GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mahfud MD Desak Tiga Aktivis yang Ditangkap saat Kerusuhan Agustus Dibebaskan

Komite Percepatan Reformasi Polri menyoroti penahanan tiga aktivis dalam aksi kerusuhan pada Agustus lalu. Momen itu disebut Komite sebagai Agustus Kelabu.
Minggu, 7 Desember 2025 - 20:22 WIB
Mantan Menko Polhukam, Mahfud MD.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Komite Percepatan Reformasi Polri menyoroti penahanan tiga aktivis dalam aksi kerusuhan pada Agustus lalu. Momen itu disebut Komite sebagai Agustus Kelabu.

Anggota Komite Percepatan Reformasi Polri, Mahfud MD, meminta Kapolri mempertimbangkan pembebasan atau penangguhan terhadap ketiga aktivis, yakni Laras Faizzati, Dera dan Munif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mahfud menyebut ketiganya memiliki kondisi yang perlu segera diperhatikan.

“Saudara, dari 1.038 orang yang ditangkap atau ditahan karena kerusuhan Agustus itu, kami tadi memberi perhatian kepada tiga orang yang mungkin perlu diperhatikan untuk segera dilepas,” ujar Mahfud, dikutip Minggu (7/12).

PDIP Dituding Biang Kerok Demo Anarkis, Guntur Romli Patahkan Tuduhan Hingga Beberkan Fakta Mencengankan
PDIP Dituding Biang Kerok Demo Anarkis, Guntur Romli Patahkan Tuduhan Hingga Beberkan Fakta Mencengankan
Sumber :
  • istimewa - antaranews

Mahfud menjelaskan, salah satu yang menjadi perhatian adalah Laras Faizzati, pegawai kantor Majelis Antarparlemen ASEAN, yang disebut ditangkap hanya karena pesan bela sungkawa di ponselnya.

“Oleh sebab itu kami tadi bersepakat ya dengan Pak Kapolri ini agar dilihat lebih dulu apa benar dia ini bersalah, kalau enggak insyaallah akan sekurang-kurangnya ditangguhkan kalau tidak dilepaskan,” tuturnya.

Selain Laras, dua aktivis lingkungan, Dera dan Munif juga dinilai mengalami proses hukum yang patut dikaji, termasuk penetapan tersangka yang tak diberitahukan sebelumnya.

Mahfud mendorong kepolisian memberikan perlindungan hukum bagi pegiat lingkungan.

“Kita minta ketentuan tentang anti-slap diberi perlindungan khusus oleh kepolisian,” katanya.

Mahfud memastikan komisi dan tim internal Polri telah bersepakat memprioritaskan peninjauan perkara ini.

Ia berharap keputusan atas nasib tiga aktivis tersebut dapat segera dituntaskan.

Sebelumnya, Tim Komite Percepatan Reformasi Polri menyoroti penangkapan ribuan demonstran pada Agustus Kelabu.

Ketua Tim Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Asshiddiqie, menyebut sedikitnya 1.038 orang demonstran hingga kini masih berstatus ditangkap dan diproses. Jumlah itu dinilai perlu dikaji ulang oleh Kapolri.

“Salah satu yang hari ini kami bicarakan, yang paling serius yakni respons kepolisian terhadap aktivis-aktivis peserta demonstrasi Agustus Kelabu yang lalu yang sampai sekarang tercatat masih… 1.038 orang yang ditangkap dan diproses,” kata Jimly usai rapat pleno ketiga Komisi Percepatan Reformasi Polri, di Jakarta Selatan.

Jimly menuturkan pihaknya, merekomendasikan agar Kapolri melakukan evaluasi penanganan perkara, terutama bagi kelompok rentan.

“Tujuannya supaya ada pengurangan jumlah, misalnya dengan menekankan pentingnya kita memberi perlakuan khusus dan perlindungan lebih pertama kepada pelaku perempuan, kedua pelaku difabel… sehingga kalau pun tidak bisa dikeluarkan dari statusnya ya paling tidak ada penangguhan,” ujarnya.

Ia juga meminta perlakuan khusus bagi demonstran anak, meski tetap dikategorikan melakukan tindak pidana.

“Karena pertimbangan masih anak-anak diberi perlakuan khusus dan perlindungan yang lebih,” ungkapnya.

Selain membahas penanganan demonstrasi, komisi juga mulai merumuskan strategi perubahan kebijakan menghadapi pemberlakuan KUHAP dan KUHP baru pada 2 Januari 2026.

Jimly meminta agar kepolisian segera menyesuaikan aturan pelaksanaan melalui perubahan peraturan Kapolri maupun peraturan kepolisian.

“Kita memberi rekomendasi saran kepada Kapolri untuk segera mengadakan evaluasi… sehingga Perkap yang perlu disesuaikan mengikuti ketentuan baru KUHAP itu segera dilakukan,” tutur Jimly.

Ia memastikan rekomendasi komisi akan terus dikonsolidasikan melalui pertemuan dengan berbagai kelompok masyarakat, termasuk melalui kunjungan daerah, sebelum menjadi masukan struktural, kultural, hingga instrumental bagi rencana revisi Undang-Undang Polri pada bulan ketiga masa kerja mereka. (rpi/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dihadiri Kaesang Pangarep, Caketum BPP HIPMI Reynaldo Gelar Malam Kolaborasi Daerah Hingga Sampaikan Hal Ini

Dihadiri Kaesang Pangarep, Caketum BPP HIPMI Reynaldo Gelar Malam Kolaborasi Daerah Hingga Sampaikan Hal Ini

Caketum BPP HIPMI Masa Bakti 2026-2029 Reynaldo Bryan, menggelar malam kolaborasi daerah dengan ketum-ketum BPD HIPMI, tim sukses, serta para senior HIPMI, bertempat di Plataran Senayan
Harga Emas dan Buyback Antam Turun Gocap Jadi Rp2,76 Juta per Gram

Harga Emas dan Buyback Antam Turun Gocap Jadi Rp2,76 Juta per Gram

Koreksi tajam ini membuat pasar kembali mencermati arah pergerakan emas, terutama setelah reli panjang yang sempat mendorong harga logam mulia mencetak rekor tinggi dalam beberapa pekan terakhir.
Sebut Juri LCC MPR RI Tak Perlu Minta Maaf, Ahmd Muzani Digeruduk Warganet Singgung Anggaran hingga Korupsi

Sebut Juri LCC MPR RI Tak Perlu Minta Maaf, Ahmd Muzani Digeruduk Warganet Singgung Anggaran hingga Korupsi

Ketua MPR RI Ahmad Muzani ikut terseret buntut polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR di Pontianak, Kalimantan Barat. Ini kata Ahmad Muzani soal..
Tiba di Nganjuk, Prabowo Bakal Resmikan Museum dan Rumah Singgah Marsinah

Tiba di Nganjuk, Prabowo Bakal Resmikan Museum dan Rumah Singgah Marsinah

Dalam agenda tersebut, Prabowo turut disambut Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Andi Gani Nena Wea.
Meski Masuk Grup Neraka, John Herdman Tunjukkan Mental Baja dan Siap Bawa Timnas Indonesia Bersaing di Piala Asia 2027

Meski Masuk Grup Neraka, John Herdman Tunjukkan Mental Baja dan Siap Bawa Timnas Indonesia Bersaing di Piala Asia 2027

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menilai kehadiran skuad Garuda di Grup F Piala Asia 2027 bukan sekadar pelengkap. Garuda menurutnya jadi lawan berat.
Niat Lindungi Pacar, Pria di Grogol Tewas Dikeroyok Belasan Orang dan Didorong dari Lantai 2 Tempat Biliar

Niat Lindungi Pacar, Pria di Grogol Tewas Dikeroyok Belasan Orang dan Didorong dari Lantai 2 Tempat Biliar

Polda Metro Jaya kini menyelidiki informasi yang menyebut korban sempat dijatuhkan dari lantai dua lokasi hiburan tersebut sebelum akhirnya ditemukan tak sadarkan diri.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Nama Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak mendadak menjadi sorotan publik setelah keberaniannya mengemukakan kebenaran yang dilakukan timnya.
Selengkapnya

Viral