News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kenapa Pelaku Bom SMAN 72 Belum Ditahan? Ini Penjelasan Polisi

Polda Metro Jaya masih menelusuri motif dan proses perakitan bahan peledak yang digunakan Anak Berkonflik dengan Hukum (ABH) dalam insiden ledakan di SMA Negeri 72, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada 7 November 2025 lalu.
Selasa, 9 Desember 2025 - 00:15 WIB
SMA Negeri 72 Jakarta.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rika Pangesti

Jakarta, tvOnenews.com - Polda Metro Jaya masih menelusuri motif dan proses perakitan bahan peledak yang digunakan Anak Berkonflik dengan Hukum (ABH) dalam insiden ledakan di SMA Negeri 72, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada 7 November 2025 lalu.

Pemeriksaan dilakukan secara tertutup karena pelaku masih berstatus anak. Penyidik memastikan pemeriksaan dilakukan dengan pendampingan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Didampingi oleh orang tua ABH, ayahnya. Ada bapas, ada dari tim kuasa hukum, KPAI, ini juga didalami tentang motif, ABH melakukan ledakan di SMAN 72, termasuk bagaimana ABH belajar dari mana untuk merakit bahan peledak tersebut," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, Senin (8/12).  

Budi mengatakan, hingga kini tim penyidik masih menelusuri pembelian bahan baku yang digunakan pelaku.

"Dimana ABH membeli beberapa bahan baku tersebut. Nah termasuk kami akan mendalami terus,” ujarnya.

Kendati demikian, Budi menyebut, pihaknya tidak dapat memberikan keseluruhan informasi mengenai ABH lantaran statusnya yang masih sebagai anak.

Sehingga, kata Budi, ada sebagian informasi yang tidak dapat diungkap.

"Perlu kita ketahui untuk kita sama-sama menjaga karena anak yang berkonflik dengan hukum ini masih berstatus anak sehingga ada beberapa informasi, beberapa data yg tidak boleh kami sampaikan secara vulgar ke teman2 media,” katanya.

Soal kemungkinan penahanan, Budi menuturkan, penyidik belum dapat memberi kepastian. Sebab, sejauh ini penyidik masih meminta keterangan para saksi.

"Iya ini kita lihat, kan masih berjalan pemeriksaan saksi-saksi termasuk labfor digital forensik termasuk terkait tentang lapkrim, terkait bahan peledak semua akan diperiksa termasuk dari jibom, termasuk saksi-saksi pihak sekolah, semua akan didalami,” ucapnya.

Penyidik memastikan kondisi ABH stabil, sehingga pemeriksaan sudah dapat dilakukan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sejauh ini sudah sehat makanya bisa dilakukan permintaan keterangan, artinya dalam pertanyaan di BAP itu sehat jasmani rohani itu juga dinyatakan dari dokter yang menangani medis ataupun dokter yang menangani secara psikis,” jelasnya.

Bahkan sejauh ini, kata Budi, ABH sudah diperiksa sebanyak 2 hingga 3 kali. Pemeriksaan ABH sudah berlangsung sejak awal pekan dan dilakukan di lokasi khusus.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Tangkap Dua Pelaku Penyiraman Air Keras di Cengkareng, Dibekuk Kurang dari 12 Jam

Polisi Tangkap Dua Pelaku Penyiraman Air Keras di Cengkareng, Dibekuk Kurang dari 12 Jam

Polisi tangkap dua pelaku penyiraman air keras di Cengkareng dalam 12 jam, pelaku terancam 5 tahun penjara.
Kawal Hilirisasi Nasional, FSPPB Pertegas Posisi Pertamina sebagai Soko Guru Kemandirian Energi

Kawal Hilirisasi Nasional, FSPPB Pertegas Posisi Pertamina sebagai Soko Guru Kemandirian Energi

Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) hadir sebagai garda terdepan untuk memastikan pembangunan industri energi tetap berpijak pada kepentingan ...
Bekerja Keras Lakukan Upgrade Selama Jeda di Bulan April, Red Bull Bakal Hadirkan Kejutan di F1 GP Miami 2026?

Bekerja Keras Lakukan Upgrade Selama Jeda di Bulan April, Red Bull Bakal Hadirkan Kejutan di F1 GP Miami 2026?

F1 2026 akan kembali bergulir setelah mengalami jeda selama satu bulan pada April buntut dari perang timur tengah.
Dedi Mulyadi Beri Ultimatum Wali Kota Bekasi Usai Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur: Saya Kasih Waktu Seminggu

Dedi Mulyadi Beri Ultimatum Wali Kota Bekasi Usai Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur: Saya Kasih Waktu Seminggu

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi secara langsung menginstruksikan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto untuk segera lakukan hal ini pasca tragedi kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur
Kadin Sambut Baik Jumhur Hidayat sebagai Menteri LH, Harap Kebijakan Lingkungan Berjalan Seiring dengan Industri

Kadin Sambut Baik Jumhur Hidayat sebagai Menteri LH, Harap Kebijakan Lingkungan Berjalan Seiring dengan Industri

Pengalaman Jumhur Hidayat di bidang ketenagakerjaan dan hubungan industrial menjadi bekal penting untuk menjaga keseimbangan antara kepentingan lingkungan dan keberlanjutan industri.
Bhayangkara FC Tutup Mata dengan Kondisi Persib yang Dikudeta Borneo FC di Puncak Klasemen

Bhayangkara FC Tutup Mata dengan Kondisi Persib yang Dikudeta Borneo FC di Puncak Klasemen

Bhayangkara FC akan menjamu Persib Bandung di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Kamis (30/4/2026). Jika Persib mengalahkan Bhayangkara FC, Maung Bandung akan kembali berada di puncak klasemen. 

Trending

Mendiktisaintek Pastikan Tidak Ada Rencana Penutupan Program Studi: Bukan Ditutup, tapi Diperbarui

Mendiktisaintek Pastikan Tidak Ada Rencana Penutupan Program Studi: Bukan Ditutup, tapi Diperbarui

Pernyataan itu disampaikan Brian merespons isu penutupan sejumlah program studi yang dinilai tak sejalan dengan perkembangan industri.
Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Nofiandri sempat buka suara sesaat setelah insiden kecelakaan maut yang melibatkan keretanya dengan KRL Commuter Line di Bekasi -
Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Menilik jadwal Megawati Hangestri setelah tampil di Proliga 2026. Atlet yang akrab disapa Megatron itu akan kembali turun gunung untuk membela Timnas Voli Putri Indonesia.
Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI bisa menambah amunisi baru lewat naturalisasi cepat eks Timnas Belanda untuk Piala AFF 2026 saat sejumlah pemain abroad Timnas Indonesia berpotensi absen.
Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026, di mana tim putra dan putri bulu tangkis Indonesia meraih hasil berbeda di ajang bergengsi ini.
Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Suporter Timnas Indonesia menerima kabar buruk menjelang pagelaran Piala Asia U-17 2026. Sebab, tim U-17 asuhan Kurniawan Dwi Yulianto kembali meraih hasil minor.
Presiden FIFA Gianni Infantino Tiba-tiba Bertemu dengan Erick Thohir, Bahas Playoff Darurat Piala Dunia 2026 untuk Timnas Indonesia?

Presiden FIFA Gianni Infantino Tiba-tiba Bertemu dengan Erick Thohir, Bahas Playoff Darurat Piala Dunia 2026 untuk Timnas Indonesia?

Pertemuan Gianni Infantino dan Erick Thohir di tengah isu playoff darurat Piala Dunia 2026 memunculkan sinyal baru, FIFA bahas masa depan Timnas Indonesia.
Selengkapnya

Viral