News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap Kejanggalan Sebelum Arya Daru Tewas: Chat WhatsApp Terakhir Tak Terjawab, Sikapnya di Taksi Janggal

Pengacara keluarga mengungkap isi chat terakhir di WhatsApp yang dikirim dari ponsel Arya sebelum ia hilang kontak
Jumat, 28 November 2025 - 08:04 WIB
Nicholay Aprilindo, kuasa hukum keluarga Arya Daru (kanan)
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Misteri kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan (39), masih menjadi tanda tanya. Pengacara keluarga mengungkap isi chat terakhir di WhatsApp yang dikirim dari ponsel Arya sebelum ia hilang kontak dan kemudian ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan.

Pengacara keluarga, Nicholay Aprilindo, menyebut pesan terakhir itu membuat sang istri, Meta Ayu Puspitantri, bingung karena tidak sesuai konteks dan disusul hilangnya respons dari Arya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ya, istri bingung. Istri bingung kenapa ada chat seperti ini. Oh gitu, tapi ada momen itu, ya. Iya. Kan ada di chatting istrinya balas kepada almarhum, "Hah? Sayang, WA siapa?" Tapi itu sudah tidak terjawab lagi. Gitu,” ujar Nicholay dikutip Jumat, 28 November 2025.

Nicholay meminta penyidik menelusuri apakah pesan tersebut benar dikirim Arya atau justru oleh orang lain. Pasalnya, setelah pesan itu terkirim, ponsel Arya langsung tidak bisa dihubungi.

“Sebab kami melihat bahwa pada pukul 21 sekian terakhir chat dengan istrinya, itu langsung mati dan hilang. Dan dinyatakan hilang HP-nya. Apakah tidak dimungkinkan bahwa seketika itu juga handphone almarhum beralih ke pihak lain atau berada di tangan pihak lain? Itu harus ditelusuri,” katanya.

Ia juga menyoroti kemungkinan peretasan atau kloning perangkat.

“Karena apa? Sekarang sangat mudah untuk mengkloning isi percakapan di handphone atau hack. Sangat mudah. Sehingga ini harus diperdalam, kami sampaikan,” ujarnya.

Nicholay menegaskan bahwa penyelidikan harus dilakukan secara hati-hati agar tidak menimbulkan prasangka keliru, termasuk dugaan adanya perempuan lain dalam komunikasi Arya.

“Jadi tidak menimbulkan asumsi atau tidak menimbulkan suatu prejudice bahwa almarhum salah chat ke wanita lain, kemudian chat itu ditujukan pada istrinya. Ini harus diluruskan dan harus diperdalam dalam pemeriksaan apabila ini dinyatakan naik ke tingkat penyidikan,” tutur dia.

Nicholay juga mengungkap fakta baru lain sesaat sebelum meninggal, Arya diduga berada dalam kondisi takut saat berada di taksi yang mengantarnya dari Mal Grand Indonesia.

“Menurut keterangan saksi, sopir taksi melihat almarhum ketakutan sambil memegang telepon menoleh ke kanan ke kiri, kemudian diubah ke Kemlu,” ujarnya.

Keluarga meminta polisi mendalami keterangan sopir taksi dan petugas keamanan Gedung Kemlu yang melihat pergerakan Arya malam itu.

Sebelumnya diberitakan, keluarga diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan (39), tidak dapat menghadiri agenda audiensi yang digelar Polda Metro Jaya pada Rabu, 26 November 2025.

Ketidakhadiran keluarga disampaikan langsung oleh kuasa hukum mereka, Nicholay Aprilindo, yang mewakili istri Arya, Meta Ayu Puspitantri, serta orang tua Arya, Subaryono.

“Di mana panggilan itu ditujukan kepada Ayahanda Almarhum, Pak Subaryono, dan Istri Almarhum, Meta Ayu. Namun, karena kondisi kesehatannya, dan istrinya yang mengalami kondisi sakit, maka mereka tidak bisa hadir,” kata Nicholay kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya.

Untuk diketahui, jenazah Arya ditemukan dalam kondisi mengenaskan di kamar kosnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa, 8 Juli 2025 lalu. Ia ditemukan dengan wajah terbungkus plastik dan lakban kuning, yang sempat menimbulkan spekulasi publik soal dugaan pembunuhan.

Namun, sejauh ini penyidik menyatakan tidak menemukan unsur pidana dalam kematian tersebut. Berdasarkan hasil penyelidikan polisi, disimpulkan bahwa tidak ada keterlibatan orang lain dalam kematian Arya atau dengan kata lain Arya tewas bunuh diri.

Meski begitu, polisi masih menerima informasi lainnya terkait kasus ini apabila ada bukti baru. Sehingga, kasus ini ditegaskan polisi belum distop atau SP3.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Foe Peace Simbolon/VIVA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bank BJB dan Primajasa Bangun Kemitraan Strategis untuk Mendorong Pertumbuhan Bisnis

Bank BJB dan Primajasa Bangun Kemitraan Strategis untuk Mendorong Pertumbuhan Bisnis

Prosesi penandatanganan berlangsung dalam suasana penuh semangat kolaborasi dan komitmen untuk memperkuat hubungan kelembagaan yang telah terjalin dengan baik selama ini. 
Pertamina Patra Niaga Mitigasi Prioritas Pengiriman di Jawa Timur, Dorong Pemenuhan Kebutuhan BBM Subsidi Sesuai Kuota Penugasan

Pertamina Patra Niaga Mitigasi Prioritas Pengiriman di Jawa Timur, Dorong Pemenuhan Kebutuhan BBM Subsidi Sesuai Kuota Penugasan

Pertamina Patra Niaga pastikan pemenuhan kebutuhan BBM subsidi di seluruh kabupaten/ kota wilayah Jawa Timur aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat setempat.
Polisi Periksa Firdaus Oiwobo Terkait Laporannya ke Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardiyanto

Polisi Periksa Firdaus Oiwobo Terkait Laporannya ke Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardiyanto

Laporan terhadap mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UGM, Tiyo Ardiyanto, masih terus diproses kepolisian.
Daftar 8 Negara yang Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Curacao Jadi Korban Terbaru

Daftar 8 Negara yang Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Curacao Jadi Korban Terbaru

Daftar 8 negara yang dipastikan tersingkir dari Piala Dunia 2026 bertambah usai Curacao kalah dari Pantai Gading. Simak daftar lengkapnya.
Dirut PT MMS Jadi Tersangka Kasus Dugaan Under Invoicing Ekspor Sawit, Langsung Ditahan

Dirut PT MMS Jadi Tersangka Kasus Dugaan Under Invoicing Ekspor Sawit, Langsung Ditahan

Dittipidter Bareskrim Polri menetapkan tersangka terhadap Direktur Utama PT Mitra Mentari Sentosa (MMS), Whu Zeng Xie, dalam kasus dugaan manipulasi data ekspor minyak turunan sawit melalui modus under invoicing.
Dugaan Manipulasi Ekspor Sawit, Bareskrim Geledah 87 Kontainer di Tanjung Priok dan Sita 300 Dokumen

Dugaan Manipulasi Ekspor Sawit, Bareskrim Geledah 87 Kontainer di Tanjung Priok dan Sita 300 Dokumen

Penyidikan dugaan manipulasi data ekspor produk turunan kelapa sawit memasuki babak baru.

Trending

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Turki Vs AS

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Turki Vs AS

Laga pamungkas Grup D Piala Dunia 2026 antara Turki vs Amerika Serikat (AS) yang bertempat di Stadion Los Angeles, AS, pada Jumat (26/6/2026) pukul 09.00 WIB diprediksi berjalan seru.
Viral Ganjil Genap di 28 Gerbang Tol Jakarta, Ini Penjelasan Polisi

Viral Ganjil Genap di 28 Gerbang Tol Jakarta, Ini Penjelasan Polisi

Disebutkan sebanyak 28 akses gerbang tol di Jakarta masuk dalam skema ganjil genap yang berlaku setiap hari kerja. Jadwalnya dibagi menjadi dua sesi, yakni pukul 06.00-10.00 WIB dan pukul 16.00-21.00 WIB.
Tegas Menolak, Iran Meminta Pencairan Dana Bukan Dalam Bentuk Produk Pertanian AS: Panen Kami Melimpah!

Tegas Menolak, Iran Meminta Pencairan Dana Bukan Dalam Bentuk Produk Pertanian AS: Panen Kami Melimpah!

Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Qalibaf pada Kamis menolak klaim Amerika Serikat bahwa aset Teheran yang dibekukan dan telah dicairkan akan digunakan untuk membeli produk pertanian Amerika.
Jadi Tersangka Sejak 2023 Firli Bahuri Belum Juga Ditahan, Kapolda Metro Jaya Digugat ke PN Jaksel

Jadi Tersangka Sejak 2023 Firli Bahuri Belum Juga Ditahan, Kapolda Metro Jaya Digugat ke PN Jaksel

Ketua ARUKKI mengatakan gugatan tersebut diajukan sebagai bentuk kritik terhadap belum rampungnya penanganan perkara dugaan korupsi yang menjerat Firli Bahuri.
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 27 Juni 2026: Gemini Panen Proyek Emas

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 27 Juni 2026: Gemini Panen Proyek Emas

Sejumlah zodiak pada 27 Juni 2026 diprediksi memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pemasukan ekstra, bonus, hingga kesempatan bisnis yang menjanjikan.
DPR RI Bela TNI Urusi Pertanian: Bukan Dwifungsi ABRI

DPR RI Bela TNI Urusi Pertanian: Bukan Dwifungsi ABRI

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono merespons ucapan Presiden RI, Prabowo Subianto terkait TNI di Indonesia mengurusi sektor pertanian.
Korban Jiwa Akibat Gempa Bumi Venezuela Terus Bertambah, USGS Perkirakan Capai 10.000 Jiwa

Korban Jiwa Akibat Gempa Bumi Venezuela Terus Bertambah, USGS Perkirakan Capai 10.000 Jiwa

Gempa bumi dahsyat melanda Venezuela pada Kamis (25/6/2026) hingga dilaporkan menelan ratusan korban jiwa.
Selengkapnya

Viral