Pramono Anung Sebut Proses Belajar Mengajar di SMAN 72 Jakarta Kembali Normal, Beberapa Pelajar Masih Belajar Daring Akibat Trauma
- Aldi Herlanda/tvOnenews.com
Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo mengungkapkan bahwa proses belajar mengajar di SMAN 72 Jakarta kembali normal, usai terjadinya ledakan pada Jumat (7/11/2025).
“Jadi kemarin kami juga sudah berkomunikasi dengan Dinas Pendidikan. Sekarang ini alhamdulillah di SMA 72, proses belajar-mengajarnya memang sudah berjalan normal,” kata Pramono, kepada wartawan, Selasa (18/11/2025).
Namun Pramono mengatakan, beberapa pelajar masih melakukan pembelajaran secara daring atau online akibat masih trauma pasca ledakan tersebut.
“Tapi memang belum sepenuhnya semuanya kemudian hadir secara fisik. Masih ada beberapa yang kemudian mungkin karena kemarin sempat trauma, luka, dan sebagainya yang melakukan secara daring. Tetapi secara keseluruhan sudah berjalan dengan baik,” tutur Pramono.
Untuk diketahui, SMA Negeri 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, telah kembali melakukan pembelajaran tatap muka pada Senin (16/11/2024), pasca terjadinya ledakan pada bebedapa waktu lalu.
Pada berlangsungnya proses belajar mengajar ini,penjagaan di gerbang depan dilakukan ketat oleh personel TNI.
Setiap orang yang masuk diperiksa barang bawaannya untuk memastikan keamanan.
Menurut laporan Tim tvOnenews di lapangan, pembelajaran tatap muka belum berlangsung penuh. Dari sekitar 700 siswa, sekitar 400 memilih hadir langsung ke sekolah, sedangkan lebih dari 300 siswa mengikuti pembelajaran secara daring dari rumah.
Sebagian besar siswa yang masih memilih belajar online mengaku belum siap kembali ke sekolah karena masih trauma pascaledakan 7 November lalu. Sistem pembelajaran hybrid ini merupakan kesepakatan antara sekolah, orang tua, dan siswa. (ars/iwh)
Load more