News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Reaksi Purbaya soal IKN Disebut Jadi Kota Hantu oleh Media Asing: Kalau Ekonomi Bagus, Nanti Pendanaan akan Banyak

Menkeu Purbaya juga mengungkap saat ini sejumlah perusahaan swasta telah mendapat izin untuk membangun perumahan di kawasan IKN, dan proyek tersebut sudah mulai berjalan.
Senin, 3 November 2025 - 16:54 WIB
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa.
Sumber :
  • tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa angkat bicara soal Ibu Kota Nusantara (IKN) yang disebut menjadi 'kota hantu' oleh media asing.

Purbaya menegaskan, pembangunan IKN tetap berjalan sesuai rencana dan diyakini tidak akan berubah seperti yang diprediksi sejumlah pihak termasuk media luar negeri. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, selama fundamental ekonomi nasional tetap kuat, pemerintah akan memiliki kemampuan fiskal yang cukup untuk mendukung pembangunan IKN.

Karena itu, Purbaya meminta masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh pemberitaan luar negeri yang cenderung pesimistis.

“Saya tidak tahu tergantung nanti rencananya pemerintah ke depan. Kalau kata saya (IKN) tidak akan jadi kota hantu. Kalau perekonomian Indonesia sudah bagus, maka dana pemerintah akan banyak nanti. Jadi Anda tidak perlu takut, jangan dengar prediksi orang (media) luar negeri, (mereka) itu sering salah,” ujar Purbaya setelah Rapat Kerja bersama Komite IV DPD RI di Jakarta, Senin (3/11/2025).

Ia menambahkan, saat ini sejumlah perusahaan swasta telah mendapat izin untuk membangun perumahan di kawasan IKN, dan proyek tersebut sudah mulai berjalan.

“Yang jelas, yang kita setujui adalah perusahaan swasta yang bangun rumah di sana. Harusnya sudah mulai jalan pembangunan rumahnya. Nanti baru kalau perlu tahun-tahun berikutnya ada dana pemerintah kita keluarkan lagi,” katanya.

Purbaya menegaskan, aktivitas pembangunan di kawasan IKN terus berlangsung tanpa henti dan pemerintah mengikuti arahan Presiden RI dalam setiap tahapan proyek.

“Tapi yang jelas kita sudah setujui yang swasta yang bangun rumah di sana, ada berapa perusahaan begitu sepertinya tidak berhenti, masih jalan terus. Kita ikuti Presiden RI seperti apa,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono memproyeksikan sekitar 20 ribu pekerja akan terlibat dalam mempercepat pembangunan IKN.

Menurut Basuki, setelah diterbitkannya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025 yang menetapkan IKN sebagai pusat pemerintahan Indonesia, pembangunan fisik maupun nonfisik semakin masif. Saat ini, sekitar 7.000 pekerja konstruksi telah menempati Hunian Pekerja Konstruksi (HPK).

Sejalan dengan Perpres tersebut, OIKN mulai menyiapkan pembangunan ekosistem Kawasan Legislatif dan Yudikatif sebagai bagian dari pelaksanaan tahap kedua pembangunan IKN. Tahap ini mencakup penyusunan regulasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pembangunan infrastruktur yang akan melengkapi konsep trias politica di ibu kota baru.

Fokus utama pembangunan tahap kedua adalah kawasan perkantoran legislatif dan yudikatif. Penandatanganan kontrak hasil lelang proyek dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober hingga November 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kompleks legislatif akan berdiri di lahan seluas 42 hektar dengan total anggaran Rp8,5 triliun untuk periode 2025–2027. Di kawasan ini akan dibangun Gedung Sidang Paripurna, Plaza Demokrasi, Serambi Musyawarah, Museum, dan berbagai gedung kerja lainnya.

Adapun kompleks yudikatif akan dibangun di atas lahan 15 hektar dengan nilai investasi Rp3,1 triliun. Di kawasan ini akan berdiri gedung Mahkamah Konstitusi, Komisi Yudisial, dan Mahkamah Agung. Seluruh proyek tersebut diperkirakan memerlukan waktu konstruksi sekitar 25 bulan, dimulai pada November 2025. (ant/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Begini Reaksi Mantan Pelatih Timnas Indonesia Setelah Diperdengarkan Lagu 'Mengapa Harus Shin Tae-yong'

Begini Reaksi Mantan Pelatih Timnas Indonesia Setelah Diperdengarkan Lagu 'Mengapa Harus Shin Tae-yong'

Mantan pelatih Timnas Indonesia STY bereaksi kocak ketika dirinya diperdengarkan lagu berjudul 'Mengapa Harus Shin Tae-yong' yang sempat viral usai pemecatannya
OTT KPK Bupati Tulungagung, Belasan Pejabat Pemkab Diterbangkan ke Jakarta

OTT KPK Bupati Tulungagung, Belasan Pejabat Pemkab Diterbangkan ke Jakarta

Belasan pejabat Pemkab Tulungagung, diterbangkan ke Jakarta setelah menjalani pemeriksaan intensif terkait OTT KPK Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo.
Karakter Asli Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Dilihat Dari Kacamata Zodiaknya: Hari Ini KDM Ulang Tahun

Karakter Asli Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Dilihat Dari Kacamata Zodiaknya: Hari Ini KDM Ulang Tahun

Tepat hari ini, Sabtu, 11 April 2026, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merayakan hari ulang tahunnya. Pria yang dikenal dengan gaya khas ikatan kepala totopong
Jadwal Siaran Langsung Tinju Dunia: Malam Ini Ada Duel Tyson Fury vs Arslanbek Makhmudov di Kelas Berat

Jadwal Siaran Langsung Tinju Dunia: Malam Ini Ada Duel Tyson Fury vs Arslanbek Makhmudov di Kelas Berat

Rangkaian duel tinju dunia antara Tyson Fury (34-2-1, 24 KO) vs Arslanbek Makhmudov (21-2, 19 KO) di kelas berat, akan berlangsung di Tottenham Hotspur Stadium, Inggris pada Sabtu (11/4/2026) mulai malam WIB.
Terungkap Sosok Perawat yang Diduga Nyaris Tukar Bayi, Ternyata Sudah Bekerja 20 Tahun di RS Hasan Sadikin

Terungkap Sosok Perawat yang Diduga Nyaris Tukar Bayi, Ternyata Sudah Bekerja 20 Tahun di RS Hasan Sadikin

Sosok perawat yang diduga nyaris menukar bayi di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung akhirnya diungkap oleh Asisten Manajer Keperawatan. Siapakah dia?
Pemprov DKI Ungkap Syarat Pengurangan BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama

Pemprov DKI Ungkap Syarat Pengurangan BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan fasilitas pengurangan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sebesar 50 persen bagi masyarakat yang membeli rumah pertama di Jakarta.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Dedi Mulyadi Pertanyakan Sanksi Tegas untuk Perawat RS Hasan Sadikin Pasca Insiden Bayi Nyaris Tertukar

Dedi Mulyadi Pertanyakan Sanksi Tegas untuk Perawat RS Hasan Sadikin Pasca Insiden Bayi Nyaris Tertukar

Kasus bayi nyaris tertukar di RS Hasan Sadikin disorot Dedi Mulyadi. Ia pertanyakan sanksi tegas untuk perawat, dari pembinaan hingga kemungkinan pemecatan.
Selengkapnya

Viral