News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rencana Gelar Pahlawan Nasional bagi Soeharto Telah Lalui Prosedural

Rencana pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 RI, Soeharto oleh pemerintah masih menuai sorotan.
Sabtu, 8 November 2025 - 22:08 WIB
Presiden ke-2 Republik Indonesia, Soeharto
Sumber :
  • Dok. Dutch National Archives via commons.wikimedia.com/Evers, Joost/Anefo

Jakarta, tvOnenews.com - Rencana pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 RI, Soeharto oleh pemerintah masih menuai sorotan.

Kendati demikian, rencana pemberian gelar Pahlawan Nasional dipastikan sudah melalui mekanisme prosedural dan ketentuan yang berlaku. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Presiden sekaligus Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi.

Prasetyo Hadi mengimbau masyarakat agar menyikapi secara arif dan bijaksana polemik terkait rencana pemberian gelar pahlawan nasional kepada Soeharto.

Seluruh proses penetapan gelar dipastikan telah melalui prosedur dan mekanisme resmi sesuai ketentuan.

”Mengenai gelar pahlawan itu, tentunya, kan, melalui semua prosedur, ya. Bahwa ada pro-kontra, bahwa ada yang mungkin setuju, mungkin tidak, itu bagian dari aspirasi,” ujar Prasetyo dikutip Sabtu (8/11/2025).

Prasetyo menuturkan perbedaan pendapat merupakan bagian dari dinamika demokrasi. 

Namun, ia mengajak publik untuk melihat sisi positif dari para pemimpin bangsa, termasuk jasa-jasa yang telah mereka berikan selama masa pengabdiannya.   

Hal senada disampaikan juga oleh Menteri Kebudayaan (Menbu), Fadli Zon mengatakan Soeharto telah memenuhi seluruh persyaratan untuk dianugerahi gelar Pahlawan Nasional yang bakal diumumkan pada Hari Pahlawan Nasional pada 10 November 2025.

"Tentu dari kami, dari tim GTK ini, telah melakukan juga kajian, penelitian, rapat ya, sidang terkait hal ini. Jadi telah diseleksi tentu berdasarkan, kalau semuanya memenuhi syarat ya, jadi tidak ada yang tidak memenuhi syarat. Semua yang telah disampaikan ini memenuhi syarat," katanya.

Ia menjelaskan, proses penilaian tidak hanya dilakukan oleh Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Tingkat Kementerian (GTK).

Namun, kata Fadli Zon, tetapi juga melibatkan berbagai lapisan, mulai dari pemerintah kabupaten dan kota, pemerintah provinsi, hingga Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP).

"Jadi memenuhi syarat dari bawah, dari beberapa layer itu sudah memenuhi syarat, enggak ada masalah, dan itu datangnya dari masyarakat juga," jelasnya.  

Ia menjelaskan bahwa salah satu alasan kuat dalam pengusulan gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto adalah perannya dalam Serangan Umum 1 Maret 1949. 

Fadli menyebut peristiwa itu sebagai salah satu tonggak penting dalam sejarah perjuangan Republik Indonesia.

"Karena Belanda pada waktu itu mengatakan Republik Indonesia sudah cease to exist, sudah tidak ada lagi. Jadi di perundingan-perundingan di New York ketika itu Indonesia sudah tidak ada. Pemimpinnya sudah ditangkap, wilayah sudah dikuasai, rakyatnya sudah tunduk, tiba-tiba ada serangan ini," katanya.  

"Salah satunya serangan besar, Serangan Umum 1 Maret 1949. Itu salah satu yang saya baca dari usulan-usulan itu. Itu kan menandakan Pak Harto sebagai Komandan pertempuran Serangan Umum 1 Maret, punya jasa di dalam perang mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia," tambahnya.

Belum lagi operasi pembebasan Irian Barat dan lain-lain. Jadi ada rinciannya. Rinciannya kalau mau lebih panjang nanti saya berikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain perannya dalam pertempuran tersebut, Fadli juga menyinggung jasa Soeharto dalam operasi pembebasan Irian Barat dan berbagai operasi militer lainnya yang dinilai berkontribusi besar terhadap upaya mempertahankan kemerdekaan Indonesia. 

"Jadi ada rinciannya, rinciannya kalau mau lebih panjang nanti saya berikan," jelasnya. (raa)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Profil Juwensley Onstein: Pemain Keturunan Indonesia Berdarah Medan yang Selangkah Lagi Gabung Main Bersama Lamine Yamal di Barcelona

Profil Juwensley Onstein: Pemain Keturunan Indonesia Berdarah Medan yang Selangkah Lagi Gabung Main Bersama Lamine Yamal di Barcelona

Bek muda berdarah Indonesia, Juwensley Onstein, dikabarkan kian dekat bergabung dengan Barcelona. Pemain 18 tahun itu berpeluang satu tim dengan Lamine Yamal.
Tak Cuma Melon, Viva Bidik Hilirisasi Nasional hingga Ekspor di 154 Kawasan Transmigrasi

Tak Cuma Melon, Viva Bidik Hilirisasi Nasional hingga Ekspor di 154 Kawasan Transmigrasi

Kementerian Transmigrasi menegaskan pengembangan kawasan transmigrasi ke depan tidak lagi bertumpu pada produksi komoditas mentah semata,
Soroti Masalah Perbatasan Indonesia-Malaysia, ISWAMI Dorong Pemberitaan yang Akurat Demi Hubungan Kedua Negara

Soroti Masalah Perbatasan Indonesia-Malaysia, ISWAMI Dorong Pemberitaan yang Akurat Demi Hubungan Kedua Negara

Presiden ISWAMI Malaysia, Datuk Ahmad Zaini Kamaruzzaman, berharap agar media di Malaysia dan Indonesia menyajikan informasi akurat mengenai isu perbatasan demi menjaga hubungan harmonis kedua negara.
Manchester United Terancam Pincang ke Emirates! Daftar Pemain Absen vs Arsenal, Michael Carrick Diuji Setelah Debut Manis Hajar City 2-0?

Manchester United Terancam Pincang ke Emirates! Daftar Pemain Absen vs Arsenal, Michael Carrick Diuji Setelah Debut Manis Hajar City 2-0?

Manchester United bersiap menghadapi ujian berat saat bertandang ke markas Arsenal pada lanjutan Liga Inggris 2025/2026, Minggu (25/1/2026). Sejumlah bintang MU
Insiden Maut di Tambang Pongkor, Butuh Edukasi dan Penegakan Hukum

Insiden Maut di Tambang Pongkor, Butuh Edukasi dan Penegakan Hukum

Insiden fatalitas yang melibatkan warga sipil di area tambang Pongkor, Kabupaten Bogor, menjadi pengingat nyata akan risiko maut dari aktivitas PETI.  
Panen Melon Mesuji Jadi Etalase Nasional, Wamentrans Dorong Produk Transmigrasi Tembus Pasar Global

Panen Melon Mesuji Jadi Etalase Nasional, Wamentrans Dorong Produk Transmigrasi Tembus Pasar Global

Kabupaten Mesuji, Lampung, ditegaskan sebagai salah satu wajah keberhasilan program transmigrasi nasional. Wamentrans, Viva Yoga Mauladi, menyebut kawasan itu

Trending

Sudah di Indonesia, 3 Pemain Keturunan Eropa Bisa OTW Dinaturalisasi dan Dipanggil John Herdman ke Timnas untuk Piala AFF

Sudah di Indonesia, 3 Pemain Keturunan Eropa Bisa OTW Dinaturalisasi dan Dipanggil John Herdman ke Timnas untuk Piala AFF

John Herdman mulai menyusun kerangka Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026. Tiga pemain keturunan di Liga 1 disebut bisa menjadi opsi naturalisasi buat Garuda.
Top 3 Bola 23 Januari 2026: Gaji Jesse Lingard di Persib Bandung, Thom Haye Gigit Jari, hingga Al Nassr Bangkit

Top 3 Bola 23 Januari 2026: Gaji Jesse Lingard di Persib Bandung, Thom Haye Gigit Jari, hingga Al Nassr Bangkit

Rangkuman Top 3 Bola hari ini: rumor Jesse Lingard ke Persib, peluang jadi pemain termahal Liga 1, dan kebangkitan Al Nassr.
Cole Palmer Dirumorkan Merapat ke Manchester United, Siap Gantikan Bruno Fernandes?

Cole Palmer Dirumorkan Merapat ke Manchester United, Siap Gantikan Bruno Fernandes?

Manchester United, Michael Carrick, MU, Bursa Transfer, Cole Palmer, Manchester City, Setan Merah, Chelsea, Bruno Fernandes. Dalam laporan Berita transfer MU
Jadwal Proliga 2026, Jumat 23 Januari: Megawati Hangestri Main Lagi, Lakoni Laga Ulangan Grand Final Musim Lalu

Jadwal Proliga 2026, Jumat 23 Januari: Megawati Hangestri Main Lagi, Lakoni Laga Ulangan Grand Final Musim Lalu

Jadwal Proliga 2026 pada Jumat 23 Januari yang merupakan hari kedua seri ketiga putaran pertama akan menyuguhkan dua pertandingan menarik dari sektor putri.
Resmi! AFC Jatuhkan Sanksi Berat Kepada Persib Bandung Jelang ACL 2 Hadapi Ratchaburi, Flare Bobotoh di GBLA Lawan Bangkok Berakibat Fatal

Resmi! AFC Jatuhkan Sanksi Berat Kepada Persib Bandung Jelang ACL 2 Hadapi Ratchaburi, Flare Bobotoh di GBLA Lawan Bangkok Berakibat Fatal

AFC menjatuhkan sanksi berat kepada Persib Bandung usai laga penentuan ACL 2 kontra Bangkok United. Bobotoh menyalakan flare, denda tembus Rp500 juta.
Pemain MU Berdarah Belanda Ini Blak-blakan Ingin Dinaturalisasi dan Bela Timnas Indonesia, John Herdman Panggil untuk FIFA Series 2026?

Pemain MU Berdarah Belanda Ini Blak-blakan Ingin Dinaturalisasi dan Bela Timnas Indonesia, John Herdman Panggil untuk FIFA Series 2026?

Pemain keturunan Belanda yang kini membela MU membuka peluang dinaturalisasi. John Herdman berpeluang memanggilnya ke FIFA Series 2026.
Dua Bintang Liverpool Masuk Daftar, Inilah Pemain yang Diminta Jurgen Klopp Jika Latih Real Madrid

Dua Bintang Liverpool Masuk Daftar, Inilah Pemain yang Diminta Jurgen Klopp Jika Latih Real Madrid

Sempat membantah, namun media Spanyol mengabarkan bahwa Jurgen Klopp telah meminta Real Madrid untuk belanjakan tiga pemain incarannya jika melatih Los Blancos.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT