News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jumlah Korban Meninggal Akibat Bencana Hidrometeorologi di Aceh Bertambah Menjadi 96 Orang, 62 Ribu Keluarga Mengungsi

Korban meninggal akibat bencana hidrometeorologi di Aceh bertambah menjadi 96 orang. Lebih dari 62 ribu keluarga masih mengungsi di 514 titik.
Minggu, 30 November 2025 - 19:15 WIB
Foto udara jembatan Kuta Blang yang putus akibat diterjang banjir di jalan lintas Nasional Banda Aceh - Sumut di Desa Blang Mee, Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, Sabtu (29/11/2025).
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Abiyyu/Lmo/bar.

Aceh, tvOnenews.com - Jumlah korban meninggal akibat bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Aceh terus bertambah. Posko Komando Penanganan Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh melaporkan korban jiwa kini mencapai 96 orang. Data terbaru ini dirilis pada Minggu sore, pukul 16.14 WIB, seiring mulai pulihnya akses komunikasi dan jalur informasi dari berbagai daerah terdampak.

Ketua Posko Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh, M Nasir, menjelaskan bahwa peningkatan jumlah korban disebabkan oleh mulai terhubungnya akses ke wilayah-wilayah yang sebelumnya terisolasi. “Data yang masuk saat ini bertambah karena jalur informasi mulai terhubung. Kita berharap jumlah ini tidak terus bertambah,” ujar Nasir usai rapat evaluasi di Kantor Gubernur Aceh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Laporan terbaru juga mencatat 1.284 warga mengalami luka ringan, sementara 330 lainnya mengalami luka berat. Selain itu, 113 orang masih dinyatakan hilang dan belum ditemukan hingga kini. Pemerintah terus berupaya melakukan pencarian di wilayah-wilayah terdampak menggunakan bantuan personel TNI, Polri, relawan SAR, serta tim evakuasi gabungan.

Bencana hidrometeorologi yang dipicu curah hujan ekstrem, banjir bandang, dan longsor ini melanda total 18 kabupaten/kota di Aceh. Dampaknya sangat luas dengan total 89.959 kepala keluarga terdampak. Dari jumlah tersebut, lebih dari 62 ribu kepala keluarga harus mengungsi ke lokasi yang lebih aman karena rumah dan lingkungan mereka tidak dapat lagi dihuni.

“Pengungsi saat ini tersebar di 514 titik pengungsian,” jelas Nasir. Ia menambahkan, kondisi pengungsian masih membutuhkan bantuan logistik, termasuk kebutuhan dasar seperti air bersih, makanan siap saji, pakaian layak pakai, obat-obatan, dan bantuan psikososial bagi anak-anak maupun keluarga korban.

Data juga menunjukkan bahwa bencana ini berdampak pada 1.286 desa atau gampong yang berada dalam 242 kecamatan. Pemerintah Aceh menetapkan kondisi darurat dan terus mengoordinasikan penanganan bencana bersama pemerintah pusat dan lembaga nasional terkait.

“Saat ini Pemerintah Aceh bersama seluruh instansi daerah maupun pusat bekerja maksimal untuk evakuasi dan distribusi bantuan,” kata Nasir yang juga menjabat sebagai Sekda Aceh.

Distribusi bantuan dilakukan melalui jalur darat, laut, dan udara, tergantung tingkat aksesibilitas wilayah terdampak. Beberapa daerah masih terisolasi akibat jalan yang rusak, jembatan putus, serta ancaman longsor susulan. Untuk mempercepat distribusi bantuan, operasi udara menggunakan helikopter milik BNPB dan TNI kini mulai menjangkau wilayah yang sulit ditempuh melalui jalur darat.

“Alhamdulillah, kita dibantu BNPB, Kodam Iskandar Muda, dan Polda Aceh untuk mengangkut logistik melalui udara dan laut,” ujarnya.

Meski beberapa wilayah mulai menunjukkan tanda-tanda surutnya genangan air, kondisi cuaca di sejumlah daerah masih tidak stabil. BMKG memperkirakan potensi hujan lebat masih dapat terjadi, sehingga pemerintah setempat mengimbau warga tetap siaga, terutama bagi mereka yang tinggal di wilayah rawan banjir dan longsor.

Sementara itu, pemerintah terus melakukan asesmen kerusakan infrastruktur, fasilitas umum, lahan pertanian, serta rumah warga sebagai langkah awal perencanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Situasi kemanusiaan di Aceh kini menjadi perhatian nasional. Relawan, lembaga sosial, dan bantuan dari masyarakat mulai mengalir ke lokasi pengungsian, baik melalui pemerintah daerah maupun lembaga penyalur resmi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga informasi terbaru ini dirilis, tim evakuasi masih bekerja di lapangan. Pemerintah Aceh mengimbau masyarakat di wilayah terdampak tetap mematuhi arahan petugas dan menghindari area berbahaya untuk mencegah korban tambahan.

Penanganan darurat diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan, hingga akses ke seluruh lokasi terdampak pulih dan seluruh korban dapat dievakuasi dengan aman. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kontroversi Wasit Rugikan Timnas Indonesia saat Lawan Malaysia, Justin Hubner: Walau 10 Pemain, Gawang Kami Masih Clean Sheet

Kontroversi Wasit Rugikan Timnas Indonesia saat Lawan Malaysia, Justin Hubner: Walau 10 Pemain, Gawang Kami Masih Clean Sheet

Timnas Indonesia gagal menang atas Malaysia usai sejumlah keputusan kontroversial wasit rugikan Garuda. Tetapi, Justin Hubner tegaskan skuad Garuda tetap kuat.
Viral Pembimbing Umrah Diduga Hina Jemaah Lansia "Dikit-Dikit Kursi, Dikit-Dikit Sakit", Wamenhaj: Seharusnya Membimbing

Viral Pembimbing Umrah Diduga Hina Jemaah Lansia "Dikit-Dikit Kursi, Dikit-Dikit Sakit", Wamenhaj: Seharusnya Membimbing

Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan pembimbing umrah diduga menghina jemaah lansia. 
Gagal Kalahkan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Malaysia Justru Merasa Puas dengan Hasil Imbang

Gagal Kalahkan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Malaysia Justru Merasa Puas dengan Hasil Imbang

Pelatih Malaysia, Tan Cheng Hoe, merasa puas untuk bisa memetik satu poin dari Timnas Indonesia. Padahal, mereka unggul jumlah pemain sejak pengujung babak pertama.
Pelatih Malaysia Bicara Jujur soal Kartu Merah Thom Haye usai Main Imbang Tanpa Gol Kontra Timnas Indonesia

Pelatih Malaysia Bicara Jujur soal Kartu Merah Thom Haye usai Main Imbang Tanpa Gol Kontra Timnas Indonesia

Pelatih Malaysia, Tan Cheng Hoe, berbicara jujur soal kartu merah yang diberikan kepada Thom Haye. Dia mengakui bahwa itu mengubah jalannya permainan melawan Timnas Indonesia.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Pelatih Timnas PUBG Mobile Indonesia Yakin Bisa Raih Medali Emas di Asian Games 2026

Pelatih Timnas PUBG Mobile Indonesia Yakin Bisa Raih Medali Emas di Asian Games 2026

Pelatih Timnas PUBG Mobile Indonesia, Deni Fianda mengaku optimistis bahwa tim Merah Putih bisa meraih medali emas di Asian Games 2026. Rasa percaya diri ini ditunjukkan usai skuad Garuda mampu tampil apik.

Trending

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Selengkapnya

Viral