GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BMKG Peringatkan Potensi Gelombang Tinggi di Sulawesi Utara hingga 7 Desember, Warga Diminta Waspada

BMKG memperingatkan potensi gelombang tinggi di Sulawesi Utara hingga 7 Desember. Nelayan dan masyarakat pesisir diminta waspada dan memantau informasi resmi.
Jumat, 5 Desember 2025 - 06:40 WIB
Ilustrasi cuaca buruk.
Sumber :
  • Kolase Tim tvOnenews

Manado, tvOnenews.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang pasang atau rob di sejumlah wilayah perairan Sulawesi Utara. Peringatan ini berlaku hingga 7 Desember 2025 dan perlu menjadi perhatian masyarakat pesisir, nelayan, hingga operator pelayaran yang beraktivitas di wilayah sekitar.

Pihak BMKG menjelaskan bahwa fenomena gelombang tinggi ini berkaitan dengan beberapa faktor meteorologi yang terjadi secara bersamaan. Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Stasiun Maritim Bitung, Ricky D. Aror, mengatakan fenomena perige atau kondisi ketika bulan berada pada jarak terdekat dengan bumi, serta fase purnama pada 4 Desember 2025, berpotensi meningkatkan tinggi air laut maksimum di wilayah pesisir Sulawesi Utara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, situasi tersebut diperparah dengan terbentuknya bibit siklon tropis di perairan timur Filipina. Siklon tersebut memicu terbentuknya daerah konvergensi udara di sekitar perairan Sulawesi Utara, yang kemudian memicu pembentukan awan-awan konvektif yang mengandung hujan lebat, angin kencang, hingga gelombang tinggi.

BMKG memperkirakan kecepatan angin di wilayah tersebut berada pada kisaran 8–20 knot, namun pada kondisi tertentu dapat meningkat hingga 30 knot. Kecepatan angin di atas normal ini dapat menyebabkan gelombang dengan tinggi signifikan berkisar 1,25 hingga 2,5 meter atau berada pada kategori sedang.

“Dengan kondisi cuaca seperti ini, masyarakat kami imbau untuk tetap waspada. Saat ini telah memasuki musim hujan dengan dominasi angin barat yang menjadi pemicu cuaca ekstrem di wilayah perairan,” ujar Ricky di Manado, Kamis (5/12).

Selain berdampak pada aktivitas nelayan, BMKG mengingatkan bahwa kondisi gelombang tinggi ini juga dapat memengaruhi keamanan pelayaran komersial, layanan logistik laut, serta aktivitas perikanan budidaya yang berlokasi dekat bibir pantai atau perairan terbuka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ricky menegaskan pentingnya pemantauan informasi cuaca maritim secara berkala agar masyarakat tidak terjebak dalam kondisi cuaca ekstrem yang muncul mendadak. Ia meminta seluruh aktivitas kelautan, termasuk nelayan tradisional, untuk memprioritaskan keselamatan dan tidak memaksakan perjalanan apabila kondisi tidak memungkinkan.

“Kami mengimbau nelayan, operator transportasi laut, hingga masyarakat pesisir untuk selalu memperbarui informasi prakiraan cuaca maritim. Pastikan informasi yang diterima berasal dari sumber resmi BMKG melalui aplikasi, media sosial terverifikasi, maupun kanal komunikasi lainnya,” tegas Ricky.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bahaya Campak Mengintai, Begini Gejalanya Mulai dari Demam hingga Muncul Ruam

Bahaya Campak Mengintai, Begini Gejalanya Mulai dari Demam hingga Muncul Ruam

Penyakit campak belakangan ini menjadi perhatian serius di seluruh dunia, tak terkecuali di Indonesia. Kenali gejala penyakit yang disebabkan oleh virus ini.
Kronologi Sanksi FIFA ke Israel: Awal Laporan Palestina di 2024, Berakhir Denda dan Peringatan

Kronologi Sanksi FIFA ke Israel: Awal Laporan Palestina di 2024, Berakhir Denda dan Peringatan

Perjalanan kasus ini bermula pada Mei 2024 saat Asosiasi Sepak Bola Palestina (PFA) mengirimkan proposal resmi ke FIFA. Dalam pengajuan tersebut, Palestina mendesak adanya tindakan tegas terhadap Israel.
Max Verstappen Sebut Regulasi Baru buat F1 2026 Sperti Video Game, Charles Leclerc Justru Bilang Begini

Max Verstappen Sebut Regulasi Baru buat F1 2026 Sperti Video Game, Charles Leclerc Justru Bilang Begini

Hingga kini, perdebatan soal regulasi baru F1 2026 masih terus memanas di kalangan para pembalap.
Kebijakan WFH Perlu Dikaji Lebih Komperhensif, Sehari Sepekan Masih Tak Cukup?

Kebijakan WFH Perlu Dikaji Lebih Komperhensif, Sehari Sepekan Masih Tak Cukup?

DPR menilai pengalaman Indonesia saat menghadapi pandemi COVID-19 pada 2020p2021 dapat menjadi referensi penting dalam merancang kebijakan WFH ke yang akan diterapkan.
Pertare Suguhkan Fasilitas Gratis di Tol Trans Jawa, Ada Mini Klinik hingga Ruang Laktasi

Pertare Suguhkan Fasilitas Gratis di Tol Trans Jawa, Ada Mini Klinik hingga Ruang Laktasi

Pertare menyampaikan bahwa fasilitas Serambi MyPertamina menyediakan berbagai layanan bagi pemudik. Mulai dari otong rambut, mini klinik, hingga ruang laktasi.
Ramalan Keuangan Shio 21 Maret 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan Keuangan Shio 21 Maret 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Simak ramalan keuangan shio untuk 21 Maret 2026. Bagaimana peruntungan finansial dan tantangan keuangan Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular hari ini?

Trending

Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

FIFA telah resmi menetapkan tanggal penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup di edisi perdana. Turnamen tersebut nyatanya digelar hanya sebulan setelah Piala AFF 2026.
4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

PSSI dikabarkan akan menaturalisasi pemain setelah FIFA Series 2026, termasuk eks kapten Belanda U-17 dan pemain Eredivisie demi memperkuat Timnas Indonesia?
Media Vietnam Tak Terima, Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Disorot Tajam

Media Vietnam Tak Terima, Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Disorot Tajam

Media Vietnam menyoroti rumor Timnas Indonesia menggantikan Iran di Piala Dunia 2026, namun begini menurut regulasi FIFA. Simak selengkapnya.
Resmi! PSSI Susul Malaysia Dapat Sanksi dari AFC Jelang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Ikut Terdampak?

Resmi! PSSI Susul Malaysia Dapat Sanksi dari AFC Jelang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Ikut Terdampak?

Resmi! PSSI Susul Malaysia Dapat Sanksi dari AFC Jelang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Ikut Terdampak?
Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Bung Harpa mengungkapkan bahwa saat ini pemain Timnas Indonesia di luar negeri diberikan pilihan jika ingin tampil di FIFA Series 2026, apa isi pilihannya?
Kevin Diks Syok, Keponakan Giovanni Van Bronckhorst Tertarik Bela Timnas Indonesia, Nama Besar Dicoret John Herdman

Kevin Diks Syok, Keponakan Giovanni Van Bronckhorst Tertarik Bela Timnas Indonesia, Nama Besar Dicoret John Herdman

Tiga berita bola terpopuler: Kevin Diks syok lihat FC Copenhagen, prediksi pemain yang dicoret Timnas, hingga keponakan Van Bronckhorst tertarik bela Garuda.
Mengenal Hristiyan Petrov, Bek Bulgaria yang Bikin Miliano Jonathans Cedera Jelang FIFA Series 2026

Mengenal Hristiyan Petrov, Bek Bulgaria yang Bikin Miliano Jonathans Cedera Jelang FIFA Series 2026

Hristiyan Petrov jadi sorotan usai membuat Miliano Jonathans cedera ACL jelang FIFA Series 2026. Simak profil singkat saat bek Bulgaria itu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT