Tindak Lanjuti Peran Sudewo, KPK Periksa Dirjen Kemenhub Risal Wasal
- tvonenews.com/Aldi Herlanda
Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan melakukan pemeriksaan terhadap Direktur Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda Kementerian Perhubungan Mohamad Risal Wasal, Kamis (23/4/2026) lalu.
Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui peran mantan Bupati Pati, Sudewo dalam kasus dugaan suap pembangunan jalur kereta di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kemenhub.
"Penyidik mendalami materi terkait pengaturan, pengondisian, dan plotting-an (pembagian) calon penyedia dalam pekerjaan di lingkungan Balai Teknik Perkeretaapian Jawa Tengah dan BTP Jawa Timur, khususnya yang dilakukan oleh tersangka SDW," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, Jumat (24/4/2026).
Selain itu, KPK juga mendalami peran anggota Komisi V DPR periode 2019-2024 yang bermitra dengan Kemenhub.
Adapun kasus dugaan suap di DKJA Kemenhub ini mulai terbongkar setelah operasi tangkap tangan (OTT) pada 11 April 2023 di Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Wilayah Jawa Bagian Tengah.
Saat ini, BTP Kelas I Wilayah Jawa Bagian Tengah telah berganti nama menjadi BTP Kelas I Semarang.
Setelah OTT itu, KPK menahan 10 orang. Sepanjang kasus berjalan, hingga 20 Januari 2026 KPK sudah menetapkan 21 orang dan dua korporasi sebagai tersangka.
Kasus ini bermula atas dugaan suap dalam proyek pembangunan jalur kereta api ganda Solo Balapan-Kadipiro-Kalioso, pembangunan jalur kereta di Makassar, Sulawesi Selatan; empat proyek konstruksi jalur kereta api, dan dua proyek supervisi; dan proyek perbaikan perlintasan sebidang Jawa-Sumatra.
Sudewo ditetapkan sebagai tersangka kasus DJKA Kemenhub pada 20 Januari 2026. (ant/iwh)
Load more