GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Deforestasi Jadi Ancaman, Ini Dampaknya terhadap Ekosistem Hutan dan Kehidupan Manusia di Masa Depan

Deforestasi menjadi ancaman serius bagi bumi. Kerusakan hutan berdampak besar pada ekosistem, iklim global, dan kehidupan manusia di masa depan.
Sabtu, 29 November 2025 - 13:17 WIB
Ilustrasi Hutan Gundul
Sumber :
  • Freepik/wirestock

Namun ketika hutan ditebang atau dibakar, karbon yang tersimpan dilepaskan kembali ke atmosfer, meningkatkan konsentrasi gas rumah kaca dan memperparah pemanasan global.

Akibatnya, deforestasi turut mempercepat perubahan iklim. Suhu global meningkat, cuaca menjadi tidak menentu, pola hujan berubah, dan frekuensi bencana iklim meningkat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gangguan Terhadap Siklus Air dan Risiko Bencana Alam

Bencana banjir bandang meluluhlantakkan sejumlah wilayah di Sumatera
Bencana banjir bandang meluluhlantakkan sejumlah wilayah di Sumatera
Sumber :
  • Instagram/masinton

 

Hutan berfungsi menjaga siklus air. Akar pohon menyerap air ke tanah, membantu infiltrasi air ke dalam tanah, serta melepaskan uap ke atmosfer yang kemudian menjadi hujan, menjaga keseimbangan kelembapan dan sistem hidrologi lokal.

Saat hutan hilang, proses ini terganggu. Tanah kehilangan struktur alami penahan air dan erosi mudah terjadi.

Hal ini meningkatkan risiko banjir, tanah longsor, maupun kekeringan, tergantung musim dan kondisi wilayah.

Di banyak wilayah, deforestasi telah dikaitkan dengan bencana alam yang makin sering terjadi, menunjukkan bahwa dampaknya bukan sekadar ekologis, tetapi juga langsung terhadap keselamatan manusia.

Dampak Sosial, Ekonomi, dan Kehidupan Masyarakat Lokal

Hutan bukan hanya ruang bagi flora dan fauna, bagi masyarakat adat dan rakyat di pedesaan, hutan adalah sumber kehidupan: sumber kayu, bahan bakar, obat tradisional, air bersih, hasil hutan non-kayu, hingga tempat bergantungnya mata pencaharian.

Dengan deforestasi, masyarakat ini kehilangan akses terhadap sumber daya alami yang mereka andalkan.

Konsekuensinya bisa berupa kemiskinan, kelaparan, konflik sosial, dan kehilangan identitas budaya.

Ancaman terhadap Kesehatan dan Penyakit Baru

Ketika habitat alami hancur, interaksi antara manusia, hewan liar, dan habitat rusak bisa meningkat, memicu risiko zoonosis, yakni penyakit yang berpindah dari hewan ke manusia.

Risiko penyakit baru, perubahan pola penyakit, dan kesehatan masyarakat bisa meningkat, terutama di kawasan dekat hutan yang rusak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ini berarti generasi masa depan pun ikut dirugikan, perubahan iklim, bencana alam, krisis air, punahnya spesies, dan dampak sosial-ekonomi kemungkinan besar semakin parah jika deforestasi tidak dihentikan.

Kerugian ini tidak hanya sifatnya temporal, banyak kerusakan yang sulit atau bahkan tidak bisa diperbaiki, baik bagi alam maupun manusia. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

Timnas Indonesia U-17 kalah dari Jepang dengan skor akhir 1-3 di Lapangan A Kawasan Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, pada Selasa (12/5/2026) malam. 
Dedi Mulyadi Gandeng Bank Indonesia, Fokus Bangun Ekonomi Jabar Berbasis Ekologi

Dedi Mulyadi Gandeng Bank Indonesia, Fokus Bangun Ekonomi Jabar Berbasis Ekologi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menekankan pentingnya pembangunan yang tidak hanya mengejar angka pertumbuhan, tetapi juga menjaga keseimbangan alam. 
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Profil Josepha Alexandra, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Usai Protes Juri LCC Empat Pilar MPR

Profil Josepha Alexandra, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Usai Protes Juri LCC Empat Pilar MPR

Berikut ini profil singkat dari Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak yang viral usai melayangkan protes terhadap keputusan juri di LCC Empat Pilar MPR RI.
Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.

Trending

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Josepha Alexandra, siswi kelas 11 SMAN 1 Pontianak yang berani sanggah kekeliruan juri LCC 4 Pilar MPR RI di Kalbar ditawari beasiswa kuliah S1 ke Tiongkok.
Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Skor akhir 3-1 kemenangan Jepang atas Timnas Indonesia U-17 di laga pekan terakhir Grup B memastikan perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 berakhir. 
Kurniawan Dwi Yulianto Pusing, Jalan Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 Terhenti Usai Jepang Sapu Bersih Grup B

Kurniawan Dwi Yulianto Pusing, Jalan Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 Terhenti Usai Jepang Sapu Bersih Grup B

Timnas Indonesia U-17 gagal ke perempat final Piala Asia U-17 setelah dikalahkan oleh Jepang di laga terakhir Grup B pada Selasa (12/5/2026) malam WIB. 
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Profil Josepha Alexandra, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Usai Protes Juri LCC Empat Pilar MPR

Profil Josepha Alexandra, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Usai Protes Juri LCC Empat Pilar MPR

Berikut ini profil singkat dari Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak yang viral usai melayangkan protes terhadap keputusan juri di LCC Empat Pilar MPR RI.
Selengkapnya

Viral