News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nasib Kalapas Enemawira Sulut Kasih Makan Daging Anjing ke Para Napi, Kini Dicopot

Momen itu disebut saat suasana pesta ulang tahun di Lapas. Peristiwa ini dianggap tidak manusiawi dan memicu amarah masyarakat.
Rabu, 3 Desember 2025 - 12:42 WIB
Menteri Imipas Agus Andrianto
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Sebuah kabar merebak di media sosial perihal seorang Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas di Enemawira, Sulawesi Utara diduga memberikan makanan kepada para narapidana berupa daging anjing untuk dikonsumsi.

Momen itu disebut saat suasana pesta ulang tahun di Lapas. Peristiwa ini dianggap tidak manusiawi dan memicu amarah masyarakat. Pasalnya, banyak narapidana yang beragama islam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terkait hal ini, Menteri Hukum dan HAM, Agus Andrianto, memastikan bahwa pihaknya telah mengambil tindakan tegas terhadap kepala lapas berinisial CS.

“Sudah kami copot, sudah kita proses sejak dapat informasi sekitar 4 hari lalu,” kata Agus saat ditemui di Jakarta, Rabu (3/12).

Agus menyebut pihaknya tengah mendalami alasan di balik kejadian tersebut.

“Ini lagi kita periksa alasannya. Mereka sedang pesta ulang tahun. Intinya, kita tidak menolerir hal-hal seperti itu,” ujarnya.

Meski sidang etik belum tuntas, Agus menegaskan bahwa pencopotan jabatan merupakan langkah awal yang harus segera dilakukan.

“(Sidang etik belum selesai?) Kita copot dulu lah, baru 4 hari,” tambahnya.

Sementara itu, Ditjen Pemasyarakatan menjabarkan rangkaian penindakan yang telah dilakukan.

Kasubdit Kerjasama Pemasyarakatan Ditjenpas, Rika Aprianti, menyatakan proses pemeriksaan berjalan sejak 27 November 2025.

“Kepala Lapas Enemawira atas nama inisial CS per tanggal 27 November 2025 telah dilakukan pemeriksaan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Utara. Pada hari itu juga CS dinonaktifkan dari jabatannya dan telah ditunjuk pelaksana tugas Kalapas Enemawira,” kata Rika melalui keterangan tertulis.

Hari berikutnya, Ditjenpas mengambil langkah lanjutan.

“Pada 28 November 2025, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan telah mengeluarkan surat perintah pemeriksaan dan sidang kode etik terhadap CS,” ujarnya.

Menurut Rika, sidang kode etik dijadwalkan berlangsung sejak 2 Desember 2025 di Direktorat Jenderal Pemasyarakatan oleh Tim Direktorat Kepatuhan Internal.

Ia menegaskan komitmen Ditjenpas untuk menjatuhkan sanksi sesuai aturan apabila CS terbukti melanggar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ditjenpas akan memberikan sanksi sesuai peraturan yang berlaku apabila dari hasil pemeriksaan dan sidang kode etik terbukti ada pelanggaran-pelanggaran yang dimaksud,” jelasnya.

Rika juga menekankan bahwa insiden ini menjadi momentum memperkuat disiplin aparat pemasyarakatan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Krisis Air dan Sampah Makin Mendesak, 23 Negara Berkumpul di Jakarta Bawa Solusi

Krisis Air dan Sampah Makin Mendesak, 23 Negara Berkumpul di Jakarta Bawa Solusi

Upaya memperkuat ketahanan air, sanitasi, pengelolaan sampah, energi bersih, hingga transformasi kota cerdas menjadi salah satu fokus utama yang mengemuka.
Kok Bisa Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026 meski Ditahan Imbang Singapura?

Kok Bisa Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026 meski Ditahan Imbang Singapura?

Ekspetasi yang tinggi kini berujung pada kekecewaan mendalam. Namun, apa sebenarnya yang membuat laju Timnas Indonesia terhenti lebih awal di Piala AFF 2026?
Jalan Besar Jadi Saksi Bisu Gagalnya Skuad Garuda Mematuk Singa

Jalan Besar Jadi Saksi Bisu Gagalnya Skuad Garuda Mematuk Singa

Jalan Besar menjadi saksi bisu kegagalan Skuad Garuda mematuk Singa. Itu adalah nama stadion di Singapura yang menggelar pertandingan terakhir Grup A Piala AFF 2026, pada Jumat malam ini, 7 Agustus 2026, di mana Timnas Indonesia asuhan John Herdman bermain 1-1 dengan Singapura.
Telkom Rampungkan Spin-Off InfraCo Tahap 2: InfraNexia Jadi Pilar Utama Bisnis Wholesale Connectivity

Telkom Rampungkan Spin-Off InfraCo Tahap 2: InfraNexia Jadi Pilar Utama Bisnis Wholesale Connectivity

Seiring dengan tuntasnya proses Spin-Off InfraCo Tahap 1 yang mulai berlaku efektif sejak Januari 2026, PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia) kini semakin kokoh menjalankan operasionalnya. 
Terpopuler: Jika Hasil Imbang Singapura vs Timnas Indonesia, Link Video Viral "yang wes yang", hingga Dokter dan Nakes Penghujat Yurizal

Terpopuler: Jika Hasil Imbang Singapura vs Timnas Indonesia, Link Video Viral "yang wes yang", hingga Dokter dan Nakes Penghujat Yurizal

Mulai dari kabar soal Timnas Indonesia, link video viral "yang wes yang" di media sosial, hingga dokter dan nakes penghujat Yurizal. Berikut tiga terpopulernya.
Teuku Yudhistira: HUT ke-14 IWO Jadi Momen Berbuat untuk Generasi Cerdas

Teuku Yudhistira: HUT ke-14 IWO Jadi Momen Berbuat untuk Generasi Cerdas

Menjelang HUT ke-14, Pengurus Pusat Ikatan Wartawan Online (PP IWO) menggandeng Muhammadiyah menggelar aksi sosial yang fokus pada upaya mencerdaskan generasi bangsa.

Trending

Krisis Air dan Sampah Makin Mendesak, 23 Negara Berkumpul di Jakarta Bawa Solusi

Krisis Air dan Sampah Makin Mendesak, 23 Negara Berkumpul di Jakarta Bawa Solusi

Upaya memperkuat ketahanan air, sanitasi, pengelolaan sampah, energi bersih, hingga transformasi kota cerdas menjadi salah satu fokus utama yang mengemuka.
Duel Timnas Indonesia vs Singapura Awalnya Bukan di Stadion Jalan Besar

Duel Timnas Indonesia vs Singapura Awalnya Bukan di Stadion Jalan Besar

Timnas Indonesia melawan Singapura pada Jumat malam ini, 7 Agustus 2026 di Stadion Jalan Besar. Namun, tahukah kamu kalau awalnya dijadwalkan berlangsung di Stadion Nasional Kallang?
Jika Hasil Singapura vs Timnas Indonesia di Fase Grup Piala AFF 2026 Imbang, Apa yang akan Terjadi?

Jika Hasil Singapura vs Timnas Indonesia di Fase Grup Piala AFF 2026 Imbang, Apa yang akan Terjadi?

Setelah kekalahan telak 0-3 dari Vietnam pada matchday sebelumnya, Timnas Indonesia berada dalam posisi terdesak dan kini mereka wajib menang melawan Singapura.
Beredar Diduga Curhatan Winda Lorenza ke Sahabat, Temukan Fakta Sebelum Mantan Istri Polisi di Medan Tewas

Beredar Diduga Curhatan Winda Lorenza ke Sahabat, Temukan Fakta Sebelum Mantan Istri Polisi di Medan Tewas

Sejumlah fakta baru kondisi sebelum Winda Lorenza Gowasa, mantan istri polisi, Bripka IH tewas muncul lewat tangkapan layar percakapan dengan sahabat viral.
Kapolresta dan Kasat Narkoba Banda Aceh Diperiksa Divpropam Mabes Polri, Ini Faktanya

Kapolresta dan Kasat Narkoba Banda Aceh Diperiksa Divpropam Mabes Polri, Ini Faktanya

Joko ajak seluruh pihak untuk tetap menghormati proses yang sedang berlangsung dan tidak berspekulasi sebelum adanya hasil pemeriksaan resmi dari Mabes Polri.
Terbongkar, Ini Alasan Mengejutkan Kenapa Ada 995 Senjata di Dalam Sekolah Jaksel Sejak 2020

Terbongkar, Ini Alasan Mengejutkan Kenapa Ada 995 Senjata di Dalam Sekolah Jaksel Sejak 2020

Direktur Utama PT Lokta Karya Perbakin serta Kuasa Hukum Eks Ketua Yayasan, IWD, yakni Alhadid Endar Putra buka suara soal temuan 995 senjata airsoft gun di sebuah sekolah swasta, Pondok Pinang, Jakarta Selatan.
Fakta Baru Pelaku Mutilasi di Depok: Mendadak Resign Kerja Goreng Piscok Usai Izin Interview di Mal

Fakta Baru Pelaku Mutilasi di Depok: Mendadak Resign Kerja Goreng Piscok Usai Izin Interview di Mal

Di balik kasus pembunuhan disertai mutilasi yang menggegerkan Depok, muncul cerita dari tempat terakhir Saepul alias Saepullah (26) mencari nafkah.
Selengkapnya

Viral