News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Yasonna PDIP soal Usulan Gelar Pahlawan Soeharto: Kontroversinya Tinggi, Hati-hati Lah

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Yasonna Laoly meminta agar usulan pemberian gelar pahlawan nasional terhadap Presiden ke-2 Soeharto dapat dikaji lebih baik.
Rabu, 5 November 2025 - 10:52 WIB
Foto Soeharto zaman dulu
Sumber :
  • Wikipedia

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Yasonna Laoly meminta agar usulan pemberian gelar pahlawan nasional terhadap Presiden ke-2 Soeharto dapat dikaji lebih baik.

Dia melihat banyak pro kontra dan kontroversi yang muncul terkait usulan pemberian gelar pahlawan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau boleh ya kita berharap sebaik-baiknya pemberian gelar pahlawan nasional betul-betul dikaji dengan baik lah. Keputusan MPR yang lalu dan semangat reformasi yang lalu, ini gerakannya saya lihat kontroversinya sangat tinggi," ucap Yasonna kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 5 November 2025.

Yasonna juga mendorong agar pemerintah memberikan penjelasan yang lengkap terkait pemberian gelar pahlawan itu. Eks Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) itu mengingatkan agar pemberian gelar pahlawan dilakukan secara hati-hati.

"Sebaiknya diberi penjelasan yang lebih sempurna karena ini tidak mudah. Jadi kalo pemberian gelar pahlawan nasional itu saya harap kita berharap agar hati-hati lah," ungkap dia.

Untuk diketahui, Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul telah menyerahkan 40 nama yang diusulkan mendapatkan gelar pahlawan nasional ke Menteri Kebudayaan (Menbud) sekaligus Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan (GTK), Fadli Zon.

Penyerahan dilakukan di Kantor Kementerian Kebudayaan (Kemenbud), Jakarta Pusat, Selasa, 21 Oktober 2025.

Sejumlah nama yang tercantum dalam berkas tersebut dan dinilai memenuhi syarat antara lain, Presiden ke-2 RI Soeharto, Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur), dan Marsinah selaku tokoh buruh dan aktivis perempuan asal Nganjuk, Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Usulan ini berupa nama-nama yang telah dibahas selama beberapa tahun terakhir ini. Jadi ada yang mungkin sudah memenuhi syarat sejak 5 tahun lalu, 6 tahun lalu, 7 tahun lalu. Dan ada beberapa nama yang memang kita bahas dan kita putuskan pada tahun ini. Di antaranya Presiden Soeharto, Presiden Abdurrahman Wahid dan juga ada Marsinah serta ada beberapa tokoh-tokoh yang lain," kata Gus Ipul, sapaan akrabnya, kepada wartawan.

Gus Ipul menjelaskan, tahap pengusulan nama-nama ini berawal dari masyarakat serta Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD). 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sistem Kelistrikan di Situbondo dan Bondowoso Berangsur Normal

Sistem Kelistrikan di Situbondo dan Bondowoso Berangsur Normal

Sistem kelistrikan di Situbondo dan Bondowoso, berangsur normal setelah beberapa hari terakhir terjadi pemadaman bergilir karena manajemen beban.
Komut Pertamina: Investasi Terbaik Bangsa adalah Investasi pada Manusia

Komut Pertamina: Investasi Terbaik Bangsa adalah Investasi pada Manusia

Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan menegaskan, investasi terbaik yang dapat dilakukan Indonesia saat ini adalah investasi pada manusia.
Gerakan Sehat dan Berkah Sunatan Massal Tahun 2026, Hadirkan Kebahagiaan bagi 50 Anak di Momen HUT Jakarta dan Libur Sekolah

Gerakan Sehat dan Berkah Sunatan Massal Tahun 2026, Hadirkan Kebahagiaan bagi 50 Anak di Momen HUT Jakarta dan Libur Sekolah

PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Tanjung Priok melalui RS Pelabuhan Jakarta menyelenggarakan kegiatan Gerakan Sehat dan Berkah Sunatan Massal Tahun 2026 pada Senin (22/6) bertempat di RS Pelabuhan Jakarta.
Lucky Hakim Akhirnya Angkat Bicara Usai Wakilnya Jadi Tersangka Korupsi

Lucky Hakim Akhirnya Angkat Bicara Usai Wakilnya Jadi Tersangka Korupsi

Bupati Indramayu Lucky Hakim akhirnya buka suara terkait status tersangka yang kini menjerat wakilnya, Syaefudin, dalam kasus dugaan korupsi tunjangan perumahan.
Penghentian Sementara SPPG Dinilai Berdampak Terhadap Ekonomi Pekerja

Penghentian Sementara SPPG Dinilai Berdampak Terhadap Ekonomi Pekerja

Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) mengeluarkan kebijakan berupa penghentian sementara sejumlah operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) selama musim libur sekolah.
Marco Bezzecchi Buka Suara Usai Tampar Marshal di MotoGP Ceko 2026, Begini Isi Permintaan Maafnya

Marco Bezzecchi Buka Suara Usai Tampar Marshal di MotoGP Ceko 2026, Begini Isi Permintaan Maafnya

Pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, akhirnya buka suara setelah aksi kontroversialnya terhadap seorang marshal dalam rangkaian MotoGP Ceko 2026 di Sirkuit Brno menuai kecaman dari berbagai pihak.

Trending

Belum Juga Megawati Hangestri Gabung, Legenda Hyundai Hillstate Sebut Timnya Bakal Berubah Total Musim Depan

Belum Juga Megawati Hangestri Gabung, Legenda Hyundai Hillstate Sebut Timnya Bakal Berubah Total Musim Depan

Megawati Hangestri resmi gabung Hyundai Hillstate dan langsung memicu perubahan besar. Simak komentar legenda klub Yang Hyo-jin untuk V-League 2026/2027.
Pelatih Hyundai Hillstate Bocorkan Tanggal Kedatangan Megawati Hangestri di Korea Selatan Jelang V-League 2026-2027

Pelatih Hyundai Hillstate Bocorkan Tanggal Kedatangan Megawati Hangestri di Korea Selatan Jelang V-League 2026-2027

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung, membocorkan jadwal kedatangan Megawati Hangestri ke Korea Selatan untuk memulai persiapan menghadapi Liga Voli Korea musim 2026-2027.
Klasemen Piala Dunia 2026: Mesir dan Spanyol Puncaki Grup, Tanjung Verde Berpotensi Cetak Sejarah

Klasemen Piala Dunia 2026: Mesir dan Spanyol Puncaki Grup, Tanjung Verde Berpotensi Cetak Sejarah

Klasemen Piala Dunia 2026, Senin (22/6/2026), persaingan makin ketat setelah rampungnya matchday kedua. Mesir dan Spanyol kini memimpin grup masing-masing.
Terungkap, Penyebab Utama Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipindah ke Rutan Polda Metro

Terungkap, Penyebab Utama Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipindah ke Rutan Polda Metro

Ihwal kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden ke-7, Jokowi, masih menjadi perhatian publik. Terutama terkaiat perkembangan soal nasib Roy Suryo & dokter Tifa
Bermasalah, Hotel di Purwokerto Digugat Warga Yogyakarta

Bermasalah, Hotel di Purwokerto Digugat Warga Yogyakarta

Pendirian dan pengoperasian Hotel E di Purwokerto menghadapi persoalan hingga dibawa ke Pengadilan Negeri Purwokerto. Angka Rp4 miliar disebutkan dalam pengajuan perkara
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke Kejari Jaksel, Polisi Pastikan Sudah sesuai Prosedur KUHAP

Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke Kejari Jaksel, Polisi Pastikan Sudah sesuai Prosedur KUHAP

Polda Metro Jaya resmi melimpahkan tersangka Roy Suryo dan Dokter Tifa beserta barang bukti terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden Jokowi ke Kejari Jaksel pada Senin (22/6/2026).
Ribuan Mitra dan Simpatisan MBG Lumajang Demo Dukung Program MBG di Kantor Dewan

Ribuan Mitra dan Simpatisan MBG Lumajang Demo Dukung Program MBG di Kantor Dewan

Ribuan orang yang mengatasnamakan diri sebagai Aliansi Masyarakat Peduli Gizi menggelar demonstrasi di Gedung DPRD Lumajang.
Selengkapnya

Viral