News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BPJS Rilis 126 Juta Data Sampel untuk Tingkatkan Mutu Kesehatan Nasional

Dirut Ghufron Mukti menegaskan bahwa sejak pertama kali dirilis pada tahun 2019, data sampel BPJS Kesehatan saat ini telah mengalami pengembangan yang signifikan.
Rabu, 3 Desember 2025 - 20:16 WIB
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti dalam acara Peluncuran Data Sampel BPJS Kesehatan 2025 pada Rabu (3/12/2025).
Sumber :
  • BPJS

Jakarta, tvOnenews.com - Data yang berkualitas merupakan investasi penting bagi peningkatan mutu kesehatan nasional. Untuk memudahkan proses pengolahan data oleh peneliti, akademisi, praktisi, dan pihak-pihak terkait lainnya, BPJS Kesehatan telah menyediakan data sampel yang dirancang sedemikian rupa sehingga dapat merepresentasikan populasi nasional.

Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti dalam acara Peluncuran Data Sampel BPJS Kesehatan 2025 pada Rabu (3/12/2025). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ghufron mengatakan bahwa sejak pertama kali dirilis pada tahun 2019, data sampel BPJS Kesehatan telah mengalami pengembangan yang signifikan. Secara bertahap, BPJS Kesehatan menghadirkan variasi data sampel general dan kontekstual mengenai diabetes melitus, tuberkulosis, kesehatan ibu dan anak, hingga data sampel kontekstual terkait mental health.

Data sampel tersebut telah dimanfaatkan oleh lebih dari 1.000 pengguna dengan berbagai latar belakang. Mulai dari akademisi, peneliti, mahasiswa, hingga regulator untuk mendukung riset ilmiah sampai penyusunan kebijakan kesehatan berbasis bukti yang adekuat.

“Tahun 2025, BPJS Kesehatan meluncurkan data sampel kontekstual Covid-19 yang dapat digunakan untuk menganalisis dampak Covid jangka panjang (long Covid) terhadap pembiayaan layanan kesehatan. Data sampel ini juga bisa dimanfaatkan oleh peneliti mancanegara karena pandemi Covid terjadi secara global,” ujar Ghufron.

Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan, Edwin Aristiawan menuturkan bahwa ada penambahan jumlah data sampel sekitar 23,3 juta dari tahun 2024 ke 2025, sehingga total data sampel yang dirilis BPJS Kesehatan kini mencapai 126,2 juta baris data. Edwin pun menegaskan, penyediaan data sampel juga dibarengi dengan upaya perlindungan data pribadi.

“Ada lebih dari 650 miliar data yang dikelola BPJS Kesehatan. Setiap detiknya ada 1.746 transaksi data yang terjadi di ekosistem Program JKN. Ada sekitar 40 institusi akademik dan institusi profesional, baik dalam maupun luar negeri, yang telah memanfaatkan data sampel BPJS Kesehatan. Oleh karena itu, keamanan data harus benar-benar dijaga," tegasnya. 

Edwin menjelaskan, untuk mengakses data sampel, pertama masyarakat bisa membuka Portal Data JKN pada tautan https://data.bpjs-kesehatan.go.id/ dan melakukan registrasi akun terlebih dulu. Setelah itu, masyarakat bisa melengkapi formulir pengajuan yang berisi pertanyaan tentang keperluan akses, jenis data sampel yang diperlukan, deskripsi singkat, asal instansi, tanda pengenal, dan pakta integritas.

“Jika sudah mengisi, data akan otomatis dikirimkan melalui email yang didaftarkan pihak yang mengajukan permintaan data sampel. Bagi yang sudah memanfaatkan data sampel, mohon sampaikan hasil penelitiannya kepada kami supaya penelitian tersebut tidak berhenti di situ saja. Harapan kami, hasil penelitian tersebut bisa kami manfaatkan, kami tindak lanjuti, supaya membawa dampak yang lebih luas,” kata Edwin. 

Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Prof. Ascobat Gani mengatakan bahwa pengelolaan big data yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan diharapkan ke depannya dapat dilengkapi dengan need assesment untuk mengetahui kebutuhan yang diperlukan masing-masing pengguna data. Di samping itu, juga perlu disusun perencanaan agenda penelitian ke depan supaya data yang sudah tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal.

“Data BPJS Kesehatan merupakan aset yang luar biasa besar. BPJS Kesehatan sebagai pemiliknya, sementara penggunanya bisa dari pemerintah, Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), rumah sakit, dan unit-unit sistem daerah seperti Dinkes dan fasilitas kesehatan di daerah. Peneliti berperan sebagai jembatan penghubung di tengahnya. Hasil penelitian yang mereka lakukan bukan hanya untuk memperkaya ilmu pengetahuan, melainkan juga bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan kebijakan baru, menghemat pengeluaran biaya kesehatan, dan lain-lain,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain memberi apresiasi, Prof. Ascobat juga mengingatkan bahwa ada sejumlah tantangan yang dihadapi BPJS Kesehatan. Pertama, mengenai sustainibilitas Program JKN. Biaya penyakit katastropik, efek rebound Covid-19, dan penerimaan iuran JKN disebut-sebut berpengaruh besar terhadap keberlanjutan Program JKN, sehingga tantangan ini harus segera diatasi.

"Tantangan kedua adalah soal disparitas layanan. UHC bukan hanya soal kepesertaan, namun juga mengenai akses layanan kesehatan yang merata. Aspek supply side menjadi tantangan kita saat ini. Tantangan selanjutnya ialah standar pelayanan, baik di tingkat primer maupun di tingkat rujukan, yang mempengaruhi kualitas kesehatan. Untuk mengatasi ketiga tantangan ini, harus ada langkah kolaborasi bersama," ujarnya. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gerak Cepat Bawa Cuan, Cek Ramalan Keuangan Shio Kuda 27 September 2026 di Sini!

Gerak Cepat Bawa Cuan, Cek Ramalan Keuangan Shio Kuda 27 September 2026 di Sini!

Karakter dasar shio Kuda yang dikenal lincah, mandiri, berjiwa petualang, serta pantang menyerah akan menemukan ritme yang pas untuk melipatgandakan pendapatan.
Ungkapan Hati Indra Kenz 'Crazy Rich Medan' setelah Bebas Bersyarat dari Lapas Cibinong Akibat Kasus Binomo

Ungkapan Hati Indra Kenz 'Crazy Rich Medan' setelah Bebas Bersyarat dari Lapas Cibinong Akibat Kasus Binomo

Kreator konten atau sosok mantan "Crazy Rich Medan, Indra Kesuma alias Indra Kenz menyampaikan surat terbuka usai bebas bersyarat dari Lapas Kelas IIA Cibinong.
Pesan Tegas John Herdman: Tidak Ada Perbedaan Pemain Lokal dan Diaspora, Semua Bagian Timnas Indonesia!

Pesan Tegas John Herdman: Tidak Ada Perbedaan Pemain Lokal dan Diaspora, Semua Bagian Timnas Indonesia!

John Herdman menegaskan tidak ada sekat pemain lokal dan diaspora. Menurutnya, semua pemain yang mengenakan seragam Garuda adalah bagian dari Timnas Indonesia.
Araghchi: Iran Bisa Buka Selat Hormuz Dalam Sepekan Jika AS Sepakat

Araghchi: Iran Bisa Buka Selat Hormuz Dalam Sepekan Jika AS Sepakat

Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi mengatakan pihaknya dapat membuka kembali Selat Hormuz dalam waktu tujuh hari jika Amerika Serikat mau menerima rencana yang disampaikan Iran lewat Qatar.
Hancurkan Singapura 2-0 di FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman Puji Para Debutan Timnas Indonesia: Mereka Tampil Luar Biasa

Hancurkan Singapura 2-0 di FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman Puji Para Debutan Timnas Indonesia: Mereka Tampil Luar Biasa

Timnas Indonesia mengawali FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Singapura. Garuda menang 2-0 dalam laga Grup A di SUGBK, Jakarta, Jumat (25/09/2026).
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia, PDIP Kibarkan Bendera Setengah Tiang Selama 7 Hari sebagai Penghormatan Terakhir

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia, PDIP Kibarkan Bendera Setengah Tiang Selama 7 Hari sebagai Penghormatan Terakhir

Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di Rumah Sakit MRCCC Siloam Hospitals Semanggi Jakarta. Kabar duka ini langsung viral di medsos.

Trending

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Muncul Fenomena "Blue Fire" di Kawah Gunung Papandayan, Begini Penjelasan Badan Geologi

Muncul Fenomena "Blue Fire" di Kawah Gunung Papandayan, Begini Penjelasan Badan Geologi

Badan Geologi menerjunkan timnya untuk memeriksa kemunculan fenomena blue fire atau api biru di kawasan Kawah Gunung Papandayan, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Jamintel Kejagung Tekankan Peran Aslinmas-Abpednas di Lampung

Jamintel Kejagung Tekankan Peran Aslinmas-Abpednas di Lampung

Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat (Aslinmas) dan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) Provinsi Lampung resmi dilantik.
Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September: Bulu Tangkis Tunggal Mulai Hari Ini dan Perebutan Medali di Kano dan Marathon

Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September: Bulu Tangkis Tunggal Mulai Hari Ini dan Perebutan Medali di Kano dan Marathon

Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September yang merupakan hari ke-8 penyelenggaraan multi event terbesar se-Asia ini.
Kata-kata Berkelas John Herdman usai Timnas Indonesia Sukses Balas Dendam Atas Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026

Kata-kata Berkelas John Herdman usai Timnas Indonesia Sukses Balas Dendam Atas Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026

John Herdman mengungkap perjuangan Timnas Indonesia saat mengalahkan Singapura 2-0 di FIFA ASEAN Cup 2026. Ia juga memuji Ole Romeny dan catatan clean sheet.
Wanita Bercadar Diduga Hendak Culik Bocah, Aksinya Langsung Kepergok hingga Jadi Bulan-bulanan Warga

Wanita Bercadar Diduga Hendak Culik Bocah, Aksinya Langsung Kepergok hingga Jadi Bulan-bulanan Warga

Wanita bercadar berinisial I diamuk warga setelah aksi penculikan anak diketahui ibu korban di Kelurahan Mawang, Somba Opu, Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Minta Perusahaan di Jabar Hapus Batasan Usia Pelamar, Dedi Mulyadi: Jika Usia Tua tapi Masih Produktif Seharusnya Masih Diperbolehkan Kerja

Minta Perusahaan di Jabar Hapus Batasan Usia Pelamar, Dedi Mulyadi: Jika Usia Tua tapi Masih Produktif Seharusnya Masih Diperbolehkan Kerja

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi meminta perusahaan dan industri di Jabar untuk menghapus batasan usia maksimal bagi calon pekerja. 
Selengkapnya

Viral