News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fakta Terkini Ledakan di SMAN 72 Jakarta: Puluhan Siswa Luka, Benda Mirip Senjata Ditemukan dan Dinyatakan Mainan

Ledakan di SMAN 72 Jakarta sebabkan puluhan siswa luka. Dua benda mirip senjata ditemukan, namun Wamenko Polkam pastikan hanya senjata mainan.
Jumat, 7 November 2025 - 18:42 WIB
Kondisi masjid di SMAN 72 Jakarta usai ledakan, Jumat (7/11).
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Suasana tenang salat Jumat di SMAN 72 Jakarta Utara mendadak berubah menjadi kepanikan, Jumat (7/11/2025) siang. Dua ledakan beruntun mengguncang area sekolah yang berada di kompleks TNI AL Kodamar, Kelapa Gading, menyebabkan puluhan orang terluka dan membuat aparat kepolisian harus menutup area sekolah untuk penyelidikan.

Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menjelaskan, dari hasil pendataan sementara terdapat sekitar 54 orang yang mengalami luka-luka akibat peristiwa tersebut. Sebagian korban mengalami luka bakar, luka ringan akibat serpihan, hingga gangguan pendengaran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Data awal yang kita terima kurang lebih 54 orang. Ada yang luka ringan, luka sedang, dan sebagian sudah diperbolehkan pulang,” ujar Asep di RS Islam Jakarta Cempaka Putih, Jumat sore.

Ia menambahkan, tim Jibom Brimob Polda Metro Jaya telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan sterilisasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP). “Langkah awal yang kami lakukan yaitu pemasangan garis polisi dan sterilisasi penuh di area musala tempat ledakan pertama,” tegasnya.

Dua Ledakan Saat Salat Jumat

Berdasarkan keterangan Wakil Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Wamenko Polkam) Lodewijk Freidrich Paulus, ledakan pertama terjadi sekitar pukul 12.15 WIB di musala sekolah, disusul ledakan kedua yang terjadi di dekat pintu masuk musala.

“Ada dua kali ledakan, satu di belakang dan satu dekat pintu musala,” ujar Lodewijk setelah meninjau langsung lokasi kejadian.

Menurutnya, sebanyak 20 orang menjadi korban, dengan tiga di antaranya mengalami luka berat. “Alhamdulillah tidak ada korban meninggal dunia,” tambahnya.

Salah satu saksi mata, Totong, menggambarkan suasana panik di tengah pelaksanaan salat Jumat. 

“Lagi khutbah, tiba-tiba meledak. Semua langsung bubar, pada keluar semua karena takut,” ujarnya dalam wawancara dengan wartawan.

Totong bahkan mendengar tiga ledakan di titik yang berbeda — di dalam masjid, di luar, dan di belakang aula sekolah.

Ditemukan Dua Benda Mirip Senjata

Peristiwa ini makin menarik perhatian publik setelah beredar foto dua benda yang menyerupai senjata api di lokasi kejadian. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto membenarkan temuan tersebut, namun menegaskan bahwa tim forensik masih menelusuri asal-usul benda itu.

“Benar ada benda seperti senjata, tapi belum bisa dipastikan rakitan atau pabrikan,” kata Budi.

Namun, Wamenko Polkam Lodewijk Freidrich Paulus memastikan bahwa benda mirip senjata tersebut hanyalah senjata mainan. “Setelah dicek, ternyata itu senjata mainan, bukan senjata beneran,” jelasnya.

Dalam foto yang beredar, dua benda itu masing-masing menyerupai senjata laras panjang dan pistol, dengan tulisan “14 Words. For Agartha.” dan “Brenton Tarrant. Welcome to Hell.” — mengacu pada pelaku penembakan massal di Christchurch, Selandia Baru, tahun 2019.

Meski begitu, Lodewijk menegaskan bahwa belum ada indikasi peristiwa ini terkait tindakan terorisme.

“Jangan jumping conclusion bahwa ini aksi teroris. Kita belum sampai ke sana. Biarkan aparat bekerja,” katanya menegaskan.

Sekolah Diminta Tenang dan Waspada

Pasca-ledakan, Kemendikdasmen juga mengeluarkan pernyataan resmi yang menegaskan fokus utama pemerintah pada keselamatan siswa dan warga sekolah. Proses pendampingan psikologis akan disiapkan untuk membantu pemulihan mental para korban dan saksi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, aparat keamanan telah menutup sementara area sekolah untuk memastikan keamanan dan kelancaran penyelidikan. Masyarakat pun diminta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi agar tidak menimbulkan kepanikan baru.

Hingga Jumat malam, proses investigasi masih berlangsung. Kepolisian bersama tim forensik terus menelusuri penyebab pasti ledakan yang mengguncang sekolah di tengah pelaksanaan salat Jumat tersebut. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kapolres Sukoharjo Hingga Kasat Reskrim Dinonaktifkan Buntut Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Kapolres Sukoharjo Hingga Kasat Reskrim Dinonaktifkan Buntut Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Kapolres Sukoharjo, AKBP Andika Dharma Sena hingga Kasat Reskrim, Iptu Agung Sedewo dinonaktifkan buntut penggeledahan di Pondok Pesantren Hamalatul Quran.
Di Era Bupati Jeje, Jalan yang Bertahun-tahun Rusak di Bandung Barat Kini Mulus

Di Era Bupati Jeje, Jalan yang Bertahun-tahun Rusak di Bandung Barat Kini Mulus

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat telah merampungkan perbaikan 26 dari 34 ruas jalan yang menjadi target penanganan sepanjang 2026. Artinya, sekitar 76 persen
PSMS Medan Tak Gentar Hadapi Persija Jakarta di League Cup 2026, Ayam Kinantan Siap Beri Kejutan

PSMS Medan Tak Gentar Hadapi Persija Jakarta di League Cup 2026, Ayam Kinantan Siap Beri Kejutan

Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, menegaskan bahwa skuadnya tidak gentar menghadapi Persija Jakarta dalam pertandingan pembuka League Cup 2026/2027.
Tembus Pasar Internasional, UMKM Pertamina Unjuk Gigi di Kancah Global

Tembus Pasar Internasional, UMKM Pertamina Unjuk Gigi di Kancah Global

Lima UMKM binaan PT Pertamina (Persero) berhasil memanfaatkan forum internasional 51st ASEAN Council on Petroleum (ASCOPE) 2026 di Bali, 16–28 Oktober lalu, untuk memperluas jangkauan pasar. 
Miris! 7 Fakta Kasus Pembunuhan Bayi 20 Bulan di Kebayoran Lama, Tersangka Sempat Tutupi Lokasi Jasad

Miris! 7 Fakta Kasus Pembunuhan Bayi 20 Bulan di Kebayoran Lama, Tersangka Sempat Tutupi Lokasi Jasad

Kasus pembunuhan bayi perempuan berusia 20 bulan di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, viral di media sosial. Berikut 7 fakta soal kasus tersebut.
Peran Keji Pasangan AR dan J Habisi Nyawa Balitanya di Jaksel: Satu Lakukan Kekerasan, Ibu Kandung Rela Tutupi Jejak

Peran Keji Pasangan AR dan J Habisi Nyawa Balitanya di Jaksel: Satu Lakukan Kekerasan, Ibu Kandung Rela Tutupi Jejak

Kasus tragis menimpa balita perempuan yang meregang nyawa akibat tindak kekerasan. Polres Metro Jakarta Selatan bersama Polsek Kebayoran Lama menetapkan dua tersangka, yakni pria AR dan wanita J, yang merupakan ibu kandung korban.

Trending

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Mengenang sosok Fatih Waluyo Wahid alias Gus Firry, keponakan Gus Dur yang pernah menjabat Direktur BPJS Kesehatan. Simak pendidikan dan perjalanan kariernya.
Selengkapnya

Viral