News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Misteri 2 Bocah Tersesat di Tol Ancol, Diduga Dibawa Pria Tak Dikenal Bermotor Trail

Kedua bocah itu masing-masing berinisial MR (10) dan L (4). Mereka ditemukan sekitar pukul 21.05 WIB oleh tim patroli Patroli Jalan Raya (PJR) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya yang tengah berkeliling di jalur tersebut.
Senin, 10 November 2025 - 11:20 WIB
Dua anak kecil ditemukan petugas Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Metro Jaya di ruas Tol Ir. Wiyoto Wiyono.
Sumber :
  • ist

Jakarta, tvOnenews.com – Dua anak kecil ditemukan petugas Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Metro Jaya di ruas Tol Ir. Wiyoto Wiyono KM 15.400 A, Papanggo arah Ancol, Jakarta Utara, pada Minggu malam, 9 November 2025.

Kedua bocah itu masing-masing berinisial MR (10) dan L (4). Mereka ditemukan sekitar pukul 21.05 WIB oleh tim patroli Patroli Jalan Raya (PJR) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya yang tengah berkeliling di jalur tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kedua anak kecil ditemukan oleh tim patroli K.925 saat melintas di atas layang Papanggo arah barat,” kata Kepala Satuan PJR Polda Metro Jaya, Komisaris Polisi Dhanar Dhono, Senin, 10 November 2025.

Berdasarkan laporan petugas, sebelum ditemukan, kedua anak itu sempat diajak pergi oleh seorang pria tak dikenal yang mengendarai sepeda motor jenis trail. Setelah dibawa kabur, keduanya diturunkan di sekitar off Papanggo, keduanya diduga kebingungan hingga masuk ke area jalan tol.

“Diduga kedua anak kecil bingung setelah diboncengi orang tidak dikenal yang mengendarai motor trail, lalu mereka masuk ke dalam pagar melewati off Papanggo,” katanya.

Beruntung, petugas PJR yang melintas segera mengevakuasi keduanya dan membawa ke Pos RW 08 Kelurahan Papanggo, dibantu oleh warga. Setelah dilakukan pemeriksaan dan koordinasi dengan pihak RW, kedua anak tersebut akhirnya diserahkan kembali kepada orang tua masing-masing.

Kini, polisi masih menelusuri keberadaan pria misterius yang sempat membonceng kedua anak tersebut. Karena bukan tak mungkin ada dugaan mau menculik keduanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Petugas langsung membantu kedua anak untuk bertemu dengan pihak keluarga dan memastikan mereka dalam keadaan aman,” kata Dhanar. (nba)

Foe Peace Simbolon/VIVA

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tiket Arus Balik H+1 Lebaran 2026 Mulai Dijual Malam Ini, Simak Jadwalnya!

Tiket Arus Balik H+1 Lebaran 2026 Mulai Dijual Malam Ini, Simak Jadwalnya!

PT KAI mulai melakukan penjualan tiket kereta api untuk periode arus balik H+1 Lebaran 2026 pada Kamis (5/2/2026). Ini jadwal lengkap pemesanan tiket arus balik
Surya Insomnia Ungkap Pengalaman Bahayanya Buka M-Banking Pakai WiFi Publik, Ini yang Terjadi!

Surya Insomnia Ungkap Pengalaman Bahayanya Buka M-Banking Pakai WiFi Publik, Ini yang Terjadi!

Surya Insomnia bagikan pengalamannya tentang bahaya membuka M-Banking lewat WiFi publik. Ia mengingatkan risiko pencurian data hingga penyusupan akun.
esan 'Khusus' Michael Carrick Gagal: Marcus Rashford Lebih Pilih Barcelona Ketimbang Pulang ke Manchester United

esan 'Khusus' Michael Carrick Gagal: Marcus Rashford Lebih Pilih Barcelona Ketimbang Pulang ke Manchester United

Michael Carrick sangat terbuka untuk menyambut Marcus Rashford kembali ke Manchester United. Namun, Rashford telah memberi tahu Barcelona bahwa ia tidak berniat
Resmi Diperkenalkan, Ini Detail Kontrak Mauro Zijlstra Bersama Persija 

Resmi Diperkenalkan, Ini Detail Kontrak Mauro Zijlstra Bersama Persija 

Persija resmi memperkenalkan Mauro Zijlstra pada Rabu (4/2/2025). Macan Kemayoran pun memberikan detail kontrak bagi pemain yang mendapatkan paspor Indonesia pada Maret 2025 ini. 
Tak Mau Anggap Remeh, Pedro Acosta Tetap Yakin Marc Marquez Masih Jadi Unggulan di Perebutan Gelar Juara MotoGP 2026

Tak Mau Anggap Remeh, Pedro Acosta Tetap Yakin Marc Marquez Masih Jadi Unggulan di Perebutan Gelar Juara MotoGP 2026

Pedro Acosta menilai Marc Marquez tetap menjadi kandidat terkuat dalam perebutan gelar juara dunia pada ajang MotoGP 2026 mendatang.
178.897 Tiket Kereta Periode Mudik Lebaran 2026 dari Jakarta Sudah Habis Terjual

178.897 Tiket Kereta Periode Mudik Lebaran 2026 dari Jakarta Sudah Habis Terjual

Sebanyak 178.897 tiket kereta api jarak jauh tercatat telah terjual selama periode menjelang Idul Fitri atau mudik Lebaran 2026 keberangkatan dari Jakarta.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Puluhan pedagang Pasar Sambas berunjuk rasa menolak penggusuran lahan di Pasar Sambas, Kota Medan, yang akan dieksekusi juru sita Pengadilan Negeri (PN) Medan,
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT