News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Dugaan Korupsi Kereta Cepat Whoosh, Mahfud MD Sebut Bisa Saja Jokowi Dipanggil, Tapi...

Mahfud MD buka suara soal peluang Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dipanggil untuk memberikan keterangan soal dugaan korupsi proyek kereta cepat Whoosh.
Jumat, 31 Oktober 2025 - 13:53 WIB
Warga diminta tidak menerbangkan layangan di jalur Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) alias Whoosh.
Sumber :
  • KCIC

Jakarta, tvOnenews.com - Belakangan mencuat kabar soal dugaan korupsi proyek kereta cepat Whoosh yang pertama kali diangkat oleh mantan Menko Polhukam Mahfud MD. Nama Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) pun turut menjadi sorotan.

Diketahui, proyek kereta cepat Whoosh pertama kali dibangun di masa pemerintahan mantan Presiden Jokowi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski mendapatkan banyak kritik soal urgensi pembangunan Whoosh, namun proyek kereta cepat Jakarta-Bandung tersebut tetap berlangsung.

Kini muncul dugaan bahwa ada mark up atau penggelembungan dana atas proyek kereta cepat Whoosh tersebut.

Mahfud MD mengatakan, soal dugaan mark up ini bisa saja Jokowi dipanggil untuk memberikan keterangan sebagai sosok yang membuat kebijakan.

"Ya bisa saja (Jokowi dipanggil), karena di dalam penyelidikan itu bisa memanggil siapa saja yang dianggap ada kaitan atau dianggap tahu," kata Mahfud, dalam tayangan YouTube Forum Keadilan TV, dikutip Jumat (31/10/2025).

Dirinya kemudian menjelaskan, bahwa di awal adanya dugaan perkara, maka tahapannya dalah dilakukan penyelidikan terlebih dahulu.

Di dalam proses penyelidikan, aparat menyelidiki peristiwa apa yang terjadi dan melihat apakah ada pidana di dalamnya.

Namun, di dalam proses ini alat bukti belum ditemukan. Nantinya, setelah ditemukan minimal dua alat bukti, maka tahapan akan naik ke penyidikan.

"Begitu ketemu dua (alat bukti) menjadi penyidikan yang nanti akan menentukan persitiwanya dan pelakunya, baru sesudah itu pendakwaan ke pengadilan," katanya menjelaskan.

Ahli hukum ini pun menilai, pemanggilan Jokowi untuk memberi keterangan soal dugaan korupsi Whoosh bukanlah hal yang tidak mungkin.

Akan tetapi, menurutnya secara psikologis, memanggil keterangan seperti ini tidak sampai terjadi.

"Jadi manggil Pak Jokowi juga bisa, cuma secara psikologis biasanya, psikopolitisnya, itu biasanya enggak sampai ke sana biasanya kalua dalam kasus seperti ini," tuturnya.

Namun, guru besar UII ini menegaskan bahwa secara teori hal ini bisa saja terjadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Nah, kita lihat aja perkembangannya, apakah unsur-unsur pidana itu nanti akan ditemukan dalam proses penyelidikan ini," katanya menambahkan.

Sementara itu, pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan baru mulai mengkaji soal dugaan korupsi kereta cepat Whoosh ini.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sedikit Lagi! Ini Sisa Gol yang Harus Dicetak Cristiano Ronaldo untuk Ukir Rekor 1.000 Gol

Sedikit Lagi! Ini Sisa Gol yang Harus Dicetak Cristiano Ronaldo untuk Ukir Rekor 1.000 Gol

Berdasarkan data terkini, Cristiano Ronaldo telah mengumpulkan 985 gol resmi dari seluruh pertandingan kompetitif baik bersama klub maupun level internasional.
Terungkap! Ini Peran Dua Tersangka TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia di Bogor, Satu Masih Buron

Terungkap! Ini Peran Dua Tersangka TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia di Bogor, Satu Masih Buron

Meskipun satu buron, Tim Direktorat Tindak Pidana PPA-PPO Bareskrim Polri mengungkap peran tersangka dalam kasus TPPO sebagai tentara bayaran Rusia di Bogor.
Modus Tersangka TPPO Tentara Bayaran Rusia, Korban Diiming-Imingi Gaji hingga Rp620 Juta

Modus Tersangka TPPO Tentara Bayaran Rusia, Korban Diiming-Imingi Gaji hingga Rp620 Juta

Adapun modus operandi yang dilakukan tersangka yaitu mempermudah korban untuk sampai ke Rusia menjadi tentara bayaran dan mengiming-imingi gaji yang besar.
Usai Sekian Purnama, Shayne Pattynama Resmi Masuk Skuad Persija saat Hadapi PSMS Medan di League Cup  ‎

Usai Sekian Purnama, Shayne Pattynama Resmi Masuk Skuad Persija saat Hadapi PSMS Medan di League Cup ‎

Shayne Pattynama secara resmi masuk dalam skuad dan dibawa Persija Jakarta untuk menghadapi PSMS Medan di laga perdana I League Cup 2026-2027.
Kakorlantas Polri Tekankan Keselamatan Perjalanan Saat Rakor Persiapan Nataru

Kakorlantas Polri Tekankan Keselamatan Perjalanan Saat Rakor Persiapan Nataru

Korlantas Polri bersama sejumlah stakeholder menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapan Penyelenggaraan Angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru).
Miris! Diduga Ikuti Saran Medis dari ChatGPT, Mantan Pegawai Amazon Meninggal Dunia

Miris! Diduga Ikuti Saran Medis dari ChatGPT, Mantan Pegawai Amazon Meninggal Dunia

Seorang mantan pegawai Amazon di Seattle, Amerika Serikat meninggal dunia diduga setelah ikuti saran medis yang diberikan ChatGPT. Pihak keluarga gugat OpenAI.

Trending

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Seorang netizen meluapkan kekecewaannya terhadap lambatnya respons para nakes di RSUD Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, saat menangani pasien gawat darurat.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Selengkapnya

Viral