GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Roy Suryo Tiba-Tiba Singgung Prabowo Saat Diperiksa Kasus Ijazah Jokowi, Ada Apa Sebenarnya?

​​​​​​​Roy Suryo angkat bicara soal kasus ijazah palsu Jokowi. Ia sebut ada delapan tersangka dan menuding ada pihak di sekitar Prabowo yang bermain.
Kamis, 13 November 2025 - 16:32 WIB
Roy Suryo, Rismon dan Tifauzia Akan Diperiksa Sebagai Tersangka Kasus Ijazah Palsu Jokowi Pekan Depan
Sumber :
  • Julio Trisaputra/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com — Kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, kembali menjadi sorotan publik setelah polisi resmi menetapkan delapan orang sebagai tersangka. Di antara mereka, terdapat nama mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo, yang kini buka suara dan menyinggung sosok Presiden Prabowo Subianto.

Pada Kamis (13/11/2025), Roy Suryo bersama dua tersangka lain — Rismon Sianipar dan Tifauziah Tyassuma — memenuhi panggilan penyidik di Polda Metro Jaya. Ia mengaku siap menjalani pemeriksaan demi, katanya, menegakkan kebenaran terkait tuduhan penggunaan ijazah palsu oleh Jokowi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini juga untuk menegakkan kebenaran,” ujar Roy Suryo sebelum memasuki ruang pemeriksaan.

Roy Suryo Sentil Pemerintahan Prabowo

Dalam keterangannya kepada awak media, Roy menyampaikan pesan yang langsung menarik perhatian publik. Ia meminta Presiden Prabowo Subianto untuk tidak membiarkan adanya upaya kriminalisasi terhadap dirinya dan tujuh tersangka lain.

“Pak Prabowo kan suka angka delapan. Masak di rezim Pak Prabowo tambah delapan lagi yang akan dipidanakan? Itu kan luar biasa,” ucapnya dengan nada satir.

Pernyataan tersebut menimbulkan beragam reaksi, terutama karena Roy mengaitkan jumlah tersangka dengan simbol angka delapan yang selama ini dikenal dekat dengan Prabowo. Namun, yang lebih mengejutkan adalah pernyataannya soal dugaan adanya pihak lain di lingkar kekuasaan yang disebutnya berperan di balik proses hukum ini.

“Ini Bukan Kesalahan Pak Prabowo”

Roy Suryo menegaskan bahwa dirinya tidak percaya Prabowo Subianto berada di balik proses hukum ini. Ia justru menuding ada pihak tertentu di sekitar presiden yang berupaya memperkeruh situasi dan merusak citra kepala negara.

“Saya tahu, ini mungkin bukan kesalahan Pak Prabowo, tapi kesalahan dari orang-orang di sekeliling beliau yang ingin membusukkan presiden,” kata Roy.

Ia menilai, langkah hukum yang menjerat para tersangka bukan semata-mata soal hukum, melainkan ada “aroma politik” yang terasa kuat. “Kami hanya mencari kebenaran, bukan menyebarkan kebohongan. Kalau mencari kebenaran malah dipidana, itu aneh,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Delapan Tersangka Terbagi Dua Klaster

Polisi sebelumnya telah menetapkan delapan tersangka dalam kasus tuduhan ijazah palsu Jokowi. Mereka terbagi dalam dua klaster.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kepala Staf Kepresidenan Pastikan 742 Pasukan Perdamaian TNI Siap Berangkat ke Lebanon

Kepala Staf Kepresidenan Pastikan 742 Pasukan Perdamaian TNI Siap Berangkat ke Lebanon

Sebanyak 742 prajurit TNI telah dinyatakan siap untuk mengemban tugas internasional dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon. 
Puluhan Ribu Volimania 'Geruduk' Hyundai Hillstate Setelah Rekrut Megawati Hangestri: Fans Red Sparks Pindah ke Hyundai!

Puluhan Ribu Volimania 'Geruduk' Hyundai Hillstate Setelah Rekrut Megawati Hangestri: Fans Red Sparks Pindah ke Hyundai!

Megawati Hangestri resmi bergabung dengan Hyundai Hillstate. Instagram klub asal Suwon itu langsung dibanjiri puluhan ribu komentar volimania Indonesia yang 
Pansus DPRD DKI Segel Parkir Ilegal di Blok M Square demi Amankan Pendapatan Daerah

Pansus DPRD DKI Segel Parkir Ilegal di Blok M Square demi Amankan Pendapatan Daerah

Upaya pengamanan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta perlindungan terhadap hak-hak warga terus diperkuat oleh Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI Jakarta. 
Wijaya Karya Rombak Jajaran Komisaris, Arthur Hedar Kembali Menjabat

Wijaya Karya Rombak Jajaran Komisaris, Arthur Hedar Kembali Menjabat

Disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025.
Teknologi Arthroscopy dan TKR: Harapan Baru bagi Penderita Cedera Muskuloskeletal

Teknologi Arthroscopy dan TKR: Harapan Baru bagi Penderita Cedera Muskuloskeletal

Pemulihan fungsi gerak dan penghilangan nyeri kronis kini menjadi fokus utama dalam penanganan gangguan muskuloskeletal. 
Pentingnya Perlindungan Jaminan Sosial Pekerja Formal dan Informal, Apa Tantangan Terbesarnya?

Pentingnya Perlindungan Jaminan Sosial Pekerja Formal dan Informal, Apa Tantangan Terbesarnya?

Tidak hanya soal upah, pekerja modern juga mulai menuntut kepastian perlindungan kesehatan, jaminan kecelakaan kerja, hingga keamanan ekonomi saat menghadapi risiko

Trending

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral