News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Makna Tulisan Misterius Senjata yang Ditemukan di Masjid SMAN 72 Kelapa Gading: Ada Nama Brenton Tarrant!

Tulisan misterius di senjata mainan lokasi ledakan SMAN 72 Kelapa Gading ungkap nama Brenton Tarrant hingga slogan neo-Nazi, polisi dalami motif pelaku.
Jumat, 7 November 2025 - 21:32 WIB
Kondisi masjid di SMAN 72 Jakarta usai ledakan, Jumat (7/11).
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Perkembangan terbaru dari kasus ledakan di SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, masih menjadi sorotan.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara, aparat kepolisian menemukan sebuah benda mirip senjata api berwarna hitam di lokasi yang berdekatan dengan masjid sekolah tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun setelah dilakukan pemeriksaan mendalam, benda itu ternyata adalah senjata mainan.

Meski bukan senjata sungguhan, temuan itu tetap menimbulkan tanda tanya besar.

Sebab, pada permukaan senjata tersebut terdapat tulisan-tulisan misterius yang mengarah pada simbolisme ekstremisme dan kekerasan berbasis ideologi.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pun mengonfirmasi hal tersebut saat memberikan keterangan di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (7/11).

Senjata pelaku ledakan SMAN 72 Jakarta yang ternyata hanya replika.
Senjata pelaku ledakan SMAN 72 Jakarta yang ternyata hanya replika.
Sumber :
  • Istimewa

 

“Kita temukan jenis senjatanya senjata mainan, ada tulisan-tulisan tertentu, dan itu juga menjadi bagian yang kita dalami untuk mendalami motif bagaimana yang bersangkutan kemudian merakit dan kemudian melaksanakan aksinya,” ujar Listyo kepada wartawan.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan beberapa nama dan kata-kata yang sudah dikenal luas dalam lingkaran ideologi ekstrem kanan global.

Di antaranya adalah Brenton Tarrant, Luca Traini, dan Alexandre Bissonnette, tiga nama yang memiliki sejarah kelam sebagai pelaku serangan berdarah bermotif rasisme dan kebencian terhadap umat Muslim.

Nama Brenton Tarrant tertulis jelas di bagian badan senjata.

Ia adalah pelaku penembakan brutal di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru, pada tahun 2019, yang menewaskan 51 jamaah.

Aksi keji itu dilakukan secara siaran langsung dan disertai manifesto yang sarat dengan ide supremasi kulit putih.

Nama ini kemudian menjadi simbol teror di kalangan ekstremis neo-Nazi.

Sementara itu, tulisan “Luca Traini” mengacu pada pelaku penembakan bermotif rasis di Italia pada tahun 2018.

Ia menyerang sejumlah imigran asal Afrika di Kota Macerata, Italia, sebagai bentuk “balas dendam” atas kejahatan kriminal yang menimpa warga lokal.

Dalam dunia kelompok ekstrem kanan Eropa, Luca Traini dianggap “pahlawan” atas aksinya, padahal ia jelas melakukan tindak teror terhadap kelompok minoritas.

Nama ketiga yang muncul adalah Alexandre Bissonnette, pelaku penembakan di Masjid Quebec, Kanada, pada 2017.

Ia dikenal memiliki pandangan anti-imigran dan anti-Muslim, dengan latar belakang ideologi yang sama, supremasi kulit putih.

Munculnya ketiga nama ini dalam satu senjata mainan membuat aparat menduga bahwa pelaku atau perakit benda tersebut terinspirasi dari tokoh-tokoh teroris yang sama-sama berhaluan ekstrem kanan.

Selain nama-nama pelaku teror itu, polisi juga menemukan sejumlah tulisan lain yang memperkuat dugaan keterkaitan dengan ideologi supremasi kulit putih.

Misalnya tulisan “14 Words” slogan yang berasal dari kalimat ciptaan teroris domestik asal Amerika, David Eden Lane.

Tulisan lain yang ditemukan adalah “Natural Selection”, frasa yang mengacu pada teori evolusi Charles Darwin dan sering disalahartikan oleh kelompok ekstremis untuk membenarkan ide tentang “ras unggul”.

Kata ini juga diketahui tercetak pada kaus yang dikenakan oleh Tarrant saat melakukan aksinya di Christchurch.

Tak berhenti di situ, ada pula kalimat “For Agartha” atau yang diduga maksudnya “For Agartha/Agatha”, yang berkaitan dengan teori konspirasi supremasi kulit putih mengenai ras manusia murni yang diyakini hidup di bawah bumi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yang paling mengganggu, di bagian senjata mainan itu terdapat tulisan “Welcome to Hell”, pesan provokatif yang juga ditemukan dalam kasus-kasus teror di luar negeri.

Tulisan-tulisan tersebut kini menjadi fokus penyelidikan polisi untuk menelusuri motif sebenarnya di balik perakitan benda menyerupai senjata yang ditemukan di area masjid SMAN 72 Kelapa Gading tersebut. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ucapan Tantang Fight sampai Mati Berujung Diserbu Sekelompok Pria, Ini Pesan Hanny Kristianto untuk Herri Pras

Ucapan Tantang Fight sampai Mati Berujung Diserbu Sekelompok Pria, Ini Pesan Hanny Kristianto untuk Herri Pras

YouTuber Herri Pras menjadi sorotan setelah kediamannya didatangi sekelompok pria yang diduga berasal dari komunitas bela diri. Ini pesan Hanny Kristianto.
Tak Lagi Jadi Pelengkap, Presiden Prabowo Dinilai Mulai Jadikan Sektor Kelautan Pilar Ekonomi RI

Tak Lagi Jadi Pelengkap, Presiden Prabowo Dinilai Mulai Jadikan Sektor Kelautan Pilar Ekonomi RI

Arah pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dinilai tengah mengalami pergeseran paradigma. 
Peredaran Kratom dan Vape akan Diperketat? Polri dan BPOM Siapkan Regulasinya

Peredaran Kratom dan Vape akan Diperketat? Polri dan BPOM Siapkan Regulasinya

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan menyiapkan regulasi terkait peredaran kratom dan rokok elektrik atau vape guna mencegah penyalahgunaan yang dapat membahayakan masyarakat.
Tak Perlu Dinaturalisasi, Eks Andalan Shin Tae-yong Ini Layak Dilirik John Herdman untuk Lini Depan Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Tak Perlu Dinaturalisasi, Eks Andalan Shin Tae-yong Ini Layak Dilirik John Herdman untuk Lini Depan Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Timnas Indonesia hadapi persoalan di lini depan jelang FIFA Matchday November 2026. Di tengah kondisi tersebut, nama Irfan Jaya layak masuk radar John Herdman.
Hasil Pemeriksaan Dokter Forensik Anak Korban Pembunuhan Orangtua di Kebayoran Lama: Ada Tanda Kekerasan-Gizi Tak Sesuai

Hasil Pemeriksaan Dokter Forensik Anak Korban Pembunuhan Orangtua di Kebayoran Lama: Ada Tanda Kekerasan-Gizi Tak Sesuai

Tim Spesialis Forensik Rumah Sakit Kramat Jati mengungkap hasil pemeriksaan anak (20 bulan) yang dibunuh ayah tiri, AR (22) dan ibu kandungnya, JM (20) di toilet umum Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Sabtu (31/10).
Sosok Pria Berkacamata Tendang Herri Pras hingga Tersungkur, Sosok Ini Ungkap Dugaan Tujuannya

Sosok Pria Berkacamata Tendang Herri Pras hingga Tersungkur, Sosok Ini Ungkap Dugaan Tujuannya

Video yang memperlihatkan YouTuber Herri Pras didatangi sekelompok pria hingga mendapat tindakan fisik mendadak viral di media sosial. Ini dugaan motifnya.

Trending

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Selengkapnya

Viral