GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ada Styrofoam dalam Bom Molotov yang Rencana Diledakan pada Demo Hari HAM, Polisi Beberkan Efeknya Bisa...

Bahan peledak rakitan itu ternyata menggunakan material styrofoam, yang disebut membuat efek bakar jauh lebih lama.
Selasa, 9 Desember 2025 - 10:05 WIB
Polisi Sita 6 Bom Molotov yang Disiapkan Buat Kerusuhan Demo Hari HAM 10 Desember
Sumber :
  • tvOnenews - Rika Pangesti

Jakarta, tvOnenews.comPolda Metro Jaya mengungkap temuan tidak biasa dari bom molotov yang disita saat penangkapan tiga terduga pelaku perencana kerusuhan menjelang aksi Hari HAM 10 Desember 2025.

Bahan peledak rakitan itu ternyata menggunakan material styrofoam, yang disebut membuat efek bakar jauh lebih lama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan, komposisi tersebut mengindikasikan pengalaman dan kemampuan teknis dari para pelaku.

“Sedikit kita sampaikan, kenapa molotov yang dibuat terbuat dari styrofoam, nah ini memberikan efek, impact lebih lama dalam proses pembakaran dibandingkan hanya berisi cairan,” ungkap Budi pada Senin (8/12/2025).

Menurutnya, penggunaan material tersebut membuat api tak cepat padam.

"Jadi ini memberikan impact efek yang lebih lama dalam proses terbakar, itu sebagai media yang dilakukan,” imbuh Budi.

Polisi Usut Dalang dan Jaringan Perencana Kerusuhan

Budi menegaskan penyelidikan masih berlangsung maraton, termasuk mengungkap siapa sosok di balik perencanaan aksi.

“Tim Polda Metro Jaya masih melakukan penyelidikan, tidak berhenti sampai di sini. Kita pasti akan mengusut siapa di balik kegiatan-kegiatan aksi kerusuhan yang sedang direncanakan,” katanya.

Selain dugaan jaringan, polisi juga mendalami motif dari ketiga pelaku yang ditangkap di lokasi berbeda.

Wadiressiber Polda Metro Jaya, AKBP Fian Yunus menyebut, sejauh ini motif yang terdeteksi masih sebatas membuat kekacauan. Tak ada motif tertentu.

“Berdasarkan hasil pendalaman sementara, berdasarkan bukti elektronik yang ada, motifnya mereka hanya membuat rusuh,” ucap Fian.

Ia menegaskan dugaan jaringan kelompok atas masih dianalisis.

“Kemudian apakah satu jaringan itu masih kita dalami, apakah sudah teridentifikasi itu sedang kami dalami juga. Jadi nanti akan ada rilis berikutnya supaya masyarakat mendapatkan informasi yang jelas,” ujar Fian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejauh ini, polisi belum merinci kapan dan di mana aksi itu akan dijalankan. Menurut Fian, komunikasi para pelaku berada dalam ruang tertutup menggunakan aplikasi yang jarang digunakan publik.

“Komunikasi mereka itu terjadi di dalam suatu ruang yang tertutup, ruang itu hanya kita bisa buka lewat digital forensik. Aplikasi yang mereka gunakan juga aplikasi yang jarang digunakan yaitu aplikasi Session,” terang Fian.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kiai Ashari jadi Tersangka Dijerat Pasal Berlapis atas Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di Ponpes Ndolo Kusumo

Kiai Ashari jadi Tersangka Dijerat Pasal Berlapis atas Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di Ponpes Ndolo Kusumo

Viral kasus dugaan pelecehan seksual di pondok pesantren Ndolo Kusumo, Pati, Jawa Tengah. Nama Kiai Ashari pun langsung menjadk menjadi sorotan kareena karena telah ditetapkan sebagai tersangka
Sidang Pembuktian Selesai, Nadiem Makarim Akan Hadapi Tuntutan pada 13 Mei

Sidang Pembuktian Selesai, Nadiem Makarim Akan Hadapi Tuntutan pada 13 Mei

Sidang pembuktian kasus dugaan korupsi Chromebook yang menyeret Nadiem Anwar Makarim sebagai terdakwa dinyatakan sudah selesai sehingga jaksa penuntut umum diberikan kesempatan untuk mengajukan tuntutan yang akan digelar  di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (13/5).
Dedi Mulyadi Tak Main-main, Tegas Larang Izin Pembangunan Tempat Wisata dan Perumahan di Kawasan Hutan Jabar

Dedi Mulyadi Tak Main-main, Tegas Larang Izin Pembangunan Tempat Wisata dan Perumahan di Kawasan Hutan Jabar

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengambil langkah radikal untuk melindungi wilayahnya dari ancaman bencana banjir dan tanah longsor. 
Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Pak Di, nama samaran, yang telah bekerja 10 tahun lebih di Ponpes Ndholo Kusumo sebetulnya telah lama curiga terhadap gelagat Kiai Ashari terhadap santriwati.
Viral, Detik-detik Rekaman CCTV Dugaan Penganiayaan Perempuan saat Akan Bersaksi di Persidangan

Viral, Detik-detik Rekaman CCTV Dugaan Penganiayaan Perempuan saat Akan Bersaksi di Persidangan

Viral di media sosial video dugaan persekusi terhadap seorang perempuan.
Polda Jambi Dapati Vape Kandungan Etomidate Merk Yakuza dari aringan Narkoba Lintas Provinsi

Polda Jambi Dapati Vape Kandungan Etomidate Merk Yakuza dari aringan Narkoba Lintas Provinsi

Empat orang pelaku jaringan peredaran narkoba antarprovinsi yakni Pekanbaru-Sumatera Selatan (Sumsel) diringkus Polda Jambi.

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah adanya kasus dugaan pencabulan dilakukan pengasuh sekaligus pemilik Pondok Pesantren, Ashari di Pati, Jawa Tengah. Kini terjadi pula di Mesuji, Lampung.
News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

Modus pesan oknum Kiai, Ashari pengasuh ponpes di Pati saat tengah malam. Doktrin diberikan tersangka kasus dugaan pencabulan untuk melancarkan aksi bejatnya
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Gubernur Malut Sherly Tjoanda tarik nafas panjang setelah melihat anak-anak usia sekolah yang tak pandai berhitung matematika di Desa Gulapapo, Halmahera Timur.
Persib Libas Persija, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Tegas untuk Bobotoh: Jangan Jumawa

Persib Libas Persija, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Tegas untuk Bobotoh: Jangan Jumawa

Insiden gesekan antarmassa yang pecah di Purwakarta dan aksi pelemparan benda keras di Karawang pasca-kemenangan Persib Bandung atas Persija Jakarta memicu reaksi keras dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. 
Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Pak Di, saksi yang lebih dari 10 tahun bekerja dengan Kiai Ashari menceritakan awal mula didirikannya Ponpes Ndholo Kusumo Pati sebelum ramai kasus pencabulan.
Selengkapnya

Viral