan.

Jika diperhatikan label susu formula atau susu pertumbuhan anak, beberapa produk mencantumkan bahan “Resistant Maltodextrin (Serat Pangan)” yang fungsinya untuk menambah serat sekaligus mendukung kesehatan saluran cerna anak, terutama yang sering mengalami sembelit atau kurang konsumsi sayur dan buah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Jurnal Gizi Klinik Indonesia (2020), penambahan serat pangan seperti resistant maltodextrin dalam susu pertumbuhan dapat membantu menyeimbangkan mikrobiota usus dan mendukung daya tahan tubuh anak.

Maltodekstrin bukan “gula berbahaya” seperti yang sering disangka. Dalam bentuk biasa, ia berfungsi sebagai sumber energi tambahan yang aman. Sedangkan dalam bentuk resistant maltodextrin, justru bisa memberikan manfaat serat untuk pencernaan dan metabolisme tubuh.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mulai Sekarang Perhatikan Cara Jual Beli Tanah yang Aman dari Masalah Sengketa, BPN: Pastikan Statusnya Jelas

Mulai Sekarang Perhatikan Cara Jual Beli Tanah yang Aman dari Masalah Sengketa, BPN: Pastikan Statusnya Jelas

Kementerian Agraria dan Tata Ruang.Badan Nasional (ATR/BPN) membagikan tips atau cara jual beli tanah yang aman dan terhindar dari masalah sengketa ke depannya.
3 Pemain Timnas Indonesia Amankan Tiket Liga Champions

3 Pemain Timnas Indonesia Amankan Tiket Liga Champions

Panggung sepak bola Eropa musim depan dipastikan akan terasa sangat spesial bagi publik sepak bola tanah air. Tiga penggawa diaspora Timnas Indonesia, yaitu ...
Seskab Teddy: Presiden Prabowo Dijadwalkan Salat Idul Adha di Wisma KBRI Paris

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Dijadwalkan Salat Idul Adha di Wisma KBRI Paris

Setelah menempuh penerbangan selama 16 jam dari Jakarta, Presiden Prabowo Subianto tiba di Bandara Orly, Paris, pada Selasa (26/5) sekitar pukul 10.00 waktu setempat. 
Walau Ranking Jeblok, Emil Audero Dikabarkan Jadi Incaran Juventus Pasca-Masa Pinjam Habis

Walau Ranking Jeblok, Emil Audero Dikabarkan Jadi Incaran Juventus Pasca-Masa Pinjam Habis

Nasib kontras yang sangat dramatis harus dialami oleh penjaga gawang Emil Audero Mulyadi pada laga pamungkas kompetisi Serie A Liga Italia. Emil gagal selamat-
Jalanan di Jabar Bakal Berbayar seperti Tol, Dedi Mulyadi Siapkan Opsi Hapus Pajak Kendaraan

Jalanan di Jabar Bakal Berbayar seperti Tol, Dedi Mulyadi Siapkan Opsi Hapus Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menggulirkan wacana berani terkait tata kelola dan pengelolaan infrastruktur jalan di wilayahnya. Orang nomor satu di Jabar...
Tata Cara Shalat Idul Adha, Lengkap dengan Bacaan Niat untuk Makmum

Tata Cara Shalat Idul Adha, Lengkap dengan Bacaan Niat untuk Makmum

Berikut tata cara shalat Idul Adha, lengkap dengan bacaan niat untuk makmum, yang dapat dijadikan sebagai panduan.

Trending

3 Pemain Timnas Indonesia Amankan Tiket Liga Champions

3 Pemain Timnas Indonesia Amankan Tiket Liga Champions

Panggung sepak bola Eropa musim depan dipastikan akan terasa sangat spesial bagi publik sepak bola tanah air. Tiga penggawa diaspora Timnas Indonesia, yaitu ...
Seskab Teddy: Presiden Prabowo Dijadwalkan Salat Idul Adha di Wisma KBRI Paris

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Dijadwalkan Salat Idul Adha di Wisma KBRI Paris

Setelah menempuh penerbangan selama 16 jam dari Jakarta, Presiden Prabowo Subianto tiba di Bandara Orly, Paris, pada Selasa (26/5) sekitar pukul 10.00 waktu setempat. 
Walau Ranking Jeblok, Emil Audero Dikabarkan Jadi Incaran Juventus Pasca-Masa Pinjam Habis

Walau Ranking Jeblok, Emil Audero Dikabarkan Jadi Incaran Juventus Pasca-Masa Pinjam Habis

Nasib kontras yang sangat dramatis harus dialami oleh penjaga gawang Emil Audero Mulyadi pada laga pamungkas kompetisi Serie A Liga Italia. Emil gagal selamat-
Jalanan di Jabar Bakal Berbayar seperti Tol, Dedi Mulyadi Siapkan Opsi Hapus Pajak Kendaraan

Jalanan di Jabar Bakal Berbayar seperti Tol, Dedi Mulyadi Siapkan Opsi Hapus Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menggulirkan wacana berani terkait tata kelola dan pengelolaan infrastruktur jalan di wilayahnya. Orang nomor satu di Jabar...
Tata Cara Shalat Idul Adha, Lengkap dengan Bacaan Niat untuk Makmum

Tata Cara Shalat Idul Adha, Lengkap dengan Bacaan Niat untuk Makmum

Berikut tata cara shalat Idul Adha, lengkap dengan bacaan niat untuk makmum, yang dapat dijadikan sebagai panduan.
Jadwal Lengkap AVC Womens's Cup 2026: Tanpa Megawati Hangestri, Timnas Voli Putri Indonesia Siap Unjuk Gigi

Jadwal Lengkap AVC Womens's Cup 2026: Tanpa Megawati Hangestri, Timnas Voli Putri Indonesia Siap Unjuk Gigi

Jadwal lengkap AVC Womens's Cup 2026, di mana Timnas Voli Putri Indonesia siap unjuk gigi meski tak diperkuat oleh Megawati Hangestri.
Megawati Hangestri Berpotensi Reuni dengan Lee So-young, Sahabat Megatron Resmi Jadi Pemain Bebas di Liga Voli Korea

Megawati Hangestri Berpotensi Reuni dengan Lee So-young, Sahabat Megatron Resmi Jadi Pemain Bebas di Liga Voli Korea

Lee So-young bisa saja kembali reuni dengan Megawati Hangestri, karena outside hitter berusia 31 tahun itu kini resmi menjadi pemain bebas di Liga Voli Korea.
Selengkapnya

Viral