GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

APBD DKI Dipangkas Rp15 Triliun, Pramono Anung Minta Tak Turunkan Kualitas Bangun Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo meminta kepada jajaran untuk tidak menurunkan kualitas dalam membangun Jakarta, walaupun APBD DKI Jakarta
Rabu, 3 Desember 2025 - 17:37 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo saat dijumpai di kawasan Jakarta Pusat, Selasa (2/12/2025).
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo meminta kepada jajaran untuk tidak menurunkan kualitas dalam membangun Jakarta, walaupun Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta dipangkas Rp15 triliun.

“Apa yang harus kita lakukan ke depan? Kita semua tahu dan tidak perlu ditutupi bahwa Jakarta baru saja menyelesaikan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), yang di mana APBD kita terpotong Rp15 triliun. Tetapi saya meminta kepada seluruh jajaran, tidak boleh menurunkan kualitas kita di dalam membangun Jakarta,” kata Pramono, di Jakarta, Rabu (3/12/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut Pramono menegaskan bahwa dalam membangun kota Jakarta ini, dirinya ingin menyelesaikan proyek-proyek yang sejak dahulu tidak selesai. Salah satunya yakni tiang monorel mangkrak di Jalan Rasuna Said.

“Saya sudah minta bulan Januari kita mulai untuk dilakukan pembersihan, dan nanti di Rasuna Said kita buat pedestrian-nya lebih baik, ruang terbuka hijaunya menjadi lebih baik, dan mudah-mudahan juga bisa mengurangi kemacetan yang ada di Jakarta. Saya mendapatkan laporan dari Kepala Dinas Perhubungan, ini akan bisa mengurangi kemacetan kurang lebih 14 persen kalau kemudian kita atur secara baik,” ucap Pramono.

Selain itu Pramono pihaknya juga menargetkan penyelesaian pembangunan jalan di Flyover Pluit hingga pembangunan di lahan Rumah Sakit Sumber Waras.

“Maka dengan demikian, inilah yang akan kita lakukan. Termasuk yang beberapa waktu yang lama tidak terselesaikan, flyover di Pluit, jalan yang ada atas dan bawah yang kemudian menyebabkan mobil banyak yang jatuh. Rumah Sakit Sumber Waras, dan sebagainya. Mari kita lakukan untuk kita selesaikan,” terang Pramono.

Sementara itu, Pramono menuturkan, untuk membangun Jakarta tidak semuanya harus dari APBD. Menurutnya, salah satu kekuatan Jakarta sebagai kota besar adalah kalau kita bisa membangun yang disebut dengan trust, membangun kepercayaan. 

“Kalau trust ini bisa kita bangun Saudara-saudara sekalian, saya yakin banyak yang akan berperan serta. Contohnya, saya bicara dengan Walikota Jakarta Utara untuk seluruh jalan tol yang ada di Jakarta Utara, yang sekarang ini hanya kelihatan tiang-tiangnya saja, saya minta untuk dibuatkan Vertical Garden. Menjadi lebih hijau, di bawah tol-nya dibuat tempat atau taman terbuka hijau, RPTRA dan sebagainya. Dan kemarin sudah dimulai dengan Si Pitung di Koja,” ungkap Pramono.

Kemudian Pramono mengatakan, dalam membangun Jakarta ini tidak bisa dilakukan secara sendiri, perlu dilakukan kebersamaan. 

“Maka dengan cara-cara seperti inilah Saudara-saudara sekalian nanti di lapangan, melakukan koordinasi dengan Babinsa, Bhabinkamtibmas, dengan Forum Kecamatan dan sebagainya, harus dilakukan kebersamaan. Karena membangun Jakarta yang begitu problemnya kompleks ini enggak bisa sendirian,” jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah pusat memutuskan memangkas dana transfer ke daerah (TKD) untuk tahun anggaran 2026, dengan DKI Jakarta menjadi salah satu daerah yang paling terdampak.

Kebijakan ini membuat proyeksi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI 2026 menyusut dari Rp95,35 triliun menjadi sekitar Rp79,03 triliun.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan pihaknya tidak akan mempermasalahkan keputusan pemerintah pusat.

Ia menyebut telah berdiskusi langsung dengan Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, mengenai pemangkasan dana TKD yang mencakup Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Alokasi Umum (DAU), dan Dana Alokasi Khusus (DAK).

“Pemerintah Jakarta sama sekali tidak argue terhadap itu,” kata Pramono usai pertemuan tertutup dengan Menkeu Purbaya di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (7/10/2025).

Pramono menyebut Pemprov DKI Jakarta akan mengikuti seluruh kebijakan fiskal yang telah ditetapkan pemerintah pusat. Ia meyakini keputusan tersebut telah melalui kajian matang.

“Kami mengikuti sepenuhnya, termasuk penyesuaian untuk dana bagi hasil,” ujarnya.

Pramono mengakui, pemangkasan dana transfer sebesar Rp15 triliun itu akan berpengaruh signifikan terhadap postur APBD 2026.

Oleh karena itu, ia meminta izin kepada Kementerian Keuangan untuk membuka ruang pendanaan kreatif (creative financing) guna menutupi selisih anggaran yang hilang.

Salah satu opsi yang diajukan adalah pembentukan Jakarta Collaboration Fund, lembaga investasi daerah yang dirancang untuk menghimpun dana pembangunan dari berbagai sumber.

“Kami ingin membentuk Jakarta Collaboration Fund, yang selama ini menjadi cita-cita kami,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Pramono juga mengusulkan agar Pemprov DKI dapat memanfaatkan sebagian dari dana pemerintah senilai Rp200 triliun yang saat ini ditempatkan di Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk memperkuat pendanaan BUMD di Jakarta.

“Kami ingin memanfaatkan dana Rp200 triliun yang diputuskan oleh Kementerian Keuangan oleh Pak Menteri, ke Bank Himbara, kami boleh juga memanfaatkan untuk BUMD-BUMD yang ada di Jakarta,” kata Pramono. (ars/aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Politisi Muda Golkar Apresiasi Pembentukan Akademi Partai Golkar 

Politisi Muda Golkar Apresiasi Pembentukan Akademi Partai Golkar 

Pernyataan ini disampaikan Jefri menyusul langkah nyata Bahlil Lahadalia yang baru saja mengukuhkan pengurus Akademi Partai Golkar
Kemenkeu Bantah BPJS Kesehatan Punya Utang Iuran: Cuma Klaim RS Tertahan

Kemenkeu Bantah BPJS Kesehatan Punya Utang Iuran: Cuma Klaim RS Tertahan

Pemerintah sebelumnya memutuskan menanggung sementara biaya pelayanan kesehatan bagi peserta sakit berat yang status bantuan iurannya bermasalah.
Head to Head Bali United vs Persija Jakarta: Catatan Hitam 12 Kekalahan Hantui Macan Kemayoran

Head to Head Bali United vs Persija Jakarta: Catatan Hitam 12 Kekalahan Hantui Macan Kemayoran

Duel menegangkan akan berlangsung dalam laga Bali United vs Persija Jakarta di pekan ke-21 Super League, Minggu (15/2) di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.
Pusaran Panas Korupsi Pertamina: Anak Riza Chalid Dituntut Rp13,4 Triliun, Ayah Buron Interpol

Pusaran Panas Korupsi Pertamina: Anak Riza Chalid Dituntut Rp13,4 Triliun, Ayah Buron Interpol

Anak Riza Chalid dituntut 18 tahun dan ganti rugi Rp13,4 triliun dalam kasus korupsi Pertamina, sementara sang ayah resmi buron Interpol.
Stafsus Menag Salurkan Alquran dan Bantuan Renovasi Masjid di Tondano

Stafsus Menag Salurkan Alquran dan Bantuan Renovasi Masjid di Tondano

Gugun menegaskan bahwa masjid bukan hanya pusat ibadah, tetapi juga pusat peradaban umat.
Simon Tahamata Soroti Eksodus Pemain Diaspora ke Super League: Indonesia Besar, Banyak Bakat Lokal

Simon Tahamata Soroti Eksodus Pemain Diaspora ke Super League: Indonesia Besar, Banyak Bakat Lokal

Kepala Pemandu Bakat PSSI, Simon Tahamata, angkat bicara soal maraknya pemain diaspora di Super League. Ia menilai fenomena tersebut tak perlu diperdebatkan.

Trending

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Menkeu Purbaya menyatakan 3 bulan ke depan BPJS masih bisa berjalan normal, karena anggarannya ada Rp 59 T. Ternyata menyita perhatian PDIP
Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Luke Vickery kabarnya sudah jalin komunikasi dengan pelatih John Herdman, publik Australia ikhlas jika sang striker memilih untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Fakta-fakta Penemuan Koper Berisi Narkoba Milik Kapolres Bima Kota AKBP Didik, Dititip di Rumah Polwan 

Fakta-fakta Penemuan Koper Berisi Narkoba Milik Kapolres Bima Kota AKBP Didik, Dititip di Rumah Polwan 

Saat penyidik mendatangi lokasi, koper tersebut telah lebih dahulu diamankan oleh anggota Satresnarkoba Polres Tangerang Selatan.
Codeblu Kembali Dilaporkan Clairmont ke Bareskrim, PT Prima Hidup Lestari Ungkap Dugaan Informasi Direkayasa dan Pemerasan

Codeblu Kembali Dilaporkan Clairmont ke Bareskrim, PT Prima Hidup Lestari Ungkap Dugaan Informasi Direkayasa dan Pemerasan

Codeblu kembali dilaporkan Clairmont ke Bareskrim atas dugaan informasi direkayasa dan pemerasan, laporan kedua setelah kasus di Jaksel dicabut.
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Prediksi cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT