GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Profil Sekolah Terpadu Pahoa, Fasilitas hingga Biaya Masuk Sekolah Elit di Kawasan Summarecon

Sekolah Terpadu Pahoa, Gading Serpong, Tangerang tengah menjadi sorotan publik, usai terjadinya kasus kematian siswa laki-laki berinisial NCA (13) yang jatuh dari lantai delapan gedung sekolah.
Kamis, 6 November 2025 - 17:00 WIB
Sekolah Terpadu Pahoa
Sumber :
  • Istimewa/ Facebook Sekolah Terpadu Pahoa

Jakarta, tvOnenews.com - Sekolah Terpadu Pahoa, Gading Serpong, Tangerang tengah menjadi sorotan publik, usai terjadinya kasus kematian siswa laki-laki berinisial NCA (13) yang jatuh dari lantai delapan gedung sekolah.

Kejadian itu terjadi pada Senin, 3 November 2025 pagi sesaat setelah jam pelajaran akan berlangsung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihak kepolisian mengungkap saat ditemukan, korban masih dalam kondisi bernyawa sebelum akhirnya meninggal dunia di rumah sakit.

Hingga kini, penyebab kematian NCA di sekolah elit tersebut belum terungkap. 

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan kasus kematian siswa yang jatuh dari lantai delapan tersebut.

Sejumlah barang bukti, termasuk rekaman kamera pengawas (CCTV), kini sudah diamankan penyidik untuk diperiksa lebih lanjut.

Langkah itu, dilakukan untuk memastikan kronologi dan aktivitas korban di sekitar tempat peristiwa terjadi saat itu. 

Profil Sekolah Terpadu Pahoa

Dilansir dari website resmi Sekolah Terpadu Pahoa, Pahoa.sch.id, Pahoa merupakan sekolah Satuan Pendidikan Kerja Sama (SPK) di kawasan Summarecon Serpong Tangerang, dan Summarecon Crown Gading, Bekasi.

Berdiri pada tahun 2008, Pahoa menggunakan kurikulum Pearson Edexcel dan kurikulum nasional dengan pembelajaran budi pekerti serta bahasa Indonesia, Mandarin, dan Inggris yang intensif.

Sejak didirikan, Pahoa terus mengembangkan diri mengikuti perkembangan zaman dengan mengedepankan Attitude, Communication, and Thingking (ACT).

Sekolah Terpadu Pahoa berkomitmen mencetak peserta didiknya menjadi insan berkepribadian mulia, mampu berkomunikasi dan berbahasa baik, serta memiliki kemampuan berpikir kritis.

Dalam hal pendidikan agama, Sekolah Terpadu Pahoa selalu mendorong peserta didiknya untuk mendalami iman dan kepercayaan masing-masing. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oleh karenanya, pendidikan agama Kristen, Katolik, Buddha, Hindu, Islam, dan Konghucu yang diakui oleh negara, tersedia di setiap jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA di Sekolah Terpadu Pahoa.

Ada banyak prestasi dan penghargaan yang diraih Sekolah Terpadu Pahoa, seperti Best International Public Services Development untuk jenjang TK; Five Stars Best Public Services Development Indonesia; Best Public Services Development Asia Pasific; Worlds Silver Winner; World Gold Winner; dan Sertifikat Greenship Net Zero Healthy ReadyGedung KB-TK Pahoa.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut positif kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT