News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Universitas Bakrie Luluskan Ratusan Wisudawan Berdaya Saing Global, AHY hingga Sandiaga Uno Sampaikan Pesan Penting Ini

Mengusung tema “Kebersamaan untuk Kemanfaatan Indonesia Maju”, sebanyak 808 lulusan dari program sarjana dan pascasarjana Universitas Bakrie dikukuhkan dalam upacara yang dihadiri tokoh-tokoh nasional.
Rabu, 26 November 2025 - 17:50 WIB
Sandiaga Salahuddin Uno dalam Wisuda Pascasarjana dan Sarjana ke-XV Universitas Bakrie.
Sumber :
  • Universitas Bakrie

Jakarta, tvOnenews.com - Universitas Bakrie baru saja resmi menggelar Wisuda Pascasarjana dan Sarjana ke-XV di Sasana Kriya, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), pada 25 November 2025.

Mengusung tema "Kebersamaan untuk Kemanfaatan Indonesia Maju", sebanyak 808 lulusan dari program sarjana dan pascasarjana dikukuhkan dalam upacara yang dihadiri tokoh-tokoh nasional dari unsur pemerintahan, industri, dan pendidikan.
 
Acara wisuda ini dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Dr. Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif periode 2020–2024, Dr. Sandiaga Salahuddin Uno, Kepala LLDIKTI Wilayah III, Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, Rektor Universitas Bakrie, Prof. Sofia W. Alisjahbana, Ketua Yayasan Pendidikan Bakrie, Ibu Ratna Indira Nirwan Bakrie, serta Ketua Umum KADIN Indonesia, Bapak Anindya Bakrie. 
 
Dalam pidato pembukanya, Rektor Universitas Bakrie  Prof. Sofia W. Alisjahbana menyampaikan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan akademik, melainkan awal dari kontribusi nyata para lulusan bagi bangsa. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Wisuda bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal dari babak baru kehidupan. Bangsa Indonesia menunggu karya-karya dan kontribusi Anda” tegas Prof. Sofia dalam sambutannya, dikutip Rabu (26/11/2025).

Ia juga menekankan pentingnya karakter lulusan yang tidak hanya berorientasi pada kesuksesan personal, tetapi memiliki nilai kemanfaatan bagi masyarakat luas. 

“Gunakanlah ilmu yang Saudara peroleh untuk menjawab tantangan zaman dengan integritas, ketulusan, dan niat memberi manfaat. Di mana pun Anda melangkah, jaga nama baik Universitas Bakrie” tambahnya. 

Rektor juga memaparkan sejumlah capaian strategis Universitas Bakrie memasuki usia ke-15 tahun, termasuk Akreditasi Institusi Unggul dari BAN-PT, posisi sebagai Top 5 Perguruan Tinggi Swasta terbaik versi Times Higher Education (THE), serta penguatan ekosistem kampus berbasis industri melalui Komite Industri bersama Kelompok Usaha Bakrie.

Inisiatif ini dirancang untuk memastikan lulusan memiliki kesiapan profesional yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. 

Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Bakrie, Ibu Ratna Indira Nirwan Bakrie, menyoroti tantangan ketidakseimbangan pasar tenaga kerja yang saat ini dihadapi generasi muda Indonesia.

Ia menyampaikan bahwa lulusan Universitas Bakrie dipersiapkan bukan hanya secara akademis, tetapi juga melalui pembekalan soft skills, emotional skills, digital skills, dan experiential learning yang terintegrasi dengan industri. 

“Kami meyakini lulusan Universitas Bakrie memiliki kompetensi dan daya saing tinggi sehingga dapat mengatasi tantangan ketidakseimbangan pasar kerja. Hari ini bukanlah akhir, melainkan titik awal perjalanan memasuki masyarakat” ujarnya. 
 
Dalam Orasi Ilmiah, Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Dr. Agus Harimurti Yudhoyono menekankan bahwa generasi Indonesia saat ini hidup di tengah dunia yang penuh peluang sekaligus disrupsi.

Ia menyampaikan bahwa keberhasilan di masa depan tidak ditentukan semata oleh kekuatan fisik maupun keunggulan teknis, tetapi oleh kemampuan beradaptasi di tengah dinamika geopolitik, ekonomi, teknologi, demografi, dan krisis iklim. 

“Bangsa yang menang bukanlah yang terkuat, tetapi yang paling adaptif. Karena itu, lulusan Universitas Bakrie harus memiliki BAKRIE Spirit: Berani, Adaptif, Kolaboratif, Responsif, Inovatif, dan Empatik” ujar AHY dalam sesi orasi yang disambut antusias civitas akademika.

Pesan penguatan daya saing lulusan juga disampaikan oleh Kepala LLDIKTI Wilayah III, Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, yang menegaskan bahwa gelar akademik bukanlah tujuan akhir pendidikan tinggi. 

“Gelar yang Anda terima hari ini adalah validasi, tetapi inovasi adalah output sebenarnya. Jadilah pembelajar sepanjang hayat dan lulusan yang berdampak. Indonesia membutuhkan alumni yang membumi dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat” ujarnya.
 
Di sesi Leadership & Innovation Insights, Dr. Sandiaga Salahuddin Uno menyoroti urgensi kesiapan lulusan menghadapi disrupsi ekonomi digital. Berdasarkan data yang ia paparkan, otomatisasi dan AI berpotensi menggeser hingga 23 juta pekerjaan dalam 10 tahun ke depan, namun di saat yang sama ekonomi digital Indonesia diproyeksikan tumbuh hingga USD360–400 miliar pada 2030. 

“Indonesia membutuhkan minimal empat juta lapangan kerja baru setiap tahun. Karena itu, saya mengajak lulusan Universitas Bakrie menjadi generasi pencipta lapangan kerja, bukan hanya pencari kerja” ungkap Sandiaga Uno. 

Ia juga menekankan tiga mindset penting: ketangguhan, kolaborasi, dan kebermanfaatan (impact-driven mindset), serta tiga keterampilan kunci lulusan masa depan: literasi digital dan AI, komunikasi dan storytelling, serta entrepreneurial thinking. Dalam penutupnya, Sandiaga menyampaikan pesan motivatif, 

“Kesuksesan bukan hanya soal gaji besar, tetapi legacy menciptakan solusi, membuka lapangan kerja, dan memberi dampak bagi sesama.”

Kehadiran Anindya Bakrie selaku Ketua Umum KADIN Indonesia sekaligus representasi sektor industri juga memberikan dimensi penting bagi hubungan dunia usaha dan pendidikan tinggi. Ia mengapresiasi kualitas lulusan Universitas Bakrie yang dibentuk melalui ekosistem kampus yang terhubung erat dengan industri dan prinsip keberlanjutan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prosesi wisuda ini juga sekaligus memberikan penghargaan bagi lulusan terbaik akademik dan non-akademik, termasuk sejumlah mahasiswa yang meraih prestasi internasional di bidang komunikasi dan teknologi pangan. Momen ini menegaskan bahwa lulusan Universitas Bakrie memiliki kemampuan bersaing di tingkat nasional maupun global. 

Dengan dikukuhkannya 808 lulusan baru, Universitas Bakrie kembali menegaskan komitmennya sebagai industry-embedded university yang menghasilkan talenta unggul, adaptif, dan berintegritas, siap menjadi bagian dari percepatan kemajuan Indonesia. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kontroversi Wasit Rugikan Timnas Indonesia saat Lawan Malaysia, Justin Hubner: Walau 10 Pemain, Gawang Kami Masih Clean Sheet

Kontroversi Wasit Rugikan Timnas Indonesia saat Lawan Malaysia, Justin Hubner: Walau 10 Pemain, Gawang Kami Masih Clean Sheet

Timnas Indonesia gagal menang atas Malaysia usai sejumlah keputusan kontroversial wasit rugikan Garuda. Tetapi, Justin Hubner tegaskan skuad Garuda tetap kuat.
Viral Pembimbing Umrah Diduga Hina Jemaah Lansia "Dikit-Dikit Kursi, Dikit-Dikit Sakit", Wamenhaj: Seharusnya Membimbing

Viral Pembimbing Umrah Diduga Hina Jemaah Lansia "Dikit-Dikit Kursi, Dikit-Dikit Sakit", Wamenhaj: Seharusnya Membimbing

Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan pembimbing umrah diduga menghina jemaah lansia. 
Gagal Kalahkan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Malaysia Justru Merasa Puas dengan Hasil Imbang

Gagal Kalahkan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Malaysia Justru Merasa Puas dengan Hasil Imbang

Pelatih Malaysia, Tan Cheng Hoe, merasa puas untuk bisa memetik satu poin dari Timnas Indonesia. Padahal, mereka unggul jumlah pemain sejak pengujung babak pertama.
Pelatih Malaysia Bicara Jujur soal Kartu Merah Thom Haye usai Main Imbang Tanpa Gol Kontra Timnas Indonesia

Pelatih Malaysia Bicara Jujur soal Kartu Merah Thom Haye usai Main Imbang Tanpa Gol Kontra Timnas Indonesia

Pelatih Malaysia, Tan Cheng Hoe, berbicara jujur soal kartu merah yang diberikan kepada Thom Haye. Dia mengakui bahwa itu mengubah jalannya permainan melawan Timnas Indonesia.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Pelatih Timnas PUBG Mobile Indonesia Yakin Bisa Raih Medali Emas di Asian Games 2026

Pelatih Timnas PUBG Mobile Indonesia Yakin Bisa Raih Medali Emas di Asian Games 2026

Pelatih Timnas PUBG Mobile Indonesia, Deni Fianda mengaku optimistis bahwa tim Merah Putih bisa meraih medali emas di Asian Games 2026. Rasa percaya diri ini ditunjukkan usai skuad Garuda mampu tampil apik.

Trending

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Selengkapnya

Viral