GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penjual Bakso di Solo Akui Gunakan Babi, Warung Langsung Disidak dan Ditutup Sementara

Warung bakso di Solo gegerkan warga setelah pemiliknya mengaku gunakan bahan non halal. Pemkot Solo tutup sementara sambil tunggu hasil uji laboratorium.
Senin, 3 November 2025 - 14:28 WIB
Penjual Bakso di Solo Akui Gunakan Bahan Non Halal, Warung Langsung Disidak dan Ditutup Sementara
Sumber :
  • Twitter

Solo, tvOnenews.com — Warga Kota Solo digegerkan dengan temuan warung bakso di Kelurahan Joyosuran, Kecamatan Pasar Kliwon, yang diduga menggunakan bahan non halal dalam jualannya. Temuan ini mencuat setelah pemilik usaha secara terang-terangan mengakui penggunaan bahan tidak halal saat dilakukan inspeksi mendadak (sidak) oleh tim gabungan lintas instansi Pemkot Solo.

Warung bakso yang cukup dikenal warga sekitar ini disidak oleh Satpol PP bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Kesehatan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Pariwisata, serta Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Solo. Sidak tersebut dilakukan usai adanya laporan masyarakat yang curiga terhadap bahan baku yang digunakan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pendamping Halal Kemenag Kota Solo, Muhammad Ilham, membenarkan bahwa pihak warung bakso telah mengakui menggunakan bahan tidak halal.

“Mereka juga tidak menolak ketika diberikan label non halal,” ujar Ilham, Senin (3/11).

Menurutnya, tim sempat menawarkan bantuan agar pelaku usaha bisa beralih menggunakan bahan halal. Namun, pemilik usaha menolak dengan alasan ingin mempertahankan resep asli yang selama ini digunakan.

“Pemiliknya sudah diajak berdiskusi agar diarahkan menggunakan bahan halal, tapi mereka menolak. Jadi memang secara sadar mengakui produknya non halal dan siap dilabeli demikian,” jelas Ilham.

Hingga kini, warung bakso tersebut belum memiliki Sertifikat Halal dari BPJPH. Meski pemilik mengaku sedang mengurus sertifikasi, Kemenag tetap melakukan pengambilan sampel bahan untuk diuji di laboratorium Dinas Ketahanan Pangan.

“Kami menunggu hasil uji lab untuk memastikan kadar dan jenis bahan yang digunakan,” kata Ilham.

Ia menegaskan, proses pengujian laboratorium tetap dilakukan meskipun sudah ada pengakuan. Selama pemeriksaan berlangsung, usaha tersebut boleh beroperasi sementara, tetapi wajib memasang label non halal agar konsumen mengetahui dengan jelas.

“Ini bukan pelarangan usaha, tapi bentuk transparansi. Konsumen berhak tahu apakah makanan yang dijual halal atau tidak,” tegasnya.

Kepala Satpol PP Kota Solo, Didik Anggono, mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti hasil temuan itu dengan menutup sementara usaha bakso tersebut.

“Itu hasil pengecekan tim pangan Kota Solo. Pemiliknya, Pak Sugino, dua kali menyatakan produknya non halal. Karena pengakuan itu disampaikan langsung di depan tim, maka kami ambil langkah penutupan sementara,” ujarnya.

Namun, Didik menyebut pemilik usaha sedang dalam kondisi belum pulih setelah keluar dari rumah sakit, sehingga penindakan dilakukan secara hati-hati.

“Kami tutup sementara sampai hasil laboratorium keluar. Kalau nanti terbukti non halal, maka pemilik wajib memasang keterangan jelas di spanduk, papan nama, dan kemasan produk. Bila melanggar, izinnya bisa dicabut permanen,” tegas Didik.

Spanduk penutupan sementara sudah terpasang di lokasi, agar masyarakat mengetahui kondisi usaha tersebut. Hasil laboratorium dijadwalkan keluar pada Jumat (7/11), dan akan menjadi dasar untuk langkah hukum selanjutnya.

Didik juga mengimbau warga agar lebih teliti saat membeli makanan, khususnya produk berbasis daging.

“Kalau belum ada sertifikat halal, sebaiknya ditanyakan dulu atau laporkan ke petugas agar bisa ditelusuri,” pesannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini menjadi peringatan bagi pelaku usaha kuliner di Solo untuk memperhatikan aspek kehalalan produk.

“Solo dikenal sebagai kota wisata kuliner. Maka keamanan dan kehalalan pangan harus dijaga bersama. Ini bukan hanya penindakan, tapi juga edukasi bagi semua pelaku usaha,” pungkas Didik.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sulit Tembus Timnas Belanda, Keponakan Giovanni van Bronckhorst Tertarik Bela Timnas Indonesia

Sulit Tembus Timnas Belanda, Keponakan Giovanni van Bronckhorst Tertarik Bela Timnas Indonesia

Gagal di Belanda, Floris de Pagter-van Bronckhorst, keponakan legenda Belanda Giovanni van Bronckhorst, mengungkapkan ketertarikannya membela Timnas Indonesia.
Jordi Amat Soal Keputusan John Herdman Jelang FIFA Series 2026: Kami Membawa Banyak Pemain Timnas Indonesia!

Jordi Amat Soal Keputusan John Herdman Jelang FIFA Series 2026: Kami Membawa Banyak Pemain Timnas Indonesia!

Herdman melakukan eksperimen besar dalam pemilihan pemain dan posisi di Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026. Jordi Amat dari posisi bek tengah menjadi gelandang
Ikuti Jejak Cristiano Ronaldo, Lionel Messi Catatkan Gol ke-900

Ikuti Jejak Cristiano Ronaldo, Lionel Messi Catatkan Gol ke-900

Lionel Messi mencatatkan gol ke-900 ketika membela Inter Miami di leg kedua babak 16 besar Piala Liga CONCACAF melawan Nashville
Cerita Pemudik Asal Kota Tegal, Datang Lebih Awal di Stasiun Senen: Trauma Ketinggalan Kereta

Cerita Pemudik Asal Kota Tegal, Datang Lebih Awal di Stasiun Senen: Trauma Ketinggalan Kereta

Seorang pemudik asal Kota Tegal, Jawa Tengah, Abdul Rohman (53) menceritakan momen perjalanan mudik Lebaran 2026, dengan menggunakan moda transportasi kereta api, dari Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Kamis (19/3/2026).
Persib Siap Balas Persija! 2 Bintang Timnas Indonesia Segera Merapat Jelang FIFA Series 2026?

Persib Siap Balas Persija! 2 Bintang Timnas Indonesia Segera Merapat Jelang FIFA Series 2026?

Setelah melihat rivalnya, Persija Jakarta, lebih dulu dihuni banyak pemain Timnas Indonesia, Persib Bandung kini bersiap menyusun kekuatan baru. Dua bintang akan segera merapa
Andrie Yunus Jadi Korban Kekerasan, Koalisi Masyarakat Sipil Desak Komnas HAM Bertindak

Andrie Yunus Jadi Korban Kekerasan, Koalisi Masyarakat Sipil Desak Komnas HAM Bertindak

Koalisi Masyarakat Sipil mengutuk keras tindakan brutal penyiraman air keras yang dilakukan oleh 4 orang Anggota TNI kepada Pembela HAM, Andrie Yunus.  

Trending

Resmi! AFC Akhirnya Umumkan Sanksi Cukup Berat untuk Persib usai Laga Panas kontra Ratchaburi FC di ACL 2, Maung Bandung Dapat Hukuman Apa Saja?

Resmi! AFC Akhirnya Umumkan Sanksi Cukup Berat untuk Persib usai Laga Panas kontra Ratchaburi FC di ACL 2, Maung Bandung Dapat Hukuman Apa Saja?

AFC resmi jatuhkan sanksi untuk Persib Bandung usai laga panas kontra Ratchaburi FC.
RESMI! Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026

RESMI! Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026

Resmi, Arab Saudi menetapkan Idul Fitri 1447 H jatuh pada hari Jumat, 20 Maret 2026.
Sidang Isbat Tuntas Berlangsung, Lebaran Ditetapkan pada 20 Maret 2026, Arab Saudi Puasa 30 Hari

Sidang Isbat Tuntas Berlangsung, Lebaran Ditetapkan pada 20 Maret 2026, Arab Saudi Puasa 30 Hari

Sidang Isbat penetapan awal 1 Syawal 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 tuntas berlangsung di Arab Saudi.
Malam Takbiran 2026 Jatuh Tanggal Berapa? Berikut Jadwal Versi Muhammadiyah, NU dan Pemerintah

Malam Takbiran 2026 Jatuh Tanggal Berapa? Berikut Jadwal Versi Muhammadiyah, NU dan Pemerintah

Lebaran sebentar lagi, jelang Hari Raya Idul Fitri terdengar lantunan takbir sebagai bentuk kemenangan setelah menjalankan ibadah puasa Ramadhan sebulan penuh
Media Bulgaria Sebut Tim Top Liga Inggris dan Jerman Manyun Gara-Gara Indonesia: Tidak Ada Jaminan 100 Persen

Media Bulgaria Sebut Tim Top Liga Inggris dan Jerman Manyun Gara-Gara Indonesia: Tidak Ada Jaminan 100 Persen

Media Bulgaria mengungkap bahwa sebuah tim top Liga Inggris dan satu dari kasta kedua Liga Jerman “cemberut” kepada Indonesia. Hal ini beriringan dengan keputusan pelatih Timnas Bulgaria, Aleksandar Dimitrov.
Umat Muhammadiyah Rayakan Lebaran Besok Jumat 20 Maret 2026

Umat Muhammadiyah Rayakan Lebaran Besok Jumat 20 Maret 2026

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir menyampaikan bahwa penetapan 1 Syawal 1447 Hijriyah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026 besok.
Warga Palembang Rayakan Lebaran Lebih Cepat Usai Gunakan Rukyat Global

Warga Palembang Rayakan Lebaran Lebih Cepat Usai Gunakan Rukyat Global

Sejumlah warga Palembang Sumatera Selatan, telah menunaikan shalat Idul Fitri 1447 Hijriah hari ini Kamis (19/3/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT