Wanita Ngamuk di Mie Gacoan Tangerang Usai Dilecehkan Pria, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan Soal Sosok Pelaku, Ternyata
- Instagram @lbj_jakarta
Jakarta, tvOnenews.com - Viral video seorang perempuan mendapat pelecehan dari pengunjung outlet Mie Gacoan di Tangerang.
Suasana ramai di salah satu outlet Mie Gacoan kawasan Balaraja, Kabupaten Tangerang, mendadak ricuh.
Seorang wanita yang tengah antre memesan makanan tiba-tiba mengamuk usai merasa dilecehkan oleh pria tak dikenal di belakangnya.
Insiden itu terekam kamera CCTV (closed circuit television) dan viral di media sosial.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @lbj_jakarta, terlihat pria berbaju kaos mendekat dari belakang dan menempelkan tubuhnya ke korban tanpa izin.
Aksi tak pantas itu sontak membuat korban berteriak dan memicu kegaduhan di lokasi.
"Aksi pria tersebut terekam kamera cctv dan terlihat jelas, tak terima dilecehkan, korban langsung menghampiri pelaku dan mempertanyakan apa tujuan dirinya melakukan hal itu," demikian dikutip dari akun tersebut, Kamis (30/10/2025).
Tak butuh waktu lama, video berdurasi singkat itu langsung menuai kecaman publik. Banyak warganet menuntut agar pelaku segera ditangkap dan diproses hukum.
Namun, fakta mengejutkan justru terungkap. Kapolsek Balaraja, Komisaris Polisi Tedy Heru Murtianto memastikan bahwa pria yang terekam dalam video itu ternyata mengalami gangguan mental.
“Sudah mediasi dan damai kedua belah pihak. Diduga pelaku mengalami gangguan mental,” kata Kompol Tedy saat dikonfirmasi, Kamis, 30 Oktober 2025.
Menurut Tedy, pihak kepolisian langsung turun tangan usai video tersebut viral.
Setelah memeriksa sejumlah saksi dan pihak terkait, polisi memutuskan kasus diselesaikan secara kekeluargaan karena kondisi pelaku yang tidak stabil secara kejiwaan.
Pasalnya, karena kondisi pelaku pria yang diduga mengalami gangguan mental sehingga melakukan tindakan tersebut.
Meski demikian, polisi tetap mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada di tempat umum dan segera melapor jika mengalami kejadian serupa.
"Sudah mediasi dan damai kedua belah pihak. Diduga pelaku (pria) mengalami gangguan mental," kata Tedy. (Foe Peace Simbolon)
Load more