Kronologi Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 Diungkap Kemenhub, Empat Orang Dikabarkan Meninggal Dunia
- (ANTARA/HO BPBD Sumenep)
Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut mengungkap kronologi insiden kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Sumenep, Jawa Timur, pada Minggu (2/8/2026).
Sejauh ini Tim SAR Gabungan telah berhasil mengevakuasi ratusan penumpang dan kru kapal. Namun empat orang dikabarkan meninggal dunia dalam insiden kebakaran tersebut.
Tak hanya itu, Tim SAR Gabungan juga masih mencari sejumlah penumpang yang diduga hilang di perairan utara Sumenep tersebut.
- (ANTARA/HO BPBD Sumenep)
Kronologi
Berdasarkan laporan dari lapangan, Kemenhub mengatakan kebakaran diperkirakan terjadi sekitar pukul 06.00-07.00 WIB di perairan utara Sumenep, Jawa Timur.
Informasi mengenai insiden tersebut kemudian diterima otoritas pada pukul 08.30 WIB dan langsung ditindaklanjuti dengan koordinasi bersama sejumlah instansi untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan.
Dalam penanganan awal, Dirjen Perhubungan Laut melalui Stasiun Radio Pantai (SROP) Kalianget berkoordinasi dengan Basarnas untuk mempercepat proses penyelamatan.
Dirjen Perhubungan Laut melalui Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) juga mengerahkan kapal patroli KN Grantin P.211 menuju lokasi kejadian.
Sementara itu, Distrik Navigasi juga menyiapkan Kapal Negara (KN) Masalembo untuk mendukung operasi penanganan sesuai kebutuhan di lapangan.
Kapal Meratus Project 3 menjadi salah satu kapal pertama yang menemukan posisi KM Mutiara Sentosa 2.
Namun, kapal tersebut tidak dapat melakukan evakuasi secara langsung karena sedang mengangkut muatan bahan yang mudah terbakar.
Untuk mengoptimalkan penyelamatan, proses evakuasi kemudian melibatkan kapal-kapal lain yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Hingga laporan pendahuluan disusun, unsur yang terlibat dalam operasi tersebut antara lain TB Hasnur 26, KM Prakarsa Mas, KM Meratus Pematang Siantar, dan KM Transco Arafura.
Direktur Jenderal Perhubungan Laut Muhammad Masyhud menegaskan pihaknya terus berkoordinasi dengan seluruh instansi terkait agar proses penyelamatan dapat berjalan dengan baik.
"Keselamatan penumpang dan awak kapal merupakan prioritas utama. Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan proses evakuasi dapat berjalan dengan cepat, aman, dan efektif," ujar Masyhud dalam keterangan tertulis, Minggu (2/8/2026).
Berdasarkan laporan sementara, para penumpang masih menunggu proses evakuasi oleh kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi.
Load more