GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Era Baru Energi Bersih: Mobil Listrik Mulai Kurangi Ketergantungan Dunia pada Minyak

Wood Mackenzie prediksi lonjakan mobil listrik global bakal memangkas permintaan minyak hingga 23 juta barel per hari pada 2050.
Jumat, 7 November 2025 - 17:21 WIB
Ilustrasi Mobil Listrik
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com – Revolusi kendaraan listrik (electric vehicles/EV) mulai mengguncang industri energi global. Laporan terbaru Wood Mackenzie mengungkapkan, penetrasi mobil listrik yang semakin pesat kini menjadi faktor utama penurunan permintaan minyak dunia dalam dua dekade ke depan.

Dalam forum Abu Dhabi International Petroleum Exhibition and Conference (ADIPEC) 2025, Rabu (5/11), Vice Chairman Asia Pasifik Wood Mackenzie, Joshua Ngu, mengatakan tren elektrifikasi transportasi tidak bisa dibendung dan akan membawa dampak besar pada peta energi dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami memperkirakan penetrasi kendaraan listrik akan terus meningkat hingga rata-rata mencapai 50 persen secara global pada tahun 2050,” kata Ngu. “Kondisi ini akan memangkas permintaan minyak dunia sekitar 23 juta barel per hari dibandingkan skenario tanpa kehadiran kendaraan listrik.”

China Jadi Penggerak Utama

Tiongkok kini menjadi episentrum peralihan menuju kendaraan listrik. Menurut Wood Mackenzie, penjualan mobil listrik di negeri itu telah melampaui mobil bermesin konvensional (internal combustion engine/ICE) sejak akhir 2024.

“Sekitar 50–60 persen mobil di jalanan China kini sudah menggunakan tenaga listrik. Di Eropa angkanya sekitar 20 persen, sementara di Amerika Serikat baru sekitar 10 persen,” jelas Ngu.

Ia menambahkan, meski tren mobil listrik membawa harapan besar bagi pengurangan emisi, masih ada tantangan besar dalam sumber energi yang digunakan. “Selama listrik masih bergantung pada bahan bakar fosil, manfaat lingkungan dari EV belum sepenuhnya optimal,” tegasnya.

Transisi Energi Harus Seimbang

Ngu menekankan pentingnya percepatan transisi menuju energi bersih agar manfaat kendaraan listrik benar-benar terasa. “Dalam lima tahun terakhir, kapasitas pembangkit energi hijau dunia telah berlipat dua, dan tren itu harus terus dijaga,” katanya.

Menurutnya, lonjakan kendaraan listrik akan menekan permintaan minyak, khususnya di sektor transportasi darat yang saat ini menyumbang sekitar 60 persen konsumsi minyak global.

“Kenaikan EV jelas akan menggerus permintaan minyak dari sektor transportasi. Tantangannya kini adalah bagaimana negara dan perusahaan migas menyesuaikan arah bisnis mereka,” ujar Ngu.

Petrokimia Jadi Penopang Industri Migas

Meski permintaan dari sektor transportasi diprediksi turun drastis, Wood Mackenzie melihat industri petrokimia akan menjadi tulang punggung baru permintaan minyak dunia.

“Pertanyaannya bukan lagi apakah permintaan minyak akan turun, tapi ke mana industri ini akan beralih — dan jawabannya ada pada petrokimia,” tutur Ngu.

Perusahaan riset energi tersebut memperkirakan permintaan minyak global masih akan tumbuh beberapa tahun ke depan sebelum mencapai puncaknya di awal 2030-an, lalu menurun secara bertahap.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Minyak tidak akan hilang dalam waktu dekat. Namun, masa depan energi bergantung pada kemampuan negara menyeimbangkan pertumbuhan EV dengan keamanan pasokan energi,” tambahnya.

Ngu menutup dengan penegasan bahwa masa depan energi dunia tidak hanya ditentukan oleh kendaraan listrik, tetapi juga oleh kecepatan adopsi gas, baterai, serta teknologi rendah karbon seperti CCUS (Carbon Capture, Utilization, and Storage) yang menjadi jembatan menuju sistem energi hijau. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026

Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026

Garuda Baru Bukan Hanya Membawa Trofi, tapi Membawa Suara Anak-Anak Indonesia ke Panggung Dunia
Tutup Musim di Hadapan Publik Sendiri, Persik Incar 3 Poin Lawan Persija Sore Ini

Tutup Musim di Hadapan Publik Sendiri, Persik Incar 3 Poin Lawan Persija Sore Ini

Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina Torres, menegaskan timnya tidak akan meremehkan Persija Jakarta pada laga pekan ke-33 Super League 2025/2026.
Dihadiri Kaesang Pangarep, Caketum BPP HIPMI Reynaldo Gelar Malam Kolaborasi Daerah Hingga Sampaikan Hal Ini

Dihadiri Kaesang Pangarep, Caketum BPP HIPMI Reynaldo Gelar Malam Kolaborasi Daerah Hingga Sampaikan Hal Ini

Caketum BPP HIPMI Masa Bakti 2026-2029 Reynaldo Bryan, menggelar malam kolaborasi daerah dengan ketum-ketum BPD HIPMI, tim sukses, serta para senior HIPMI, bertempat di Plataran Senayan
Harga Emas dan Buyback Antam Turun Gocap Jadi Rp2,76 Juta per Gram

Harga Emas dan Buyback Antam Turun Gocap Jadi Rp2,76 Juta per Gram

Koreksi tajam ini membuat pasar kembali mencermati arah pergerakan emas, terutama setelah reli panjang yang sempat mendorong harga logam mulia mencetak rekor tinggi dalam beberapa pekan terakhir.
Sebut Juri LCC MPR RI Tak Perlu Minta Maaf, Ahmd Muzani Digeruduk Warganet Singgung Anggaran hingga Korupsi

Sebut Juri LCC MPR RI Tak Perlu Minta Maaf, Ahmd Muzani Digeruduk Warganet Singgung Anggaran hingga Korupsi

Ketua MPR RI Ahmad Muzani ikut terseret buntut polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR di Pontianak, Kalimantan Barat. Ini kata Ahmad Muzani soal..
Tiba di Nganjuk, Prabowo Bakal Resmikan Museum dan Rumah Singgah Marsinah

Tiba di Nganjuk, Prabowo Bakal Resmikan Museum dan Rumah Singgah Marsinah

Dalam agenda tersebut, Prabowo turut disambut Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Andi Gani Nena Wea.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Nama Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak mendadak menjadi sorotan publik setelah keberaniannya mengemukakan kebenaran yang dilakukan timnya.
Selengkapnya

Viral