GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengunduran Diri Rahayu Saraswati Ditolak MKD, DPP FOKSI: Politik harus Jadi Ruang Pengabdian, Bukan Pelarian

DPP FOKSI apresiasi Rahayu Saraswati Djojohadikusumo atas idealisme dan sikap tanggung jawabnya sebagai anggota muda DPR RI yang sempat ajukan pengunduran diri.
Jumat, 31 Oktober 2025 - 23:04 WIB
Pengakuan Gerindra soal Ucapan Rahayu Saraswati yang Kontroversi: Tak Ada Mengucilkan Masyarakat
Sumber :
  • istimewa - Gerindra

Jakarta, tvOnenews.com - Dewan Pimpinan Pusat Forum Komunikasi Santri Indonesia (DPP FOKSI), apresiasi Rahayu Saraswati Djojohadikusumo atas idealisme dan sikap tanggung jawabnya sebagai anggota muda DPR RI yang sempat mengajukan pengunduran diri pada awal September lalu.

Apresiasi disampaikan langsung oleh Ketua Umum DPP FOKSI Natsir Sahib di Jakarta, Jumat (31/10/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Cak Natsir sapaan akrab Natsir Sahib juga menyampaikan apresiasi kepada Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI yang menolak pengunduran diri tersebut.

Hal itu sebagai bentuk komitmen menjaga stabilitas DPR sebagai keberlanjutan fungsi representasi rakyat (khususnya dari kaum muda) di parlemen.

Cak Natsir menilai, dinamika yang terjadi pada sosok Rahayu Saraswati menunjukkan bahwa politik Indonesia sedang memasuki fase kedewasaan baru di mana kejujuran dan refleksi diri dianggap sebagai bagian dari integritas, bukan kelemahan.

“Langkah Mbak Saras untuk mengajukan pengunduran diri, bagi saya, merupakan bentuk tanggung jawab moral dan kepekaan terhadap aspirasi publik. Ia menunjukkan bahwa politik bisa dijalani dengan hati nurani, bahwa seorang wakil rakyat pun dapat menimbang dengan jujur apa yang terbaik bagi dirinya dan publik,” ujar Cak Natsir dalam keterangan resminya di Jakarta.

Namun demikian, ia menilai keputusan MKD DPR RI yang menolak pengunduran diri tersebut justru memperlihatkan bahwa lembaga parlemen memutuskan langkah bijak untuk keberlanjutan representasi publik, selain masih memerlukan figur muda seperti Saraswati, yang dikenal konsisten memperjuangkan isu perempuan, anak, dan pemberdayaan sosial-ekonomi.

“Kami melihat keputusan MKD bukan sekadar keputusan administratif, namun langkah bijak untuk stabilitas parlemen. Selain itu hal ini menyiratkan pesan moral bahwa ruang politik tidak boleh kehilangan sosok muda berintegritas. Rahayu Saraswati adalah simbol bahwa politik bisa tetap berwatak idealistik dan peka terhadap publik di tengah gelombang aspirasi publik beberapa waktu lalu,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Ketua Umum DPP FOKSI, peristiwa ini menjadi refleksi penting bagi generasi muda yang mulai meniti jalan politik. 

Bahwa idealisme dan tanggung jawab bukan hal yang bertentangan, melainkan dua sisi dari komitmen pengabdian kepada bangsa.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tegas, Ketua Komisi II DPR RI Minta Juri Lomba Cerdas Cermat MPR Di-Blacklist: Akui Anda Salah

Tegas, Ketua Komisi II DPR RI Minta Juri Lomba Cerdas Cermat MPR Di-Blacklist: Akui Anda Salah

Ketua Komisi II DPR RI minta juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI di-blacklist dan mengakui kalau akui kesalahan. Dewan juri Lomba Cerdas Cermat MPR mendadak viral.
Gerindra Minta Maaf Anggota DPRD Jember Main Game Sambil Merokok Saat Rapat, Bakal Disanksi

Gerindra Minta Maaf Anggota DPRD Jember Main Game Sambil Merokok Saat Rapat, Bakal Disanksi

Menurut Halim, sikap Syahri dianggap tidak mencerminkan kedisiplinan maupun tata tertib dalam forum resmi DPRD.
Dorong Babak Final LCC Empat Pilar MPR RI Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Diulang, DPR: Supaya Adil, Tidak Mengurangi Minat dan Antusiasme Anak-Anak

Dorong Babak Final LCC Empat Pilar MPR RI Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Diulang, DPR: Supaya Adil, Tidak Mengurangi Minat dan Antusiasme Anak-Anak

Ketua Komisi X DPR RI sekaligus Anggota MPR RI Hetifah Sjaifudian mendorong agar babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat diulang.
Prabowo Minta Giant Seawall Pantura Tak Sekadar Bendung Rob tapi Disiapkan Jadi Mesin Ekonomi

Prabowo Minta Giant Seawall Pantura Tak Sekadar Bendung Rob tapi Disiapkan Jadi Mesin Ekonomi

Pemerintah mulai mematangkan megaproyek giant seawall atau tanggul laut raksasa di Pantai Utara Jawa (Pantura) sebagai tameng menghadapi ancaman penurunan tanah dan banjir rob yang kian mengkhawatirkan.
Tak Tutup Pintu ke Super League, Shin Tae-yong Siap Terima Tawaran Baru: Saya Sudah Punya Dua Tawaran

Tak Tutup Pintu ke Super League, Shin Tae-yong Siap Terima Tawaran Baru: Saya Sudah Punya Dua Tawaran

Shin Tae-yong akhirnya angkat bicara soal masa depannya usai didepak dari Timnas Indonesia. Ia mengaku masih membuka peluang melatih, termasuk di Super League.
Khamzat Chimaev Buka Suara Usai Kekalahan di UFC 328, Ungkap Alasan Memaafkan Kata-kata Tak Pantas Strickland

Khamzat Chimaev Buka Suara Usai Kekalahan di UFC 328, Ungkap Alasan Memaafkan Kata-kata Tak Pantas Strickland

Khamzat Chimaev akhirnya angkat bicara setelah kekalahan di UFC 328, termasuk mengungkap alasan di balik keputusannya memaafkan Sean Strickland meski sempat.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan harus menahan euforia kemenangan mereka atas Al Hilal usai Al Nassr dipaksa bermain imbang dalam laga sengit dan penuh drama.
Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Setelah dihujat warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Provinsi Kalimantan Barat buka suara, tak mengelak dari kesalahan.
Gara-gara 'Artikulasi' Juara Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar Jadi Polemik, DPR Minta Final Lomba Diulang

Gara-gara 'Artikulasi' Juara Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar Jadi Polemik, DPR Minta Final Lomba Diulang

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, secara tegas meminta agar babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Kalimantan Barat dilakukan pertandingan ulang. 
Selengkapnya

Viral