News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PKS Pertanyakan Kelanjutan Pembentukan Komite Reformasi Polri, Sebut Cuma Jalan di Tempat

Menurutnya, pembentukan Komite Reformasi Polri tersebut cenderung jalan di tempat dan tidak ada kemajuan sejak dibentuk pada September 2025 lalu
Senin, 3 November 2025 - 12:38 WIB
Ilustrasi polisi.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Majelis Pertimbangan Pusat PKS, Mulyanto, mempertanyakan terkait kelanjutan pembentukan Komite Reformasi Polri.

Menurutnya, pembentukan Komite Reformasi Polri tersebut cenderung jalan di tempat dan tidak ada kemajuan sejak dibentuk pada September 2025 lalu. Dia pun menduga ada konflik kepentingan dalam pembentukan komite itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Meski sudah lebih dari dua dekade setelah dipisahkan dari TNI, reformasi Polri masih belum menyentuh akar persoalan strukturalnya,” kata Mulyanto kepada wartawan, Senin (3/11/2025).

Mulyono menyebut reformasi Polri harus segera dilakukan. Mengingat, banyak keluhan masyarakat terkait kinerja Polri.

Di sisi lain, dia juga menyoroti lembaga penegak hukum itu masih menjadi alat kekuasaan. Menurutnya, polisi tidak boleh bertugas sebagai perpanjangan tangan kepentingan rezim.

“Memang ada kemajuan di bidang pelayanan dan teknologi. Namun, Polri belum sepenuhnya netral secara politik dan masih sering tampil sebagai alat kekuasaan, ketimbang alat negara yang profesional sesuai amanat UUD 1945 Pasal 30 ayat (4),” ujarnya.

“Selama berada dalam orbit kekuasaan politik eksekutif, maka netralitas Polri akan sulit terwujud.  Dan ini dampaknya kemana-mana," tambah Mulyono.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, dia juga menyoroti terkait sikap aparat yang cenderung selektif dalam penegakan hukum, serta potensi keterlibatan politik elektoral. Jika hal tersebut dibiarkan, dia khawatir semua hal tersebut akan merusak institusi Polri.

“Reformasi Polri ini mestinya diarahkan secara struktural, agar polisi tidak melulu di bawah kontrol kekuasaan, tetapi di bawah kontrol publik melalui peningkatan akuntabilitas publik,” tandas Mulyono. (saa/nba)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gubernur Khofifah Paparkan Potensi Unggul Jatim di Hadapan 109 Mahasiswa FKN Unhan

Gubernur Khofifah Paparkan Potensi Unggul Jatim di Hadapan 109 Mahasiswa FKN Unhan

Gubernur Khofifah terima kunjungan belajar 109 mahasiswa Fakultas Keamanan Nasional (FKN) Universitas Pertahanan (Unhan) Republik Indonesia.
Warganet Bagikan Potret Kalimantan Terkini, Kualitas Udara Pontianak Masih Berbahaya

Warganet Bagikan Potret Kalimantan Terkini, Kualitas Udara Pontianak Masih Berbahaya

Warganet membagikan Potret Kalimantan Terkini, mulai dari kabut asap hingga kualitas udara Pontianak yang disebut masih berbahaya akibat karhutla.
OTT KPK di ATR/BPN Amankan Rp106,3 Miliar, IM57+ Sebut Terbesar Sepanjang Sejarah

OTT KPK di ATR/BPN Amankan Rp106,3 Miliar, IM57+ Sebut Terbesar Sepanjang Sejarah

IM57+ Institute menyebut OTT KPK di ATR/BPN dengan barang bukti Rp106,3 miliar sebagai pengamanan aset terbesar dalam sejarah KPK.
LRT Kelapa Gading-Manggarai Dipastikan Angkut 80 Ribu Penumpang per Hari, Tempuh 28 Menit

LRT Kelapa Gading-Manggarai Dipastikan Angkut 80 Ribu Penumpang per Hari, Tempuh 28 Menit

LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai diproyeksikan mengangkut hingga 80 ribu penumpang per hari dengan waktu tempuh sekitar 28 menit.
Link Live Streaming FC Seoul Vs Persib di ACL 2 Sore Ini: Maung Bandung Punya Kesempatan Menang

Link Live Streaming FC Seoul Vs Persib di ACL 2 Sore Ini: Maung Bandung Punya Kesempatan Menang

Link live streaming pertandingan perdana Persib Bandung di ACL 2 menghadapi FC Seoul pada Rabu (16/9/2026) pukul 17.00 WIB.
Hasil Asian Games 2026: Caroline Bangun ke Semifinal Modern Pentathlons Women's Indivisual Sebagai Unggulan ke-9

Hasil Asian Games 2026: Caroline Bangun ke Semifinal Modern Pentathlons Women's Indivisual Sebagai Unggulan ke-9

Hasil Asian Games 2026 cabang olahraga Modern Pentathlon Women's Individual yang baru menyelesaikan seeding round dengan hanya mempertandingkan nomor anggar.

Trending

Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Purbaya Yudhi Sadewa, kini menjadi sorotan publik, usai dirinya dicopot Presiden Prabowo sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia. Tidak sedikit
Istri Purbaya Buka Suara Usai Suaminya Dicopot Prabowo, Singgung Orang Jahat

Istri Purbaya Buka Suara Usai Suaminya Dicopot Prabowo, Singgung Orang Jahat

Istri Purbaya Yudhi Sadewa, Ida Yulidina merespons pencopotan suaminya dari jabatan Menteri Keuangan (Menkeu) oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia bilang kalau...
Viral "Pak Guru" di Tolitoli Pakai Makeup saat Mengajar, Kini Diberhentikan

Viral "Pak Guru" di Tolitoli Pakai Makeup saat Mengajar, Kini Diberhentikan

Viral di media sosial sejumlah video yang memperlihatkan seorang “Pak Guru” memakai makeup ala perempuan saat mengajar. Kini berujung diberhentikan.
Begini Kronologi Pak Guru Yasin yang Viral di Medsos, Kini Dikabarkan telah Dipecat dari Sekolah

Begini Kronologi Pak Guru Yasin yang Viral di Medsos, Kini Dikabarkan telah Dipecat dari Sekolah

Aksi pak guru SD di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah tengah viral di media sosial. Sebab diduga menggunakan make up dan lipstik saat mengajar.
Berkelakar Usai Dipecat Jadi Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Ikan Mujair, Ikan Nila di Kolam

Berkelakar Usai Dipecat Jadi Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Ikan Mujair, Ikan Nila di Kolam

Mantan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa berkelakar usai dirinya dipecat dari jabatannya. Dia akan memancing di kolam sambil memikirkan kenapa dirinya dipecat. 
Terpopuler: Kata Anak Purbaya Yudhi Sadewa Usai Ayahnya Dicopot hingga Peringatan Media Korea untuk Megawati

Terpopuler: Kata Anak Purbaya Yudhi Sadewa Usai Ayahnya Dicopot hingga Peringatan Media Korea untuk Megawati

Tiga berita jadi sorotan pembaca tvOnenews.com Selasa (15/9), mulai dari respons putra Purbaya Yudhi Sadewa usai sang ayah dicopot hingga Megawati Hangestri.
KPK Ungkap Peran Fahd Arafiq dalam Kasus HGB Summarecon: Jadi Penampung Uang Korupsi ATR/BPN

KPK Ungkap Peran Fahd Arafiq dalam Kasus HGB Summarecon: Jadi Penampung Uang Korupsi ATR/BPN

Erwin dan Fakhry kemudian menyetorkan uang tersebut kepada mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, yang diduga juga termasuk salah satu orang kepercayaan Nusron Wahid.
Selengkapnya

Viral