GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

6 Rumah di Komplek Militer Bandung Terbakar, ABK 23 Tahun Meninggal Dunia: Damkar Ungkap Pemicu Api dari Permainan Anak

Kebakaran enam rumah di Komplek Militer Bandung tewaskan ABK 23 tahun. Damkar evakuasi korban dan padamkan api 1 jam 21 menit, dipicu anak bermain api dekat kompor.
Minggu, 23 November 2025 - 15:33 WIB
Ilustrasi kebakaran.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Kebakaran besar melanda kawasan pemukiman padat di Komplek Militer Angkub Bengrad, Jalan Turangga, Kota Bandung, pada Minggu (23/11).

Insiden yang menghanguskan enam petak rumah itu menelan satu korban jiwa, seorang Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) bernama Zakaria Eka Candra, berusia 23 tahun. Korban dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Dinas Damkarmat Kota Bandung, Soni Bakhtiyar, membenarkan adanya korban jiwa tersebut. Menurutnya, Zakaria sudah dilarikan ke Rumah Sakit Sartika Asih sesaat setelah dievakuasi dari lokasi kebakaran.

“Anak dalam kondisi berkebutuhan khusus dengan usia 23 tahun meninggal dunia dan sudah dilarikan ke Rumah Sakit Sartika Asih,” kata Soni saat dikonfirmasi.

Damkarmat menerima laporan kebakaran pada pukul 10.52 WIB. Tak butuh waktu lama, tim pemadam tiba di lokasi sekitar lima menit kemudian dan langsung mendapati kobaran api yang sudah menjalar cepat ke enam petak rumah. Menurut Soni, area terbakar diperkirakan seluas 144 meter persegi.

Lebih dari 10 unit mobil pemadam dikerahkan untuk menguasai kobaran api. Petugas menghadapi tantangan besar karena lokasi kejadian berada di permukiman padat penduduk. Kondisi tersebut membuat api menjalar sangat cepat dari satu rumah ke rumah lainnya. “Petugas langsung melakukan penyekatan dari arah depan dan belakang untuk membatasi perambatan,” ujarnya.

Setibanya di lokasi, tim pemadam langsung bekerja dengan kekuatan penuh. Strategi penyekatan diterapkan agar api tidak menjalar ke bangunan di sekitarnya. Upaya pemadaman dilakukan menyeluruh dari berbagai sisi untuk mempercepat proses pendinginan dan mencegah titik api baru muncul.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga berasal dari tindakan anak salah satu pemilik rumah yang bermain api di dekat kompor. Percikan atau nyala kecil yang ditimbulkan kemudian membesar dan menyambar material mudah terbakar di sekitar lokasi. Api pun dengan cepat membesar dan merembet ke rumah tetangga. “Kebakaran berawal dari anak yang bermain api di dekat kompor,” jelas Soni.

Setelah berjibaku selama lebih dari satu jam, api akhirnya berhasil dipadamkan. Total waktu penanganan yang dicatat Damkarmat adalah sekitar 1 jam 21 menit, termasuk proses pendinginan dan pemeriksaan area terdampak. Meski berhasil ditangani, insiden ini meninggalkan dampak mendalam bagi keluarga korban dan warga sekitar yang kehilangan tempat tinggal.

Kondisi perumahan yang terbakar, kepadatan bangunan, serta banyaknya material mudah terbakar menjadi faktor yang mempercepat penyebaran api. Warga pun hanya dapat menyelamatkan sebagian barang karena kobaran api terlalu cepat merembet dan menutup akses rumah.

Soni mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap aktivitas anak-anak di area berisiko seperti dapur. Ia menegaskan pentingnya pengawasan penuh agar kejadian serupa tidak terulang. “Kami mengingatkan warga untuk selalu waspada dan tidak membiarkan anak bermain api atau berada di dekat sumber panas tanpa pengawasan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga siang hari, petugas masih melakukan pendataan dan memastikan tidak ada titik api yang tersisa. Aparat setempat bersama warga membantu proses pembersihan dan pendataan kerugian akibat kejadian tersebut. Pemerintah Kota Bandung juga diharapkan segera memberikan bantuan darurat bagi warga terdampak.

Kebakaran ini menjadi pengingat penting bahwa kelalaian kecil dapat memicu insiden besar, terutama di kawasan pemukiman padat. Warga diimbau terus memperhatikan keamanan rumah, termasuk memastikan area dapur aman dan memperketat pengawasan terhadap aktivitas yang melibatkan api. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Teknologi Bikin Layanan Dokter Gigi Lebih Transparan, Dari Reservasi hingga Cek Estimasi Biaya Perawatan

Teknologi Bikin Layanan Dokter Gigi Lebih Transparan, Dari Reservasi hingga Cek Estimasi Biaya Perawatan

Rasa takut ke dokter gigi, antrean panjang, hingga kekhawatiran soal biaya menjadi alasan klasik yang membuat banyak orang menunda perawatan. Fenomena ini sebenarnya bukan
Pasien Lapor ke Polda Metro Jaya Usai Diduga Jadi Korban Malpraktik di RS Jaksel, Polisi Lakukan Penyelidikan

Pasien Lapor ke Polda Metro Jaya Usai Diduga Jadi Korban Malpraktik di RS Jaksel, Polisi Lakukan Penyelidikan

Seorang pasien berinisial Y diduga menjadi korban malpraktik di sebuah rumah sakit swasta, kawasan Semanggi, Jakarta Selatan.
Santriwati Korban Kiai Ashari Beri Pengakuan Lengkap: dari Suasana di Ponpes Pati hingga Jadi Target Siasat Pencabulan

Santriwati Korban Kiai Ashari Beri Pengakuan Lengkap: dari Suasana di Ponpes Pati hingga Jadi Target Siasat Pencabulan

Seorang santriwati memberi pengakuan lengkap menjadi korban kasus pencabulan AS (51) alias Kiai Ashari, pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati.
Segrup dengan Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Media Jepang Geger: Undian yang Sulit

Segrup dengan Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Media Jepang Geger: Undian yang Sulit

Media Jepang heran kok bisa tim Samurai Biru untuk ketiga kalinya dalam empat tahun kembali dihadapkan dengan Timnas Indonesia. Kini di grup F Piala Asia 2027.
Bareskrim Polri Ambil Alih Penanganan Kasus Sindikat Bandar Narkoba Ishak, Usut Keterlibatan Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat

Bareskrim Polri Ambil Alih Penanganan Kasus Sindikat Bandar Narkoba Ishak, Usut Keterlibatan Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat

Dittipidnarkoba Bareskrim Polri mengambil alih penanganan kasus narkoba sindikat Kutai Barat yang melibatkan bandar narkoba Ishak dkk.
Ditunjuk Jadi Wakil Ketua Umum 1 AFI, Novel Leonardo Ingin Maksimalkan Potensi Grassroots Futsal Indonesia

Ditunjuk Jadi Wakil Ketua Umum 1 AFI, Novel Leonardo Ingin Maksimalkan Potensi Grassroots Futsal Indonesia

Novel Leonardo menegaskan bahwa futsal Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang lebih jauh di level internasional.

Trending

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Khamzat Chimaev gagal mempertahankan gelar sabuk di UFC 328 setelah dikalahkan Sean Strickland, hasil yang sekaligus membuktikan peringatan Khabib Nurmagomedov.
Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung juga mendapatkan julukan baru dari volimania Indonesia usai resmi mendatangkan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate berhasil mencetak rekor mentereng usai merekrut Megawati Hangestri. Bahkan pencapaian ini membuat mereka nyaris melampui prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea.
7 Pemain 'Grade A' yang Bisa Segera Dinaturalisasi PSSI usai Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, John Herdman Dijamin Senang

7 Pemain 'Grade A' yang Bisa Segera Dinaturalisasi PSSI usai Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, John Herdman Dijamin Senang

Timnas Indonesia masuk grup sangat berat di ajang Piala Asia 2027 bersama raksasa Asia. PSSI bisa menambah 7 pemain diaspora 'Grade A' demi menjaga asa Garuda.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Selengkapnya

Viral