News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BMKG Peringatkan Potensi Hujan Es dan Angin Kencang di Tangerang Raya, Ini Wilayah yang Harus Waspada

BMKG memperingatkan potensi hujan es, petir, dan angin kencang di Tangerang Raya dalam 3 hari ke depan. Warga diminta waspada dan hindari area terbuka.
Sabtu, 1 November 2025 - 07:48 WIB
Hujan es
Sumber :
  • Istimewa

Tangerang, tvOnenews.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah II mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem di wilayah Tangerang Raya dan sekitarnya selama satu hingga tiga hari ke depan. Fenomena seperti hujan es, hujan lebat disertai kilat dan angin kencang masih berpotensi terjadi di beberapa titik.

Kepala BMKG Wilayah II, Hartanto, mengatakan potensi ini merupakan bagian dari dinamika atmosfer di masa peralihan menuju musim hujan. “Fenomena hujan es dan hujan lebat masih bisa terjadi dalam kurun waktu 1 hingga 3 hari ke depan,” ujarnya di Tangerang, Sabtu (1/11).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menjelaskan, hujan es merupakan salah satu bentuk cuaca ekstrem berskala lokal yang ditandai dengan jatuhnya butiran es dari awan cumulonimbus dalam durasi singkat. Fenomena ini sempat dilaporkan terjadi di beberapa wilayah Tangerang Raya, seperti Gading Serpong, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, serta Tangerang Selatan, pada Jumat (31/10) lalu.

Menurut Hartanto, hujan es kerap muncul saat masa peralihan musim, ketika suhu udara panas bercampur dengan udara lembap di lapisan atas atmosfer. “Hujan es merupakan bencana hidrometeorologi yang muncul dari awan cumulonimbus. Di dalam awan ini terdapat arus udara naik dan turun yang kuat, sehingga tetesan air membeku menjadi butiran es dan jatuh bersama air hujan,” jelasnya.

Selain faktor pembentukan awan, suhu muka laut yang hangat di sekitar Banten turut memperkuat proses penguapan dan meningkatkan kelembapan udara. Aktivitas atmosfer dengan tingkat labilitas tinggi juga berkontribusi terhadap pertumbuhan awan hujan berintensitas sedang hingga lebat.

BMKG menegaskan agar masyarakat tidak menganggap enteng fenomena hujan es, karena sering diikuti angin kencang dan petir yang berpotensi menimbulkan kerusakan atau gangguan aktivitas warga. “Kami mengimbau agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat menimbulkan bencana hidrometeorologi, seperti genangan air, banjir, tanah longsor, hingga sambaran petir,” tutur Hartanto.

BMKG juga memberikan panduan keselamatan saat hujan ekstrem, antara lain:

  1. Segera masuk ke dalam ruangan bila hujan deras disertai angin kencang atau butiran es mulai turun.

  2. Hindari berteduh di bawah pohon atau papan reklame, karena berisiko tumbang akibat terpaan angin.

  3. Jauhkan penggunaan perangkat elektronik saat terjadi petir untuk mencegah sambaran listrik.

  4. Pantau terus informasi cuaca terkini dari kanal resmi BMKG, baik melalui aplikasi, media sosial, maupun situs web.

Fenomena hujan es sendiri bukan hal baru di wilayah Banten. BMKG mencatat, fenomena serupa pernah beberapa kali melanda wilayah Tangerang dan sekitarnya dalam beberapa tahun terakhir, terutama pada masa peralihan musim.

Masyarakat diimbau tetap tenang namun waspada, serta memastikan saluran air di sekitar rumah tetap lancar agar tidak terjadi genangan atau banjir lokal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan kondisi atmosfer yang masih labil dan suhu muka laut tinggi, BMKG memperkirakan potensi cuaca ekstrem masih bisa berlangsung hingga awal pekan depan.

“Cuaca di wilayah Tangerang Raya saat ini dinamis, jadi kami minta warga untuk tidak panik, tetapi tetap memperhatikan kondisi langit sebelum beraktivitas di luar rumah,” pungkas Hartanto. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

1 Permintaan Terakhir Fajar Sahrudin yang Tak Terkabulkan usai Diduga Mengakhiri Hidupnya Sendiri di GBK

1 Permintaan Terakhir Fajar Sahrudin yang Tak Terkabulkan usai Diduga Mengakhiri Hidupnya Sendiri di GBK

Di balik perencanaan matang yang ia abadikan, ternyata terdapat satu permintaan terakhir Fajar Sahrudin yang tak terkabulkan hingga jenazahnya resmi dimakamkan.
Ramalan Zodiak Cinta Besok Sabtu 12 September 2026: Leo Jadi Pusat Perhatian Malam Minggu, Scorpio Awas Provokasi Orang Luar

Ramalan Zodiak Cinta Besok Sabtu 12 September 2026: Leo Jadi Pusat Perhatian Malam Minggu, Scorpio Awas Provokasi Orang Luar

Berdasarkan pergerakan rasi bintang zodiak, esok hari Sabtu, 12 September 2026, membawa energi yang sangat dinamis untuk urusan hati. Beberapa zodiak diprediksi
Pesantren Baitul Arqom Garap Pertanian, Bidik Kemandirian Pangan untuk Dukung Asta Cita Prabowo

Pesantren Baitul Arqom Garap Pertanian, Bidik Kemandirian Pangan untuk Dukung Asta Cita Prabowo

Pondok Pesantren Baitul Arqom di Balung, Jember, Jawa Timur, mulai memperkuat sektor pertanian, peternakan, dan unit usaha mandiri sebagai bagian dari upaya
Ko Hee-jin Sampai Kena Mental? Media Korea Buka-bukaan Penyebab Sebenarnya Pelatih Red Sparks Itu Mundur

Ko Hee-jin Sampai Kena Mental? Media Korea Buka-bukaan Penyebab Sebenarnya Pelatih Red Sparks Itu Mundur

Red Sparks secara resmi telah mengumumkan jika Ko Hee-jin memutuskan untuk mengundurkan diri dari kursi pelatih jelang Liga Voli Korea 2026/2027.
Kapolri Apresiasi Buruh dan Pengusaha Duduk Bersama Bahas RUU Ciptaker

Kapolri Apresiasi Buruh dan Pengusaha Duduk Bersama Bahas RUU Ciptaker

Kapolri mengapresiasi langkah serikat buruh dan asosiasi pengusaha yang mulai duduk bersama membahas RUU Cipta Kerja. Menurutnya, dialog sejak awal menjadi cara terbaik untuk mencari titik temu di tengah berbagai kepentingan buruh dan dunia usaha.
Gubernur Khofifah Luncurkan Pusat Riset Pesantren dan Diniyah Jawa Timur

Gubernur Khofifah Luncurkan Pusat Riset Pesantren dan Diniyah Jawa Timur

Gubernur Khofifah beri Kuliah Umum pada acara Stadium Generale Mahasiswa/Mahasantri Baru Penerima Beasiswa Pemerintah Provinsi Jawa Timur Tahun 2026

Trending

Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Kolaborasi Polsek Bantan bersama Satresnarkoba Polres Bengkalis dalam memberantas peredaran narkotika membuahkan hasil. Sebanyak 65 bungkus yang diduga narkotika jenis sabu berhasil diamankan dalam operasi di wilayah hukum Polsek Bantan, Rabu(9/9/2026).
Unggahan Terbaru Fajar Sahrudin Muncul di Hari Ulang Tahun, Netizen Tinggalkan Pesan Haru Untuknya

Unggahan Terbaru Fajar Sahrudin Muncul di Hari Ulang Tahun, Netizen Tinggalkan Pesan Haru Untuknya

Tepat pada Kamis, 10 September 2026 seharusnya menjadi hari ulang tahun Fajar Sahrudin yang ke-31 tahun. Unggahan terbaru FS muncul dan mengundang perhatian
AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

Upaya diplomatik untuk mendesak sekutu-sekutu NATO agar membantu membubarkan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) dan menarik diri dari Statuta Roma yang menjadi dasar pendiriannya, sedang dilakukan oleh Amerika Serikat.
Soal Jasad Fajar Sahrudin di GBK, Pengelola: Kita Kumpulkan Bukti Termasuk CCTV

Soal Jasad Fajar Sahrudin di GBK, Pengelola: Kita Kumpulkan Bukti Termasuk CCTV

Kematian Fajar Sahrudin di area Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, masih menjadi perhatian. Pengelola GBK kini mengumpulkan bukti dan rekaman CCTV.
Doan Van Hau Bikin Ulah Lagi, Penghancur Karier Gelandang Timnas Indonesia Buat Pelanggaran Keras dan Rugikan Vietnam Jelang FIFA ASEAN Cup

Doan Van Hau Bikin Ulah Lagi, Penghancur Karier Gelandang Timnas Indonesia Buat Pelanggaran Keras dan Rugikan Vietnam Jelang FIFA ASEAN Cup

Doan Van Hau kembali menjadi sorotan setelah melakukan pelanggaran keras di V.League 26/27. Bek Vietnam itu menerima kartu merah usai bikin lawan cedera parah.
Polisi Kejar 4 Pelaku Pembacokan Pria di Koja, Korban Luka di Tangan dan Pinggang

Polisi Kejar 4 Pelaku Pembacokan Pria di Koja, Korban Luka di Tangan dan Pinggang

Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto mengatakan penyidik masih mengusut kasus tersebut dan melakukan pencarian terhadap keempat pelaku.
Seorang Peneliti Anthropic Mundur Karena Khawatir AI Dapat Musnahkan Umat Manusia

Seorang Peneliti Anthropic Mundur Karena Khawatir AI Dapat Musnahkan Umat Manusia

Seorang peneliti asal Inggris mengundurkan diri dari perusahaan pengembang kecerdasan buatan (AI) asal AS, Anthropic.
Selengkapnya

Viral