Drama Kasus Ijazah Palsu, Roy Suryo Cs Ajukan 4 Ahli dan 11 Saksi Meringankan ke Polda Metro
- Julio Trisaputra/tvOnenews.com
Khozinudin menambahkan bahwa pemanggilan ahli harus melalui tim kuasa hukum karena sebagian dari mereka merupakan ASN yang memerlukan izin institusi.
“Kami sudah meminta agar pemanggilannya melalui kami dengan waktu yang cukup agar nanti kami juga bisa menghubungi ahli-ahli kami, karena ahli ini adalah bersatuan ASN begitu,” tutur dia.
Selain para ahli, tim kuasa hukum juga menyerahkan 11 saksi meringankan pada tahap penyidikan.
“Selanjutnya kami juga menyampaikan 11 saksi, saksi-saksi yang meringankan di tahap penyidikan, terlepas kami juga nanti akan menghadirkan lagi di tingkat persidangan,” ujar Khozinudin.
Ia menekankan bahwa daftar saksi antara penyidikan dan pengadilan akan berbeda karena strategi pembuktian tidak sama di kedua tahap.
“Di penyidikan dengan di persidangan kami bedakan. Di penyidikan kami setorkan ke pihak penyidik, di persidangan kami akan persiapkan tambahan nya nanti di persidangan,” jelasnya.
Lebih jauh, Khozinudin menegaskan alasan para kliennya tidak ditahan yakni karena doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia.
Oleh karenanya, ia memperingatkan kepada seluruh rakyat agar tidak mudah percaya pada pihak-pihak yang mengklaim punya peran mencegah penahanan Roy Suryo dkk.
“Yang membuat klien kami tidak ditahan adalah dukungan dan doa seluruh rakyat Indonesia. Jadi, jangan percaya kalau ada pihak-pihak yang mengaku-ngaku merasa punya peran, apalagi mengaku-ngaku punya kapasitas untuk menyelesaikan persoalan ini dengan perdamaian-perdamaian,” tegasnya.
Ia kembali menegaskan bahwa kubunya tidak akan pernah menempuh jalur damai. Sebab menurut dia, mengambil opsi damai sama saja mengkhianati perjuangan rakyat Indonesia.
“Hari ini kalau kami mengambil perdamaian, itu sama saja kami melakukan deklarasi pengkhianatan terhadap seluruh rakyat Indonesia,” ucap dia.
"Kami akan tetap istiqomah, konsisten untuk berjuang untuk membersihkan legacy bangsa Indonesia dari dugaan pernah dipimpin oleh seorang presiden berijazah palsu,” tandasnya. (rpi/iwh)
Load more