News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

UE Tegaskan Rusia Tak Bisa Disamakan dengan AS soal Uji Coba Nuklir, Sindir Moskow Pilih Perang Bukan Damai

Uni Eropa tegaskan Rusia tak bisa disamakan dengan AS dalam isu uji coba rudal nuklir, menyoroti agresi Moskow terhadap Ukraina dan meningkatnya eskalasi perang.
Jumat, 31 Oktober 2025 - 10:13 WIB
Ilustrasi.Bendera Rusia Berkibar di Atas Kantor Pusat Bank Sentral Rusia di Moskow, Rusia.
Sumber :
  • ANTARA

Eropa, tvOnenews.com - Uni Eropa (UE) menegaskan bahwa Rusia dan Amerika Serikat tidak dapat disamakan dalam konteks sengketa uji coba rudal nuklir yang kembali mencuat. Pernyataan tegas itu disampaikan setelah muncul laporan bahwa Rusia baru-baru ini menguji rudal jelajah bertenaga nuklir jarak jauh, Burevestnik, yang disebut memiliki jangkauan tak terbatas.

Berbicara dalam pengarahan Komisi Eropa di Brussels pada Kamis (30/10/2025), Juru Bicara Komisi Eropa, Anitta Hipper, menyatakan bahwa langkah Rusia jelas bertentangan dengan upaya menjaga stabilitas global. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami telah melihat pengumuman tersebut, dan itu jelas tidak mengarah ke arah yang benar. Ini adalah negara yang melancarkan perang agresi ilegal dan tidak beralasan terhadap Ukraina,” kata Hipper seperti dikutip Anadolu.

Menurutnya, jika rudal Burevestnik benar-benar menggunakan tenaga nuklir, maka risiko kebocoran bahan radioaktif dapat mengancam keamanan global.

“Uji coba itu sekali lagi menunjukkan bahwa alih-alih memilih perdamaian, Rusia terus meningkatkan eskalasi melalui tindakan dan retorikanya,” tegasnya.

Rusia Disebut Picu Eskalasi, Bukan Perdamaian

UE menilai uji coba rudal nuklir oleh Rusia menjadi bukti bahwa Moskow belum menunjukkan komitmen terhadap perdamaian internasional.
“Rusia terus memperkuat ancaman global melalui perang dan uji senjata berbahaya. Ini menimbulkan kekhawatiran besar bagi stabilitas kawasan dan dunia,” tambah Hipper.

Peringatan ini datang di tengah meningkatnya ketegangan global pasca pernyataan Donald Trump yang berencana memulai kembali uji coba senjata nuklir di AS—pertama kalinya sejak 1990-an.

Ketika ditanya soal langkah Trump tersebut, Hipper menolak mengomentari secara rinci, namun menegaskan AS belum pernah melakukan uji coba senjata nuklir eksplosif selama beberapa dekade.

Trump Klaim Akan Hormati Perjanjian Nuklir

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya pada Kamis (30/10), Trump menulis di platform Truth Social bahwa dirinya telah memerintahkan Departemen Pertahanan AS untuk segera memulai uji coba senjata nuklir.
Namun, ia menegaskan bahwa setiap negara yang menjadi bagian dari perjanjian internasional harus mematuhi komitmen mereka terhadap pengendalian senjata.

“Kami mengharapkan semua pihak yang menandatangani perjanjian untuk menghormati komitmen tersebut. Namun, saya pikir kita tidak boleh menggolongkan Rusia dan AS dalam kategori yang sama,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Malaysia Resmi Umumkan Jadwal FIFA Matchday November 2026, Timnas Indonesia masih Abu 

Malaysia Resmi Umumkan Jadwal FIFA Matchday November 2026, Timnas Indonesia masih Abu 

Malaysia mengumumkan jadwal laga uji coba internasional FIFA Matchday edisi November 2026 melalui laman resmi mereka pada Selasa (3/11/2026). 
Herri Pras Minta Adi Paryanto Bertobat, Tak Terima Video Dipotong hingga Dibuat Parodi

Herri Pras Minta Adi Paryanto Bertobat, Tak Terima Video Dipotong hingga Dibuat Parodi

Herri Pras meminta Adi Paryanto bertobat karena menudingnya melakukan framing dengan memotong video hingga membuat parodi pakaian yang menyerupai atribut silatnya.
Michael Carrick Terpojok, Pelatih AS Roma Ogah Terbuai dengan Keterpurukan Manchester United

Michael Carrick Terpojok, Pelatih AS Roma Ogah Terbuai dengan Keterpurukan Manchester United

Pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini, menolak terbuai dengan situasi yang dialami oleh Manchester United. Michael Carrick berada dalam posisi terpojok jelang duel.
Soal Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran, Polri Tegaskan Proses Evaluasi Masih Terus Berjalan

Soal Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran, Polri Tegaskan Proses Evaluasi Masih Terus Berjalan

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Jhonny Eddizon Isir buka suara soal penggeledahan di Pondok Pesantren Hamalatul Quran, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Selasa (27/10/2026) lalu. Dia menerangkan salah satu bentuk evaluasi yang telah dilakukan, yaitu Kapolres Sukoharjo AKBP Andika Dharma Sena telah dinonaktifkan.
Buntut Kasus Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran di Sukoharjo, Mabes Polri Minta Para Kapolres Bercermin dan Profesional Pimpin Satuan

Buntut Kasus Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran di Sukoharjo, Mabes Polri Minta Para Kapolres Bercermin dan Profesional Pimpin Satuan

Polri masih terus melakukan evaluasi buntut peristiwa penggeledahan yang terjadi di Pondok Pesantren Hamalatul Quran, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Selasa (27/10/2026) lalu. Polri meminta kepada Kapolres jajaran agar peristiwa tersebut kedepannya dijadikan sebagai pembelajaran.
Resmi, The Remarried Empress Tayang Lebih Awal Hari Ini, Simak Sinopsis dan Jadwal Lengkapnya

Resmi, The Remarried Empress Tayang Lebih Awal Hari Ini, Simak Sinopsis dan Jadwal Lengkapnya

Drama Korea The Remarried Empress tayang lebih awal hari ini, 3 November 2026, simak sinopsis dan jadwal lengkapnya.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Selengkapnya

Viral