News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jelang Muktamar ke-35 NU dan Harapan Baru Para Nahdliyin

Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) rencananya akan diselenggarakan di Surabaya, Jawa Timur, bertepatan dengan usia satu abad berdirinya ormas Islam terbesar itu. 
Senin, 17 November 2025 - 06:30 WIB
Warga Nahdliyin berjalan menerobos genangan banjir rob
Sumber :
  • ANTARA

Politis vs Kultural

Jika kepemimpinan politis menjadi pertimbangan utama, maka Gus Nusron Wahid tampil sebagai kandidat paling menonjol. Berbeda dari Nasaruddin yang berbasis pada jejaring struktural pemerintahan, Nusron memiliki basis kultural yang mengakar kuat di kalangan GP Ansor dan jaringan NU di berbagai wilayah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengalamannya mengelola GP Ansor menjadi bukti kemampuannya menata organisasi sekaligus mengonsolidasikan kader muda dalam jumlah besar.

Ia juga menonjol dalam arena politik nasional sebagai salah satu kader Golkar yang cukup diperhitungkan, sehingga memiliki pengalaman panjang dalam negosiasi politik.

Dalam sejarah NU, kemampuan melakukan konsolidasi kultural jelang Muktamar adalah salah satu faktor penentu. Kekuatan Nusron dalam menggerakkan dinamika semacam itu telah berulang kali dibuktikan.

Menariknya, sama seperti Nasaruddin, Nusron juga memiliki akses struktural, terutama melalui jejaring Kanwil BPN yang kini mulai terlihat aktif dalam berbagai kegiatan PWNU dan PCNU. Ini memperkuat kesan bahwa Nusron menggabungkan kekuatan politik, jejaring kultural, dan sebagian jejaring struktural sekaligus.

Sebagian kalangan memaknai ini sebagai perpaduan modern antara aktivisme NU tradisional dengan kemampuan navigasi politik tingkat tinggi.

Namun pertanyaannya, apakah perpaduan tersebut cukup untuk membawa NU memasuki fase baru, atau justru akan menimbulkan tarik menarik yang lebih besar antara wilayah politik dan kultural yang selama ini dijaga agar tetap proporsional?

Di sisi lain, ada suara yang menghendaki NU kembali dipimpin oleh figur yang sepenuhnya kultural dan lebih kuat dalam penguasaan nilai-nilai tradisi keilmuan Islam.

Dalam konteks ini, Kiai Zulfa Mustofa menjadi nama yang menonjol. Secara intelektual, ia setara dengan Nasaruddin Umar, tapi memiliki spesialisasi mendalam dalam khazanah turots.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah arus globalisasi, kapitalisasi identitas, serta fenomena konservatisme baru yang melanda dunia Islam, sosok yang mampu menjaga kesinambungan tradisi menjadi sangat penting. Kekuatan ini tidak dimiliki kandidat lain.

Sebagian ulama turots memandang Zulfa sebagai figur paling ideal untuk memastikan NU tetap berada pada jalur ahlussunnah wal jamaah yang moderat, welas asih, dan berpengetahuan mendalam.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Info BMKG: Jakarta Berpotensi Hujan Ringan Sepanjang Hari Ini 3 April 2026

Info BMKG: Jakarta Berpotensi Hujan Ringan Sepanjang Hari Ini 3 April 2026

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Jumat (3/4). 
Aprilia Dominasi Tiga Seri Awal MotoGP 2026, Massimo Rivola Ceritakan Momen Jatuh Bangun Timnya di Tes Pramusim

Aprilia Dominasi Tiga Seri Awal MotoGP 2026, Massimo Rivola Ceritakan Momen Jatuh Bangun Timnya di Tes Pramusim

Massimo Rivola sebut timnya berjuang keras hingga harus kejar-kejaran waktu untuk menemukan set up yang tepat di tes pramusim MotoGP 2026.
Bawa-bawa Ranking FIFA, Media Thailand Soroti Nasib 4 Pemain Timnas Indonesia yang 'Bermasalah' di Liga Belanda

Bawa-bawa Ranking FIFA, Media Thailand Soroti Nasib 4 Pemain Timnas Indonesia yang 'Bermasalah' di Liga Belanda

Media Thailand ikut menyoroti kabar mengejutkan yang datang dari Liga Belanda terkait sejumlah pemain Timnas Indonesia. Sebut tak akan pengaruhi ranking FIFA.
Tolak Klub Belanda Demi Persipura, Wonderkid Timnas Indonesia Ini Justru Nikmati Hidup Jadi PNS

Tolak Klub Belanda Demi Persipura, Wonderkid Timnas Indonesia Ini Justru Nikmati Hidup Jadi PNS

Bagi para pencinta sepak bola tanah air, khususnya Timnas Indonesia dan Persipura Jayapura, pemain yang akrab disapa Bochi ini sudah menjadi legenda sejak lama.
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Wamenko Otto Hasibuan Pastikan Proses Hukum Kasus Air Keras Andrie Yunus Berjalan Transparan

Wamenko Otto Hasibuan Pastikan Proses Hukum Kasus Air Keras Andrie Yunus Berjalan Transparan

Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Otto Hasibuan, mengimbau masyarakat untuk memberikan kepercayaan penuh kepada pemerintah terkait transparansi penanganan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.

Trending

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Kegagalan Timnas Indonesia jadi juara di FIFA Series 2026 justru memicu sorotan luas dari berbagai media luar negeri. Berikut rangkuman 3 artikel terpopulernya.
Tolak Klub Belanda Demi Persipura, Wonderkid Timnas Indonesia Ini Justru Nikmati Hidup Jadi PNS

Tolak Klub Belanda Demi Persipura, Wonderkid Timnas Indonesia Ini Justru Nikmati Hidup Jadi PNS

Bagi para pencinta sepak bola tanah air, khususnya Timnas Indonesia dan Persipura Jayapura, pemain yang akrab disapa Bochi ini sudah menjadi legenda sejak lama.
Terungkap, Alasan Terbesar Dedi Mulyadi Gencar Sidak Sekolah di Jawa Barat Sampai Marah-Marah

Terungkap, Alasan Terbesar Dedi Mulyadi Gencar Sidak Sekolah di Jawa Barat Sampai Marah-Marah

Terungkap alasan Dedi Mulyadi gencar sidak sekolah di Jawa Barat. Soroti fasilitas, kebersihan, hingga pendidikan demi masa depan generasi bangsa yang baik.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Dedi Mulyadi Suruh Siswa Jalan Kaki dan ASN WFH Sebelum Instruksi dari Pusat, Hasilnya Bikin Geleng-geleng

Dedi Mulyadi Suruh Siswa Jalan Kaki dan ASN WFH Sebelum Instruksi dari Pusat, Hasilnya Bikin Geleng-geleng

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) membeberkan keuntungan besar di balik kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur di lingkungan Pemprov Jabar. 
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Selengkapnya

Viral