News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prediksi Menkeu Purbaya soal Ekonomi Tahun ke-3 Pemerintahan Prabowo: Mungkin Tumbuh 8 Persen

Baru-baru ini Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa lontarkan prediksinya soal ekonomi tahun ke-3 Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Bahkan ia
Sabtu, 22 November 2025 - 19:54 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa usai menjadi pembicara di Universitas Airlangga Surabaya, Senin (10/11/2025).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Baru-baru ini Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa lontarkan prediksinya soal ekonomi tahun ke-3 Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Bahkan ia mamasang target pertumbuhan ekonomi 6% tahun depan, sebagai pendorong menuju target 8%. 

Selain itu, ia menilai target tersebut sebagai tantangan yang harus dikerjakan. Tanpa adanya tantangan, menurut Purbaya lebih baik berdiam diri di rumah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dengan demikian saya harapkan tahun depan ekonomi bukan 5,4% seperti target APBN, saya ingin dorong ke 6%. Ya kalau resikonya apa saya ngomong gini? kalau nggak kecapai gua dipecat. Tapi kalau nggak ada challenge nggak menarik untuk saya, lebih baik saya duduk di rumah aja," beber Menkeu Purbaya dalam Ecoverse 2025 di The Westin, Jakarta, Kamis (20/11/2025).

Bahkan Purbaya juga menargetkan ekonomi bisa mendekati 8% di tahun ke-3 atau ke-4.

"Tahun depannya kita coba dorong lebih cepat lagi lebih cepat lagi, lebih cepat lagi. Mungkin tahun ketiga keempat udah keliatan tuh 8%, udah dekat tuh jadi kita bisa mewujudkan," jelas Purbaya.

Ia sempat menyinggung pemerintahan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang mengandalkan swasta sebagai mesin penggerak perekonomian, sementara Presiden ke-7 Joko Widodo mengandalkan belanja pemerintah sebagai mesin pertumbuhan.

Dua jurus menggenjot pertumbuhan tersebut akan dikombinasikan Purbaya.

"Zamannya SBY mesinnya mesin swasta, zamannya Pak Jokowi mesin pemerintah. Tumbuhnya 6% sama 5%. Kalau saya gabung 6% lebih nggak terlalu sulit, tambah dengan perbaikan iklim investasi, pengurangan bottleneck yang menghambat real sector dan perusahaan harusnya pertumbuhan yang lebih cepat bisa dicapai," beber Purbaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Purbaya juga berjanji melindungi pasar dalam negeri dari serbuan barang impor ilegal. 

Hal ini tak lain demi melindungi permintaan domestik yang juga menjadi andalan bagi perekonomian. 90% ekonomi Tanah Air bergantung pada domestic demand, sementara 10% ke pasar ekspor. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kebakaran di Pemukiman Padat Jelambar Baru Jakbar, Belasan Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran di Pemukiman Padat Jelambar Baru Jakbar, Belasan Mobil Damkar Dikerahkan

Sebuah rumah tinggal di Jalan Setia Jaya 7, Kelurahan Jelambar Baru, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, hangus terbakar pada Selasa (16/6) siang. 
Misteri 4 Bintang Uruguay di Piala Dunia 2026

Misteri 4 Bintang Uruguay di Piala Dunia 2026

Alasan mengapa Uruguay diizinkan menggunakan empat bintang pada seragam Piala Dunia 2026 milik mereka meskipun hanya memenangkan turnamen tersebut dua kali akhirnya terungkap.
Belum Juga Terbang ke Korea, Megawati Hangestri Sudah Dipuji Habis-habisan

Belum Juga Terbang ke Korea, Megawati Hangestri Sudah Dipuji Habis-habisan

Belum bergabung dengan Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri sudah mendapat pujian besar dari media Korea.
Ruben Onsu Akui Masih Harus Bersabar untuk Bisa Ketemu Thalia dan Thania

Ruben Onsu Akui Masih Harus Bersabar untuk Bisa Ketemu Thalia dan Thania

Ruben Onsu akui masih harus bersabar untuk bisa ketemu Thalia dan Thania, sembari menunggu jadwal pertemuan dengan Sarwendah disepakati. 
Ironis Nasib Seorang Wanita asal Antapani, Menghilang 3 Tahun, Ternyata Disekap hingga Dianiaya Kekasih

Ironis Nasib Seorang Wanita asal Antapani, Menghilang 3 Tahun, Ternyata Disekap hingga Dianiaya Kekasih

Ironis nasib seorang Wanita asal Antapani, Bandung, yang telah lama menetap di Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, dinyatakan hilang. Namun usai ditemukan,
Tunisia Ternyata Bukan yang Pertama! Ini Deretan Pelatih yang Dipecat saat Putaran Final Piala Dunia

Tunisia Ternyata Bukan yang Pertama! Ini Deretan Pelatih yang Dipecat saat Putaran Final Piala Dunia

Piala Dunia yang saat ini memasuki pekan pertama di fase grup langsung memakan korban pemecatan yakni Sabri Lamouchi yang didepak dari kursi pelatih Tunisia.

Trending

Terungkap, Penyebab Utama Elza Syarief Mengundurkan Diri sebagai Kuasa Hukumnya Sony Sonjaya: Saya Tak Nyaman

Terungkap, Penyebab Utama Elza Syarief Mengundurkan Diri sebagai Kuasa Hukumnya Sony Sonjaya: Saya Tak Nyaman

Mencuat kabar terkait Elza Syarief mengundurkan diri sebagai kuasa hukumnya eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG. Sontak
Wasit Liga Indonesia Bertingkah di Piala Dunia, Bikin Gestur White Supremacy: Untungnya Dibela FIFA

Wasit Liga Indonesia Bertingkah di Piala Dunia, Bikin Gestur White Supremacy: Untungnya Dibela FIFA

Seorang wasit yang memiliki rekam jejak pernah memimpin pertandingan di kompetisi Liga Indonesia Shaun Evans sempat menjadi sorotan tajam di Piala Dunia 2026 ..
Jersey Haiti Dianggap Bermuatan Politik, FIFA Larang Dipakai di Piala Dunia 2026

Jersey Haiti Dianggap Bermuatan Politik, FIFA Larang Dipakai di Piala Dunia 2026

Kabar mengejutkan datang dari kontestan Piala Dunia 2026. Timnas Haiti terpaksa harus mengganti desain jersey yang sedianya bakal mereka gunakan sepanjang ... -
Elkan Baggott Resmi Dipertahankan Ipswich Town untuk Musim 2026-2027, Kesempatan Pemain Timnas Indonesia Pertama di Liga Inggris Terbuka Lebar

Elkan Baggott Resmi Dipertahankan Ipswich Town untuk Musim 2026-2027, Kesempatan Pemain Timnas Indonesia Pertama di Liga Inggris Terbuka Lebar

Elkan Baggott sempat dirumorkan menjadi pemain yang hengkang dari klub setelah kepergian sang manajer tim, Kieran McKenna dari Ipswich Town. 
Debutan Kembali Bikin Geger, Giliran Tanjung Verde yang Tahan Imbang Spanyol di Piala Dunia 2026

Debutan Kembali Bikin Geger, Giliran Tanjung Verde yang Tahan Imbang Spanyol di Piala Dunia 2026

Skor akhir 0-0 membuat Tanjung Verde sukses mencuri perhatian dunia setelah menahan imbang raksasa Eropa, Spanyol pada laga Grup H, Senin (15/6/2026) waktu setempat.
Diskusi Publik UGM Ricuh Tiga Pejabat Sampai Dievakuasi Polisi, Ketum Serikat Mahasiswa: Pejabat Banyak Bohong!

Diskusi Publik UGM Ricuh Tiga Pejabat Sampai Dievakuasi Polisi, Ketum Serikat Mahasiswa: Pejabat Banyak Bohong!

Diskusi publik bertajuk "Pancasila Pemersatu Bangsa Indonesia" yang digelar di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM Yogyakarta berakhir ricuh. 
Polisi Bongkar Peredaran Ribuan Obat Keras Daftar G Ilegal, 14 Tersangka Ditangkap

Polisi Bongkar Peredaran Ribuan Obat Keras Daftar G Ilegal, 14 Tersangka Ditangkap

Tim Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat membongkar peredaran obat keras daftar G ilegal yang terjadi dalam periode Mei 2026 di wilayah hukumnya.
Selengkapnya

Viral