News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Motif Bripda Waldi Sikat Hingga Perkosa Dosen Cantik di Jambi, Jalin Asmara Berujung Sakit Hati dan Berakhir Tewas

Kasus pemerkosaan dosen cantik berusia 37 tahun berinisial EY, yang diduga disikat Bripda Waldi Aldiyat (22), anggota Propam Polres Tebo, Polda Jambi. Kini
Selasa, 4 November 2025 - 18:28 WIB
Kolase foto Bripda Waldi - dosen IAKSS Muara Bungo Jambi Erni Yuniarti
Sumber :
  • Tangkapan layar

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus pemerkosaan dosen cantik berusia 37 tahun berinisial EY, yang diduga disikat Brigadir Polisi Dua (Bripda) Waldi Aldiyat (22), anggota Propam Polres Tebo, Polda Jambi. Kini telah menyedot perhatian publik, bahka publik ingin mengetahui motif sebenarnya Bripda Waldi sikat hingga perkosa dosen cantik EY di Jambi.

Untuk diketahui, EY ditemukan tak bernyawa di rumah dinasnya di Dusun Sungai Mengkuang, Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo, Jambi pada Sabtu (1/11/2025) siang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan informasi dari pihak kepolisian, Bripda Waldi dengan EY saling kenal, bahkan diduga sempat menjalin asmara.

Dalam keterangan Kasat Reskrim Polres Bungo, AKP Ilham, sebelum terjadi pembunuhan, korban dan pelaku sempat berduaan di dalam kamar. Ā  Ā Ā 

Saat itulah, pelaku merasa sakit hati gara-gara perkataan korban.

"Motifnya adalah rasa sakit hati akibat penghinaan dan ejekan korban terhadap pelaku dengan kalimat kasar yang terjadi saat keduanya berada di kamar," ungkap AKP Ilham, dikutip Selasa (4/11/2025).

Walaupun sudah terkuak motifnya, tetapi polisi belum membeberkan perkataan seperti apa yang dilontarkan korban ke pelaku.

Selain itu, ia juga mengisahkan kasus tersebut, kata dia, sebelum insiden itu terjadi, Ā Bripda Waldi juga sempat mengajak korban untuk balikan usai putus. Akan tetapi, permintaan kembali menjalin asmara ditolak korban.

Kemudian, ia Kembali menegaskan bahwa pihaknya sampai saat ini, masih melakukan pendalaman. Termasuk motif lain di balik tewasnya korban.

Lalu, Kapolres Bungo, AKBP Natalena Eko Cahyono katakan, ā€œPenyidik masih mendalami adanya motif lain.ā€

Kronologi Kasus Asmara Berujung Maut

Untuk diketahui, kasus ini terungkap bermula kecurigaan rekan kantor lantaran korban sudah dua hari tidak masuk kampus.

Handphone EY juga tidak aktif saat dihubungi. Singkat cerita, rekan tersebut berinisiatif mendatangi rumah dinas korban pada Sabtu (1/11/2025) siang.

Kemudian, Kepala lingkungan setempat, Madin Maulana juga menceritakan, bahwa saat korban dipanggil, korban tidak menjawab.

ā€œRekannya datang ke rumah korban karena khawatir. Setelah dipanggil beberapa kali tidak ada jawaban."

"Pintu rumah dibuka dan korban ditemukan sudah tidak bernyawa,ā€ ujar Madin," sambungnya menceritakan.

Pada saat ditemukan jasad EY, korban dalam posisi berbaring di tempat tidur.

Tubuhnya tertutupi sarung berwarna kuning, serta bantal yang menutupi wajahnya.

Dari hasil visum diketahui korban tewas karena dibunuh. Terdapat juga tanda-tanda kekerasan di sejumlah bagian tubuh, seperti kepala dan bahu.

Selain itu, Polisi juga menemukan indikasi kekerasan seksual. Kemudian, belakangan terungkap korban dibunuh oleh Bripda Waldi.

Lalu, Bripda Waldi langsung ditangkap di wilayah Kabupaten Tebo pada Minggu (2/11/2025).

Dalam hal ini, Kapolres Bungo, AKBP Natalena Eko Cahyono menilai aksi Bripda Waldi tergolong sadis.

"Pelaku memang sangat jeli dan bengis, karena korban kondisinya itu sangat mengenaskan," katanya.

Kata dia, Bripda Waldi membuat skenario seolah-olah EY merupakan korban perampokan.

Pelaku selama beraksi sengaja memakai wig agar tidak diketahui identitas aslinya.

ā€œPelaku ini memakai wig, rambut palsu, untuk keluar masuk rumah. Ini untuk mengelabui CCTV dan warga. Jadi yang terlihat adalah orang gondrong,ā€ jelas Natalena.

"Pelaku berupaya mengelabui seolah-olah korban merupakan korban perampokan yang dibunuh, sehingga identitasnya tidak terbaca," bebernya.

Usai melancarkan aksinya, Bripda Waldi membawa kabur sejumlah barang berharga milik korban. Antara lain mobil hingga motor Honda PCX.

Kemudian, ia juga memastikan kasus ini akan diusut sampai tuntas.

ā€œKasus ini tetap kami proses sesuai hukum yang berlaku. Tidak ada perlakuan khusus,ā€ jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kasus ini, Bripda Waldi dijerat pasal berlapis, mulai pasal 340 KUHP subsider 338 KUHP, hingga pasal 365 ayat 3 juncto 181 KUHP, dengan ancaman pidana maksimal hukuman mati.Ā 

Selain itu, Bripda Waldi juga terancam Ā Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) alias pemecatan. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pengamat Semprot Permainan Timnas Indonesia Asuhan John Herdman di Laga Kontra Malaysia: Semuanya Jelek!

Pengamat Semprot Permainan Timnas Indonesia Asuhan John Herdman di Laga Kontra Malaysia: Semuanya Jelek!

Pengamat sepak bola Ronny Pangemanan atau Bung Ropan menyoroti permainan Timnas Indonesia setelah gagal mengalahkan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026.
Nguyen Xuan Son Pulang ke Vietnam usai Alami Cedera Hamstring, Kim Sang-sik Bilang Begini

Nguyen Xuan Son Pulang ke Vietnam usai Alami Cedera Hamstring, Kim Sang-sik Bilang Begini

Penyerang naturalisasi Vietnam, Nguyen Xuan Son, harus pulang ke Vietnam usai mengalami cedera hamstring. Dia tidak bisa bermain lagi hingga FIFA ASEAN Cup 2026 berakhir.
Hitung-hitungan Timnas Indonesia Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 usai Ditahan Malaysia Tanpa Gol

Hitung-hitungan Timnas Indonesia Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 usai Ditahan Malaysia Tanpa Gol

Timnas Indonesia masih berpeluang lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 walaupun gagal mengalahkan Malaysia. Duel tersebut berakhir imbang tanpa gol.
Gagal Raih Emas, Amri/Nita Ungkap Titik Balik Kekalahan dari China di Final Asian Games 2026

Gagal Raih Emas, Amri/Nita Ungkap Titik Balik Kekalahan dari China di Final Asian Games 2026

Ganda campuran Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah mengungkapkan titik balik kekalahan mereka dari unggulan kedua China, Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin di final Asian Games 2026 di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Selasa (29/9/2026).
Viral Oknum Mutawif Diduga Hina Jamaah Umrah, Ternyata Begini Syarat Seseorang menjadi Pendamping Ibadah Umrah

Viral Oknum Mutawif Diduga Hina Jamaah Umrah, Ternyata Begini Syarat Seseorang menjadi Pendamping Ibadah Umrah

Media sosial dihebohkan dengan viralnya video oknum mutawif yang diduga hina jamaah umrah. Dia menyampaikan pesan menohok seakan menyinggung jamaah lansia.
Kesaksian Korban Selamat KM Virgo Transport 8, Cerita Momen Kesapu Ombak Besar hingga Kena Baling-baling Kapal

Kesaksian Korban Selamat KM Virgo Transport 8, Cerita Momen Kesapu Ombak Besar hingga Kena Baling-baling Kapal

Ferry dan Lestari, pasutri yang menjadi korban selamat dari insiden KM Virgo Transport 8 menceritakan detik-detik keduanya tersapu ombak besar di Laut Jawa.

Trending

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang PeluangĀ 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang PeluangĀ 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
Selengkapnya

Viral