News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sempat Disinggung Prabowo, Riset Buktikan Menulis Tangan Bisa Tingkatkan Literasi Anak di Era Layar Digital dan AI

Penelitian bertajuk “Pengaruh Aktivitas Menulis di atas Kertas terhadap Kemampuan Literasi Peserta Didik Sekolah Dasar" membuktikan menulis tangan memang bisa memacu daya pikir anak.
Kamis, 30 Oktober 2025 - 20:37 WIB
Pemaparan hasil riset penelitian Pengaruh Aktivitas Menulis di atas Kertas terhadap Kemampuan Literasi Peserta Didik Sekolah Dasar.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Di tengah gempuran teknologi digital dan pesatnya kemunculan kecerdasan buatan (AI) yang mengubah cara belajar anak-anak Indonesia, kegiatan menulis tangan di atas kertas kembali mencuri perhatian. Praktik sederhana menulis tangan dinilai membawa dampak besar bagi perkembangan daya pikir dan kemampuan literasi siswa.

Isu ini mengemuka setelah Presiden Prabowo Subianto menyoroti menurunnya kebiasaan menulis tangan di kalangan pelajar. Dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara pada 20 Oktober 2025, Presiden meminta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengembalikan pelajaran menulis tangan di sekolah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prabowo juga mendorong Kementerian Keuangan untuk menyediakan buku tulis gratis bagi siswa, setelah mengetahui banyak anak menulis dengan huruf kecil karena berusaha menghemat kertas.

Prabowo menegaskan, pelajaran menulis adalah dasar penting dalam pembentukan pola pikir. Menulis tangan, menurutnya, bukan sekadar keterampilan fisik, tetapi bagian dari proses belajar yang mengasah kemampuan berpikir kritis dan daya imajinasi anak.

"Saya kira perlu kembali ada pelajaran menulis. Menulis dengan baik. Menulis halus dan menulis, tapi sebetulnya tulisannya harus besar," katanya dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (30/10/2025).

81% Siswa Alami Peningkatan Literasi Dasar

Menindaklanjuti perhatian terhadap pentingnya menulis tangan, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya berkolaborasi dengan SiDU (Sinar Dunia) dan Majalah Cahaya Inspirasi Anak (CIA) melakukan penelitian bertajuk “Pengaruh Aktivitas Menulis di atas Kertas terhadap Kemampuan Literasi Peserta Didik Sekolah Dasar.”

Riset yang melibatkan 2.293 siswa kelas 4 dan 5 SD di Jakarta dan sekitarnya ini menemukan bahwa 81 persen peserta mengalami peningkatan signifikan dalam kemampuan literasi dasar setelah mengikuti kegiatan menulis tangan dengan modul dari Akademi Ayo Menulis SiDU.

Temuan ini memperkuat pandangan bahwa menulis tangan bukan hanya melatih koordinasi motorik, tetapi juga memperdalam pemahaman bacaan, meningkatkan daya ingat, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan reflektif anak.

Ketua Tim Peneliti, Dr. Murniati Agustian, M.Pd., menegaskan pentingnya menulis tangan menjadi bagian tetap dalam proses pembelajaran dasar.

"Kami mendorong para guru, orang tua, serta pembuat kebijakan untuk memberikan ruang yang memadai bagi kegiatan menulis tangan di atas kertas di sekolah. Di tengah pembelajaran yang semakin berorientasi pada teknologi digital, hasil penelitian ini diharapkan menjadi bahan refleksi agar kemajuan digital tidak menghapus keterampilan dasar yang membentuk daya pikir, konsentrasi, dan kreativitas anak," ujar Murniati.

Sinergi Akademisi dan Industri Bangun Budaya Literasi

Kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri ini menunjukkan upaya nyata memperkuat budaya literasi di Indonesia. SiDU, sebagai merek buku tulis dari APP Group, bukan hanya berperan sebagai penyedia alat tulis, tetapi juga mitra strategis dalam pengembangan literasi anak bangsa. 

"SiDU percaya bahwa menulis tangan bukan hanya membentuk keterampilan motorik, tetapi juga melatih kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan penguasaan bahasa,” kata Head of Marketing Domestic Business Unit Stationery APP Group, Arif Darmawan.

“Sayangnya, belum banyak penelitian di Indonesia yang meninjau dampak menulis di atas kertas terhadap kemampuan literasi dasar siswa. Kami berharap hasil penelitian ini menjadi komitmen bersama sekolah dan pemangku kebijakan untuk terus mengembalikan kegiatan menulis dengan tangan.”

Program Ayo Menulis bersama SiDU telah berjalan sejak 2017 dengan berbagai kegiatan seperti pelatihan, lomba menulis siswa, serta penyediaan modul menulis bagi guru untuk memperkuat pembiasaan menulis tangan di sekolah.

Penelitian ini juga mendapat apresiasi dari pemerintah. Ketua Sub Tim Kerja Pembelajaran Direktorat Sekolah Dasar Kemendikdasmen, Muhammad Noor Ginanjar Jaelani, menyampaikan:

"Kemendikdasmen menyambut baik inisiatif riset kolaboratif ini. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, keterampilan menulis tangan tetap menjadi fondasi utama dalam proses belajar. Kegiatan ini tidak hanya melatih koordinasi motorik halus, tetapi juga memperkuat daya ingat, konsentrasi, dan kemampuan berpikir kritis anak. Kami mendukung penuh upaya Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Buku Tulis SiDU, dan Majalah Cahaya Inspirasi Anak yang sejalan dengan kebijakan untuk mengembalikan esensi belajar yang bermakna."

Kepala Sub Koordinator Kurikulum dan Penilaian Bidang SD Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Dr. Astin Julaikhan, M.Pd., menambahkan:

"Dukungan kami sinkron dengan penelitian dan program ini. Kami memang mengeluarkan surat edaran tentang pembentukan karakter yang menekankan pembiasaan literasi. Makna literasi bukan hanya membaca, melainkan juga menulis, khususnya menulis tangan. Penelitian ini dapat menjadi rujukan pembiasaan literasi di sekolah-sekolah."

Di sisi lain, Majalah Cahaya Inspirasi Anak (CIA) sebagai mitra media turut berperan menyebarkan semangat literasi melalui konten edukatif yang ramah anak. Dengan pendekatan yang menginspirasi dan mudah dipahami, media ini membantu menumbuhkan budaya menulis tangan sejak dini.

Peluncuran hasil riset dan diskusi publik yang digelar ini menjadi momentum refleksi bagi dunia pendidikan Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah era digital, menulis tangan di atas kertas terbukti tetap relevan sebagai sarana pembelajaran yang menghubungkan pikiran, emosi, dan tindakan.

Lebih dari sekadar tradisi lama, kegiatan menulis tangan dapat menjadi jembatan penting dalam membangun karakter, kreativitas, dan daya pikir generasi penerus yang kritis di masa depan. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Penyuplai Penyelundupan 23,793 Kilogram Emas Diduga Penambang Ilegal, Ini yang Dikatakan  ESDM

Penyuplai Penyelundupan 23,793 Kilogram Emas Diduga Penambang Ilegal, Ini yang Dikatakan ESDM

Penyuplai para sindikat penyelundupan ekspor emas ke luar negeri diduga perusahaan penambangan emas tanpa izin (PETI)
Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Rumah pribadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Vinna Ledy Anggraheni jadi lokasi penggeledahan
Pendakwah Indonesia UAH Meminta Kepolisian Memproses Viralnya Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Al-Quran

Pendakwah Indonesia UAH Meminta Kepolisian Memproses Viralnya Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Al-Quran

Beberapa waktu lalu media sosial dihebohkan, dengan video promosi alkohol dengan hafalan al-quran menyita perhatian publik dan berbagai pihak hingga viral
Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Kekeringan yang terjadi di Provinsi Gyeongsang Selatan, Korea Selatan, semakin parah. Guna mengatasi hal itu, truk tangki air pemadam kebakaran dan kendaraan militer dari seluruh penjuru negeri dikerahkan.
Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Pulau Etorofu, Kamis, memicu reaksi keras dari Tokyo. Pasalnya, pulau itu juga diklaim Jepang terkait dengan posisi pulau-pulau tersebut yang berada di lepas pantai Pulau Hokkaido, Jepang.

Trending

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Presiden RI, Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat agar tidak lengah membaca sejarah tentang berbagai tantangan yang pernah dihadapi Indonesia sejak meraih kemerdekaan.
Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
John Herdman Full Senyam! Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers Akhirnya Diterima Kembali Berlatih di FC Twente

John Herdman Full Senyam! Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers Akhirnya Diterima Kembali Berlatih di FC Twente

Bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers, resmi kembali menjalani latihan bersama FC Twente usai berbulan-bulan mangkir dari tim
Selengkapnya

Viral