News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rakornas INKOP TKBM, Hamdan Zoelva Ingatkan Bahaya Pemecahan Koperasi Pelabuhan

Induk Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (INKOP TKBM) Pelabuhan menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) ke-V di Hotel Borobudur Jakarta.
Rabu, 19 November 2025 - 11:38 WIB
Rakornas INKOP TKBM, Hamdan Zoelva Ingatkan Bahaya Pemecahan Koperasi Pelabuhan
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com — Induk Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (INKOP TKBM) Pelabuhan menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) ke-V di Hotel Borobudur Jakarta. 

Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Perhubungan, BPJS Ketenagakerjaan, Hamdan Zoelva, Ketua umum dekopin Diputi KPPU Ketua aliansi nasional serikat pekerja tkbm ,serta sejumlah tokoh koperasi dan pemangku kepentingan lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rakornas tahun ini mengusung tema “Menegakkan Kepastian Hukum dan Keadilan Sosial dalam Tata Kelola Koperasi TKBM Pelabuhan” yang menjadi fokus pembahasan utama mengingat munculnya dinamika kebijakan di sejumlah pelabuhan.

Ketua Umum INKOP TKBM Pelabuhan, Muhammad Nasir, menyampaikan bahwa tema tersebut merupakan respons atas lahirnya beberapa kebijakan pembina pelabuhan yang dinilai tidak selaras dengan prinsip pembinaan koperasi.

“Ada kebijakan dari pembina di beberapa pelabuhan yang tidak semestinya dan berdampak langsung pada kenyamanan serta ketenangan pekerja. Karena itu kami tetap mengedepankan langkah persuasif, membangun komunikasi, dan menjaga kepercayaan dengan seluruh pemangku kepentingan, terutama Kementerian Perhubungan,” ujar Nasir.

Nasir berharap hasil Rakornas menjadi rekomendasi yang diperhatikan pemerintah.

“Kami bersyukur suara kami masih didengar. Harapan kami, aspirasi dan rekomendasi Rakornas ini dapat ditindaklanjuti oleh kementerian terkait,” tambahnya.

Hamdan Zoelva: Koperasi TKBM Tidak Boleh Dipecah

Ahli hukum tata negara, Hamdan Zoelva, yang turut hadir sebagai narasumber, menyampaikan pandangan terkait pentingnya menjaga kesatuan kelembagaan TKBM di seluruh Indonesia.

“TKBM Pelabuhan merupakan lembaga usaha yang menghimpun pekerja dan buruh pelabuhan. Koperasi hanya akan kuat apabila tetap satu. Jika di setiap pelabuhan muncul koperasi-koperasi kecil yang saling bersaing, posisi pekerja akan semakin lemah dan pembinaannya menjadi sulit,” tegasnya.

Hamdan mengingatkan bahwa pemecahan kelembagaan koperasi berpotensi merugikan anggota.

“Ketika koperasi dipecah-pecah, manfaatnya bagi anggota menjadi kecil. Perlindungan sulit diwujudkan dan kesejahteraan tidak optimal. Karena itu saya mengimbau para pekerja agar tidak mau dipecah-pecah,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menekankan bahwa negara memiliki tanggung jawab konstitusional dalam melindungi koperasi.

“Kementerian Koperasi adalah leading sector yang harus dihormati oleh seluruh instansi. Bila masing-masing instansi membuat kebijakan yang berbeda, koperasi akan rusak. Pemerintah wajib melindungi dan memperkuat koperasi, bukan melemahkannya,” jelas Hamdan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Antisipasi Lonjakan Penumpang saat Libur Panjang Paskah, KAI Daop 8 Opersionalkan 8 Kereta Tambahan

Antisipasi Lonjakan Penumpang saat Libur Panjang Paskah, KAI Daop 8 Opersionalkan 8 Kereta Tambahan

Menyambut libur panjang Paskah 2026, PT Kereta Api Indonesia Daop 8 Surabaya mengoperasikan delapan perjalanan kereta api tambahan.
Media Vietnam Kaget Bukan Main Lihat Pemain Timnas Indonesia di Belanda Berbondong-bondong Diskors

Media Vietnam Kaget Bukan Main Lihat Pemain Timnas Indonesia di Belanda Berbondong-bondong Diskors

Media Vietnam kaget melihat kabar pemain Timnas Indonesia di Belanda dikabarkan diskors gara-gara masalah administrasi kewarganegaraan. Apa kata media Vietnam?
Kapuspen Kejagung Anang Supriatna Didesak Minta Maaf Buntut Kasus Amsal Sitepu

Kapuspen Kejagung Anang Supriatna Didesak Minta Maaf Buntut Kasus Amsal Sitepu

Anggota Komisi III DPR RI Hinca Panjaitan dengan tegas meminta Kapuspenkum Kejaksaan Agung Anang Supriatna meminta maaf soal kasus Amsal Sitepu. Begini katanya.
Imigrasi Belanda Investigasi 25 Pemain Naturalisasi Termasuk Pilar Timnas Indonesia, Nasib Justin Hubner dan Nathan Tjoe-A-On Terancam

Imigrasi Belanda Investigasi 25 Pemain Naturalisasi Termasuk Pilar Timnas Indonesia, Nasib Justin Hubner dan Nathan Tjoe-A-On Terancam

Dinas Imigrasi dan Naturalisasi Belanda (IND) tengah jadi sorotan setelah buka investigasi terhadap puluhan pesepak bola keturunan termasuk di Timnas Indonesia.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Indonesia Desak DK PBB Bertindak Tegas terkait Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon, Ancaman Serius pada Perdamaian

Indonesia Desak DK PBB Bertindak Tegas terkait Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon, Ancaman Serius pada Perdamaian

Indonesia menegaskan bahwa serangan terhadap pasukan perdamaian RI di Lebanon bukan insiden biasa, melainkan pelanggaran berat terhadap hukum internasional serta ancaman nyata bagi perdamaian.

Trending

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Masalah paspor WNI pemain Timnas Indonesia tersebut tak hanya jadi buah bibir di maupun Indonesia. Salah satu media Malaysia juga ikut menyoroti hal tersebut.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Timnas Indonesia Terpopuler: Vietnam Ketakutan, Jadwal Skuad Garuda Terdekat, hingga Misteri Dony Tri Pamungkas

Timnas Indonesia Terpopuler: Vietnam Ketakutan, Jadwal Skuad Garuda Terdekat, hingga Misteri Dony Tri Pamungkas

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: media Vietnam takut satu grup di Piala Asia 2027, jadwal lengkap Garuda usai FIFA Series, hingga sorotan Bung Harpa soal Dony Tri Pamungkas.
Belum Apa-apa, Media Vietnam Sudah Bayangkan 'Grup Neraka' Bareng Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Belum Apa-apa, Media Vietnam Sudah Bayangkan 'Grup Neraka' Bareng Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Media Vietnam khawatir hadapi “grup neraka” di Piala Asia 2027 bersama Jepang, Qatar, dan Timnas Indonesia yang dinilai makin kuat.
Selengkapnya

Viral