News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemerintah Godok Aturan Batasi Impor Produk yang Bisa Diproduksi UMKM Lokal

Pemerintah tengah menyiapkan langkah besar untuk merombak aturan impor dengan menahan masuknya barang-barang yang sebenarnya sudah mampu diproduksi oleh UMKM.
Senin, 8 Desember 2025 - 17:40 WIB
Menteri UMKM, Maman Abdurrahman.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah tengah menyiapkan langkah besar untuk merombak aturan impor dengan menahan masuknya barang-barang yang sebenarnya sudah mampu diproduksi oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam negeri.

Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, menegaskan kebijakan baru ini sedang dimatangkan bersama Kementerian Keuangan, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Perindustrian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami lagi mau tata bahwa kalau misalkan barang-barang yang sudah bisa diproduksi oleh UMKM kita, ya barang-barang impor itu kita batasi. Tapi kalau yang memang belum kita mampu memproduksi barang-barang itu ya nggak apa-apa kita impor, gitu lho,” kata Maman dalam 40 BIG Conference 2025 bertema Arah Bisnis 2026: Menuju Kedaulatan Ekonomi di Raffles Hotel, Jakarta Selatan, Senin (8/12/2025).

Maman menilai persoalan utama saat ini adalah lemahnya ketegasan regulasi yang membuat pasar domestik disesaki produk impor padahal industri kecil menengah lokal telah mampu memproduksi barang serupa.

“Yang menjadi masalah sekarang, UMKM kita sudah mampu bikin baju, produksi jilbab, produksi baju batik, bikin celana, sepatu segala macam, sendal, tetapi kita biarkan itu barang-barang masuk itu dari luar, begitu mengerikan sekali,” tuturnya.

Menurut Maman, pembatasan impor tidak berarti sikap anti terhadap produk luar negeri. 

Pemerintah tetap membuka ruang impor untuk jenis barang yang belum dapat diproduksi di dalam negeri. Namun untuk komoditas yang kapasitas produksinya sudah kuat, pasar harus lebih terlindungi.

Saat disinggung mengenai pembentukan Satuan Tugas (Satgas) khusus barang impor ilegal, Maman menyebut langkah tersebut belum diperlukan. 

Menurutnya, yang harus segera dibenahi adalah pengawasan terhadap perusahaan kargo dan ekspedisi yang kerap menjadi pintu masuk barang impor tanpa kontrol memadai.

“Misalnya kita sudah bisa bikin baju, bikin industri tekstil, itu kan dampaknya industri kecil menengah kita akhirnya layoff karyawan karena dihantam dengan produk-produk itu,” ujarnya.

Ia juga menyoroti maraknya barang impor berstatus abu-abu yang sulit dilacak legalitasnya. Regulasi yang tumpang tindih membuat pengawasan tidak berjalan optimal dan membuka peluang penyalahgunaan.

“Secara legalitasnya ini mau kita atur dulu nih, ini nggak bisa kayak begitu, karena keberpihakan kita, perlindungan kita terhadap UMKM dalam negeri itu jauh lebih penting,” imbuh Maman.

Maman menegaskan, pembenahan impor merupakan bagian dari upaya memperkuat UMKM yang selama ini menjadi garda terdepan ekonomi nasional. 

Ia mengingatkan kontribusi sektor ini terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai sekitar 60 persen dan menyerap hingga 90–95 persen tenaga kerja.

Dengan bobot sebesar itu, pemerintah menilai perlindungan terhadap UMKM tidak bisa lagi bersifat longgar. Kebijakan impor akan diarahkan agar tidak menggerus ruang usaha pelaku lokal yang semakin kompetitif. (agr/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KDM: Pemprov Jabar Dukung Seluruh Kegiatan Produksi yang Bermanfaat Selama Tidak Merusak Lingkungan

KDM: Pemprov Jabar Dukung Seluruh Kegiatan Produksi yang Bermanfaat Selama Tidak Merusak Lingkungan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendukung seluruh kegiatan produksi yang bermanfaat selama kegiatan tersebut tidak merusak lingkungan. 
Usut Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa 36 Saksi Termasuk Masinis dan Sopir Taksi

Usut Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa 36 Saksi Termasuk Masinis dan Sopir Taksi

Polisi masih melakukan penyelidikan terkait insiden taksi tertemper KRL dan kecelakaan kereta api KA Argo Bromo Anggrek 4 rute Gambir - Surabaya Pasarturi dengan KRL, di Stasiun Bekasi Timur
Hujan Deras Kemarin Malam, 115 RT dan 4 Ruas Jalan di Jakarta Kebanjiran

Hujan Deras Kemarin Malam, 115 RT dan 4 Ruas Jalan di Jakarta Kebanjiran

Hujan deras yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Senin (4/5/2026) malam menyebabkan kenaikan tinggi muka air di sejumlah pintu air dan pos pantau.
Vanja Bukilic Paling Diburu, Eks Tandem Megawati Hangestri Diprediksi Jadi Kandidat Pilihan Utama di Draft Pemain Asing Liga Voli Korea

Vanja Bukilic Paling Diburu, Eks Tandem Megawati Hangestri Diprediksi Jadi Kandidat Pilihan Utama di Draft Pemain Asing Liga Voli Korea

Vanja Bukilic diprediksi menjadi pemain asing yang paling diburu. Mantan tandem Megawati Hangestri itu bisa menjadi kandidat pilihan nomor satu di tryout dan draft pemain asing Liga Voli Korea 2026-2027.
Darurat Anak Putus Sekolah, Prabowo Teken Aturan Baru Negara Wajib Jemput Bola Anak Jalanan hingga Terlantar

Darurat Anak Putus Sekolah, Prabowo Teken Aturan Baru Negara Wajib Jemput Bola Anak Jalanan hingga Terlantar

Presiden Prabowo Subianto resmi menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pencegahan dan Penanganan Anak Tidak Sekolah, sebuah langkah strategis untuk menekan angka anak putus sekolah yang masih menjadi persoalan serius nasional.
Rupiah Pagi Ini 5 Mei 2026 Sentuh Angka Rp17.405 per Dolar AS

Rupiah Pagi Ini 5 Mei 2026 Sentuh Angka Rp17.405 per Dolar AS

Rupiah hari ini 5 Mei 2026 menyentuh angka Rp17.405 per dolar AS pada pagi hari. 

Trending

Media Malaysia Soroti Comeback STY ke Indonesia sebagai Penasihat Teknik Timnas Football 7: Bukan Sosok Baru

Media Malaysia Soroti Comeback STY ke Indonesia sebagai Penasihat Teknik Timnas Football 7: Bukan Sosok Baru

Media Malaysia menyoroti kembalinya Shin Tae-yong (STY) ke Indonesia sebagai penasihat teknik Timnas Football 7 (F7) Indonesia: Bukan sosok baru.
FIFA Beri Restu, Timnas Indonesia Punya Opsi Kiper 199 Cm Berdarah Surabaya Peraih Trofi Pemain Terbaik Eredivisie

FIFA Beri Restu, Timnas Indonesia Punya Opsi Kiper 199 Cm Berdarah Surabaya Peraih Trofi Pemain Terbaik Eredivisie

Sorotan publik sepak bola Indonesia kini mengarah ke Belanda. Nama Kayne van Oevelen tiba-tiba mencuri perhatian setelah tampil gemilang bersama FC Volendam.
Terpopuler Trend: Respons Istri dr Richard Lee Soal Kabar Sertifikat Mualaf Dicabut, hingga Akun Ahmad Dhani Mendadak Hilang

Terpopuler Trend: Respons Istri dr Richard Lee Soal Kabar Sertifikat Mualaf Dicabut, hingga Akun Ahmad Dhani Mendadak Hilang

Respons Istri dr Richard Lee soal kabar sertifikat Mualaf dicabut. Tanggapan Ahmad Dhani saat akun Instagramnya hilang buntut tudingan terhadap Maia Estianty
5 Alasan yang Buat Megawati Hangestri Diyakini Kian Dekat Berseragam Hyundai Hillstate

5 Alasan yang Buat Megawati Hangestri Diyakini Kian Dekat Berseragam Hyundai Hillstate

Setidaknya ada 5 alasan yang membuat volimania mulai menebak-nebak jika Megawati Hangestri akan berlabuh ke Hyundai Hillstate bukan Red Sparks musim depan.
Respons Tegas Koh Doddy Tan soal Sertifikat Mualaf Richard Lee yang Dicabut: Yayasan punya Hak

Respons Tegas Koh Doddy Tan soal Sertifikat Mualaf Richard Lee yang Dicabut: Yayasan punya Hak

Tengah ramai isu sertifikat mualaf Richard Lee yang dicabut Koh Hanny Kristianto menjadi perhatian publik. Juga direspons oleh Pendakwah Koh Doddy Tan
Niat dr Richard Lee Mualaf Diragukan, Doktif Bongkar Kelakuan DRL dalam Tahanan Sejak Sebulan Lalu

Niat dr Richard Lee Mualaf Diragukan, Doktif Bongkar Kelakuan DRL dalam Tahanan Sejak Sebulan Lalu

Dokter Detektif atau akrab disapa Doktif meragukan niat dr Richard Lee Mualaf, bahkan sebelum ramainya kabar dicabutnya sertifikat mualaf oleh Hanny Kristianto
Terpopuler News: Gubernur Dedi Mulyadi Dikalahkan Pramono Anung, hingga dr Myta Aprilia Alami Sesak Nafas Sebelum Meninggal

Terpopuler News: Gubernur Dedi Mulyadi Dikalahkan Pramono Anung, hingga dr Myta Aprilia Alami Sesak Nafas Sebelum Meninggal

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dikalahkan Pramono Anung. dr Myta Aprilia Azmy, dokter yang meninggal saat internship alami sesak nafas sebelum meninggal.
Selengkapnya

Viral