Mencari Cucunya yang Hilang Hampir 9 Bulan, Kakek Alvaro Sempat Ditipu Orang
- Tim tvOne
Jakarta, tvOnenews.com - Sudah hampir sembilan bulan sejak Alvaro Kiano Nugroho bocah berusia 6 tahun di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, hilang pada 6 Maret 2025.
Namun keluarganya masih belum mendapatkan satu petunjuk pun yang benar-benar mengarah pada keberadaan bocah tersebut.
Sang kakek, Tugimin, terus berkeliling mencari, meski hasilnya belum membuahkan harapan.
“Kalau dihitung dari tanggal 6 Maret sampai sekarang itu sudah 9 bulanan. Untuk saat ini belum ada perkembangan yang menunjukkan di mana Alvaro berada,” kata Tugimin, Sabtu (15/11).
Ia bercerita sudah mendatangi berbagai tempat, termasuk masjid di sekitar lokasi terakhir Alvaro terlihat.
Namun, pencarian terhambat karena CCTV masjid rusak pada hari kejadian.
“Saya sudah nyari ke sana ke mari, ke masjid juga pun sudah dicari, kami tanya-tanya sama orang di masjid ‘lihat Alvaro enggak?’ enggak ada yang tahu sama sekali. Karena masjid juga pada waktu itu CCTV-nya lagi rusak,” ucapnya.
Dalam perjalanan mencari cucunya itu, Tugimin bahkan sempat ditipu seseorang yang mengaku mengetahui keberadaan Alvaro.
Begitu dipancing lebih jauh, orang itu akhirnya mengakui hanya berniat memanfaatkan keadaan.
"Akhirnya ngaku, ‘mohon maaf, pak. Saya kepepet butuh uang untuk orangtua saya lagi sakit di rumah sakit’… ternyata memang mau menipu,” tutur Tugimin.
Meski sempat menjadi sasaran penipuan, Tugimin tetap berharap cucunya segera ditemukan.
“Harapan saya dan keluarga, semoga cucu saya di manapun berada dalam keadaan sehat, dan ada orang berbaik hati yang mengantarkan pulang,” katanya.
Polisi Telah Periksa Saksi dan Telusuri Berbagai Lokasi
Kapolsek Pesanggrahan, AKP Seala Syah Alam, menjelaskan bahwa penyidik sudah memeriksa tujuh saksi dan mengecek sejumlah CCTV di sekitar lokasi hilangnya Alvaro.
Namun rekaman penting dari hari kejadian tidak bisa diselamatkan karena sistem CCTV otomatis menghapus rekaman setelah 24 jam.
“Pada saat Pak Tugimin membuat laporan pada pukul 8 malam, rekaman CCTV itu sudah hilang," karena sifatnya satu hari di DVR itu,” ujar Seala.
Setiap informasi yang masuk selalu ditindaklanjuti. Polisi bahkan melakukan pencarian hingga luar Jakarta, termasuk ke Pandeglang, Banten, serta Pelabuhan Ratu, Sukabumi.
Load more