News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Detik-detik Terduga Pelaku Pembunuhan Alvaro Tewas, Polisi Akui Lakukan Hal Ini...

Kepolisian mengkonfirmasi tewasnya pelaku terduga penculikan dan pembunuhan terhadap bocah berusia 6 tahun yakni Alvaro Kiano Nugroho.
Rabu, 26 November 2025 - 00:00 WIB
Kolase Alvaro Kiano Nugroho.
Sumber :
  • Kolase Tim tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Kepolisian mengkonfirmasi tewasnya pelaku terduga penculikan dan pembunuhan terhadap bocah berusia 6 tahun yakni Alvaro Kiano Nugroho.

Diketahui, Alex Iskandar yang juga sebagai ayah tiri dari Alvaro tewas saat tengah menjalani proses pemeriksaan oleh Polres Metro Jakarta Selatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengungkap kronologi tewasnya Alex Iskandar yang disebut akibat bunuh diri.

Budi mengungkap kala itu Alex ditinggalkan sendirian di ruang konseling Polres Metro Jakarta Selatan sebelum akhirnya ditemukan tewas diduga bunuh diri.

Alvaro, Bocah 6 Tahun Kehilangan Nyawa Karena Cemburu Buta Sang Ayah Tiri
Alvaro, Bocah 6 Tahun Kehilangan Nyawa Karena Cemburu Buta Sang Ayah Tiri
Sumber :
  • istimewa

 

Polisi menegaskan Alex tidak sedang diperiksa di ruangan itu melainkan ditempatkan sementara untuk istirahat pada dini hari.

Budi membeberkan posisi Alex sejak selesai menjalani pemeriksaan penyidikan.

“Bukan (lagi) diperiksa. Pemeriksaan tetap di ruang pemeriksaan penyidikan, tetapi karena sudah larut dia ditempatkan di ruang konseling untuk istirahat. Karena mengingat kalau dia malam ini kan belum bisa ditaruh di dalam sel bergabung dengan yang lain,” ungkap Budi, Selasa (25/11/2025).

Menurut Budi, Standar Operasional Prosedur (SOP) mengharuskan setiap tersangka baru menjalani pemeriksaan medis terlebih dahulu sebelum masuk sel tahanan.

Arumi, ibu Alvaro Kiano Nugroho
Arumi, ibu Alvaro Kiano Nugroho
Sumber :
  • Tangkapan layar tvOne

 

“SOP kalau ada tahanan baru itu harus diperiksa medis, punya penyakit bawaan atau penyakit menular enggak? Karena kan dia harus berbaur dengan tersangka lain,” ucapnya.

Dikunci dari Luar

Budi menjelaskan Alex dipindahkan ke ruang konseling sekitar pukul 02.00 WIB. Sekitar pukul 06.00, Alex meminta keluar untuk ke toilet dan berganti pakaian.

Alih-alih berganti pakaian, ternyata Alex menyiapkan akal bulusnya. Usai berganti celana, dia justru melancarkan aksinya mengakhiri hidup.

“Itu sekitar jam 6 dia minta keluar, itu kan diganti celana panjang, dia ganti celana pendek. Dia seolah-olah mohon maaf ‘cepirit’ lah. Terus celana dalamnya dibuang, itu ada di tong sampah, terus minta ganti celana yang panjang,” kata Budi.

Setelah itu Alex kembali dimasukkan ke ruang konseling, dan pintu dikunci dari luar oleh penyidik.

Sekitar pukul 09.00 WIB, Alex ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri.

“Jam 9 pagi itu di situlah dia melaksanakan aksi mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri. Itu kan dikunci pintunya dari luar oleh penyidik,” tegas Budi.

Pengawas Tidak Berada di Dalam Ruangan

Budi menegaskan bahwa para petugas memang mengawasi Alex, namun pengawasan dilakukan dari luar ruangan.

“Kalau pengawasan pasti ada, makanya itu dikunci. Karena pagi itu petugas juga kan masih menunggu dokter untuk pengeceka dianggap jam 6 pagi dia minta keluar kamar mandi, jadi hal yang biasa saja, rutin,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Alex memang sendirian di dalam ruang konseling.

“Di dalam ruang konseling itu Alex ini sendiri, sedangkan petugas yang berjaga di luar ruang konseling,” kata Budi. (rpi/raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Tangkap Dua Pelaku Penyiraman Air Keras di Cengkareng, Dibekuk Kurang dari 12 Jam

Polisi Tangkap Dua Pelaku Penyiraman Air Keras di Cengkareng, Dibekuk Kurang dari 12 Jam

Polisi tangkap dua pelaku penyiraman air keras di Cengkareng dalam 12 jam, pelaku terancam 5 tahun penjara.
Kawal Hilirisasi Nasional, FSPPB Pertegas Posisi Pertamina sebagai Soko Guru Kemandirian Energi

Kawal Hilirisasi Nasional, FSPPB Pertegas Posisi Pertamina sebagai Soko Guru Kemandirian Energi

Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) hadir sebagai garda terdepan untuk memastikan pembangunan industri energi tetap berpijak pada kepentingan ...
Bekerja Keras Lakukan Upgrade Selama Jeda di Bulan April, Red Bull Bakal Hadirkan Kejutan di F1 GP Miami 2026?

Bekerja Keras Lakukan Upgrade Selama Jeda di Bulan April, Red Bull Bakal Hadirkan Kejutan di F1 GP Miami 2026?

F1 2026 akan kembali bergulir setelah mengalami jeda selama satu bulan pada April buntut dari perang timur tengah.
Dedi Mulyadi Beri Ultimatum Wali Kota Bekasi Usai Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur: Saya Kasih Waktu Seminggu

Dedi Mulyadi Beri Ultimatum Wali Kota Bekasi Usai Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur: Saya Kasih Waktu Seminggu

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi secara langsung menginstruksikan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto untuk segera lakukan hal ini pasca tragedi kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur
Kadin Sambut Baik Jumhur Hidayat sebagai Menteri LH, Harap Kebijakan Lingkungan Berjalan Seiring dengan Industri

Kadin Sambut Baik Jumhur Hidayat sebagai Menteri LH, Harap Kebijakan Lingkungan Berjalan Seiring dengan Industri

Pengalaman Jumhur Hidayat di bidang ketenagakerjaan dan hubungan industrial menjadi bekal penting untuk menjaga keseimbangan antara kepentingan lingkungan dan keberlanjutan industri.
Bhayangkara FC Tutup Mata dengan Kondisi Persib yang Dikudeta Borneo FC di Puncak Klasemen

Bhayangkara FC Tutup Mata dengan Kondisi Persib yang Dikudeta Borneo FC di Puncak Klasemen

Bhayangkara FC akan menjamu Persib Bandung di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Kamis (30/4/2026). Jika Persib mengalahkan Bhayangkara FC, Maung Bandung akan kembali berada di puncak klasemen. 

Trending

Mendiktisaintek Pastikan Tidak Ada Rencana Penutupan Program Studi: Bukan Ditutup, tapi Diperbarui

Mendiktisaintek Pastikan Tidak Ada Rencana Penutupan Program Studi: Bukan Ditutup, tapi Diperbarui

Pernyataan itu disampaikan Brian merespons isu penutupan sejumlah program studi yang dinilai tak sejalan dengan perkembangan industri.
Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Nofiandri sempat buka suara sesaat setelah insiden kecelakaan maut yang melibatkan keretanya dengan KRL Commuter Line di Bekasi -
Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Menilik jadwal Megawati Hangestri setelah tampil di Proliga 2026. Atlet yang akrab disapa Megatron itu akan kembali turun gunung untuk membela Timnas Voli Putri Indonesia.
Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI bisa menambah amunisi baru lewat naturalisasi cepat eks Timnas Belanda untuk Piala AFF 2026 saat sejumlah pemain abroad Timnas Indonesia berpotensi absen.
Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026, di mana tim putra dan putri bulu tangkis Indonesia meraih hasil berbeda di ajang bergengsi ini.
Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Suporter Timnas Indonesia menerima kabar buruk menjelang pagelaran Piala Asia U-17 2026. Sebab, tim U-17 asuhan Kurniawan Dwi Yulianto kembali meraih hasil minor.
Presiden FIFA Gianni Infantino Tiba-tiba Bertemu dengan Erick Thohir, Bahas Playoff Darurat Piala Dunia 2026 untuk Timnas Indonesia?

Presiden FIFA Gianni Infantino Tiba-tiba Bertemu dengan Erick Thohir, Bahas Playoff Darurat Piala Dunia 2026 untuk Timnas Indonesia?

Pertemuan Gianni Infantino dan Erick Thohir di tengah isu playoff darurat Piala Dunia 2026 memunculkan sinyal baru, FIFA bahas masa depan Timnas Indonesia.
Selengkapnya

Viral