GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Santriwati Korban Kiai Ashari Beri Pengakuan Lengkap: dari Suasana di Ponpes Pati hingga Jadi Target Siasat Pencabulan

Seorang santriwati memberi pengakuan lengkap menjadi korban kasus pencabulan AS (51) alias Kiai Ashari, pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati.
Selasa, 12 Mei 2026 - 23:32 WIB
Kiai Ashari, pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Ndolo Kusumo, Pati menjadi tersangka kasus pencabulan terhadap santriwati
Sumber :
  • Kolase YouTube FHI Multimedia & X/@neVerAl0nely___

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus dugaan pencabulan di Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Tlogowungu, Pati, Jawa Tengah, menyeret nama AS (51) alias Kiai Ashari. Ia saat ini terjerat masalah hukum akibat dugaan pelecehan seksual yang dialami oleh puluhan santriwati.

Ironisnya, kasus dugaan pelecehan seksual Kiai Ashari terhadap santriwati telah terjadi sejak beberapa tahun terakhir. Hal ini menimbulkan keresahan bagi para korban hingga warga di Pati.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kehebohan ini membuat seorang santriwati, Tari (nama samaran) yang mengaku sebagai korban pencabulan Kiai Ashari muncul ke ruang publik. Ia menceritakan kisah pahitnya selama di Ponpes Pati itu.

Dalam perbincangan di podcast YouTube Denny Sumargo, Tari mulanya mengungkapkan bahwa dirinya sudah menjadi santriwati di Ponpes Ndolo Kusumo sekitar tahun 2016/2017.

"Waktu lulus SD itu berarti umur 14 tahun. Sekarang 20 tahun," ujar Tari dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Curhat Bang Denny Sumargo, Selasa (12/5/2026).

Ia mengatakan, jumlah santri dan santriwati tersebut awal mulanya sangat sedikit. Ia memperkirakan pelajar di Ponpes Pati itu hanya sekitar 10 orang.

"Selama berkembangnya waktu, itu santrinya mulai banyak, pondoknya juga pesat itu perkembangannya," terangnya.

Suasana Aktivitas Selama di Ponpes Ndholo Kusumo Pati di Bawah Kiai Ashari

Plang Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Tlogowungu, Pati, Jawa Tengah
Plang Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Tlogowungu, Pati, Jawa Tengah
Sumber :
  • tvOneNews

Kemudian, ia menceritakan suasana yang terjadi selama menjadi santriwati di ponpes milik tersangka. Ia menjelaskan, awal mulanya dirinya tidak mengalami masalah apa pun.

Namun, Tari merasa sejak awal sudah gelisah. Ia menyampaikan suasana di pondok pesantren itu begitu keras. Bahkan, tak sedikit santriwati diperlakukan secara kasar.

Perlakuan kasar itu, kata dia, jika para santriwati tidak mau mengikuti kemauan Kiai Ashari. Mau tak mau, mereka akhirnya menuruti permintaan pemilik ponpes di Pati tersebut.

"Di sana itu keras," katanya.

Ia mencontohkan jika ada yang melawan. Para santriwati bisa dipukul sehingga membuat mereka ketakutan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Di sana itu, menurutnya kalau tidak benar, ya langsung sikat dipukul-pukul, disikat juga. Ya itu, sama oknum kiai itu tadi," bebernya.

Awal Mula Jadi Target Siasat Licik Pelecehan Seksual dari Kiai Ashari

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diam-diam Orang Indonesia Kebanyakan Gula, Gigi Jadi Korban Pertama? Ini Solusi Proteksinya

Diam-diam Orang Indonesia Kebanyakan Gula, Gigi Jadi Korban Pertama? Ini Solusi Proteksinya

Ketika seseorang mengonsumsi makanan atau minuman manis, bakteri di mulut dengan cepat mengubah sisa gula menjadi asam yang dapat merusak enamel gigi. Tingginya
KPK Pastikan Masih Kejar Harun Masiku

KPK Pastikan Masih Kejar Harun Masiku

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan masih melakukan pengejaran terhadap buron kasus suap pergantian antar waktu, Harun Masiku.
Bursa Transfer Pemain Timnas Indonesia Abroad: Nasib Mees Hilgers Segera Ditentukan FC Twente

Bursa Transfer Pemain Timnas Indonesia Abroad: Nasib Mees Hilgers Segera Ditentukan FC Twente

Mees Hilgers memasuki musim terakhirnya bersama FC Twente. Drama transfer bek tengah Timnas Indonesia ini memang sudah ramai sejak musim lalu. 
KPK dan Ombudsman RI Lakukan Pertemuan, Bahas Pencegahan Kasus Suap dan Gratifikasi Melalui Peningkatan Layanan Publik

KPK dan Ombudsman RI Lakukan Pertemuan, Bahas Pencegahan Kasus Suap dan Gratifikasi Melalui Peningkatan Layanan Publik

Wakil Ketua Ombudsman RI, Rahmadi Indra mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Selasa (12/6/2026).
Teknologi Bikin Layanan Dokter Gigi Lebih Transparan, Dari Reservasi hingga Cek Estimasi Biaya Perawatan

Teknologi Bikin Layanan Dokter Gigi Lebih Transparan, Dari Reservasi hingga Cek Estimasi Biaya Perawatan

Rasa takut ke dokter gigi, antrean panjang, hingga kekhawatiran soal biaya menjadi alasan klasik yang membuat banyak orang menunda perawatan. Fenomena ini sebenarnya bukan
Pasien Lapor ke Polda Metro Jaya Usai Diduga Jadi Korban Malpraktik di RS Jaksel, Polisi Lakukan Penyelidikan

Pasien Lapor ke Polda Metro Jaya Usai Diduga Jadi Korban Malpraktik di RS Jaksel, Polisi Lakukan Penyelidikan

Seorang pasien berinisial Y diduga menjadi korban malpraktik di sebuah rumah sakit swasta, kawasan Semanggi, Jakarta Selatan.

Trending

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Khamzat Chimaev gagal mempertahankan gelar sabuk di UFC 328 setelah dikalahkan Sean Strickland, hasil yang sekaligus membuktikan peringatan Khabib Nurmagomedov.
Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung juga mendapatkan julukan baru dari volimania Indonesia usai resmi mendatangkan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate berhasil mencetak rekor mentereng usai merekrut Megawati Hangestri. Bahkan pencapaian ini membuat mereka nyaris melampui prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea.
7 Pemain 'Grade A' yang Bisa Segera Dinaturalisasi PSSI usai Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, John Herdman Dijamin Senang

7 Pemain 'Grade A' yang Bisa Segera Dinaturalisasi PSSI usai Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, John Herdman Dijamin Senang

Timnas Indonesia masuk grup sangat berat di ajang Piala Asia 2027 bersama raksasa Asia. PSSI bisa menambah 7 pemain diaspora 'Grade A' demi menjaga asa Garuda.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT