News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap, Korban Tewas Kebakaran di Gedung Terra Drone Akibat Hirup Karbon Monoksida

Kepolisian mengungkap tewasnya para korban kebakaran di Gedung Terra Drone, Kemayoran, Jakarta Pusat karena menghirup gas karbon monoksida (CO).
Rabu, 10 Desember 2025 - 17:31 WIB
Korban Kebakaran di Gedung Terra Drone, Apakah Masuk ke Golongan Mati Syahid? Begini Kata Ustazah Oki Setiana Dewi
Sumber :
  • dok.tvonenews.com/Julio

Jakarta, tvOnenews.com - Kepolisian mengungkap tewasnya para korban kebakaran di Gedung Terra Drone, Kemayoran, Jakarta Pusat karena menghirup gas karbon monoksida (CO).

Hal ini disampaikan Kepala Biro Kedokteran Polisi (Karodokpol) Pusdokkes Polri, Brigjen Pol Nyoman Eddy Purnama Wirawan berdasarkan hasil pemeriksaan forensik terhadap para korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Untuk penyebab kematian, berdasarkan pemeriksaan staf dan personel spesialis forensik kami, mengarah pada terhirupnya asap dan gas karbon monoksida," katanya di RS Polri Kramat Jati, Rabu (10/12/2025).

Eddy mengungkapkan, bahwa gas ini muncul disebabkan oleh pembakaran saat peristiwa itu terjadi.

"Dari hasil pemeriksaan, termasuk pemeriksaan lab sederhana, semuanya mengarah ke situ," ungkapnya.

Selain itu ada bukti lain yakni bahwa saat dilakukan pemeriksaan terhadap tubuh korban terdapat kandungan karbon monoksida yang di aliran darah.

"Ada pemeriksaan laboratorium sederhana melalui darahnya tadi juga terbukti bahwa itu tinggi kandungan karbon monoksida," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Rumah Sakit Polri Kramat Jati terus melakukan pemeriksaan terhadap puluhan kantong jenazah korban kebekaran gedung Terra Drone di Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa (9/12/2025) siang.

Terbaru, RS Polri telah mengidentifikasi 7 korban meninggal dunia dalam insiden kebakaran tersebut.

"Memutuskan 7 jenazah telah kembali berhasil teridentifikasi," ucap Karumkit RS Polri, Brigjen Pol Prima Heru Yulihartono dalam jumpa pers di RS Polri, Jakarta Timur, Rabu (10/12/2025).

Artinya saat ini RS Polri sudah mengidetifikasi 10 korban meninggal terhitung sejak Selasa kemarin.

Seluruh korban ini nantinya akan diserahkan langsung kepada pihak keluarga. 

Sementara identifikasi ini melibatkan sejumlah pihak baik dari dokter Polda Metro Jaya maupun Univeristas Indonesia.

Berikut daftar korban yang diidentifikasi hari ini:

1. Pariyem, perempuan, 31 tahun, alamat: Kec. Bandar Negeri Suoh Kab. Lampung Barat, teridentifikasi berdasarkan sidik jari dan catatan medis.

2. Ninda Tan, perempuan, 32 tahun, alamat: Serpong Utara, Tangerang Selatan, teridentifikasi berdasarkan sidik jari, catatan medis dan properti.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

3. Muhammad Ariel Budiman, laki-laki, 24 tahun, alamat: Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, teridentifikasi berdasarkan pemeriksaan sidik jari, gigi dan properti.

4. Mochamad Apriyana, laki-laki, 40 tahun, alamat: Kecamatan Sudimarajaya, Tangerang, teridentifikasi berdasarkan sidik jari, medis dan properti.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Peringatan Keras KDM ke Perusahaan Tambang Pabrik Semen di Karawang, Ogah Toleransi jika Abai Aspek Lingkungan

Peringatan Keras KDM ke Perusahaan Tambang Pabrik Semen di Karawang, Ogah Toleransi jika Abai Aspek Lingkungan

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) bertindak tegas jika ada perusahaan tambang batu kapur pabrik semen di Karawang Selatan yang melanggar aturan lingkungan.
Polemik Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Dikuasai Ormas, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bagi Saya Itu Tidak Penting

Polemik Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Dikuasai Ormas, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bagi Saya Itu Tidak Penting

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi alias KDM merespons soal lintasan kereta Ampera Bekasi yang diduga dikuasai oleh organisasi masyarakat (ormas).
5 Weton Ini Diramal Bakal Naik Jabatan dan Bikin Gebrakan dalam Kariernya pada Tanggal 3 Mei 2026

5 Weton Ini Diramal Bakal Naik Jabatan dan Bikin Gebrakan dalam Kariernya pada Tanggal 3 Mei 2026

Apakah karier Anda akan melesat tajam atau justru mendapatkan peluang bisnis baru yang menggiurkan? Inilah lima weton yang diprediksi akan mendulang sukses besar di tanggal 3 Mei 2026.
Unggul dalam Inovasi Digital, MyPertamina Bawa Pertamina Patra Niaga Sabet Penghargaan Bergengsi di DIGICCXA 2026

Unggul dalam Inovasi Digital, MyPertamina Bawa Pertamina Patra Niaga Sabet Penghargaan Bergengsi di DIGICCXA 2026

Inovasi digital MyPertamina meraih penghargaan Best Public Service kategori Mobile Apps di ajang Digital Channel Customer Experience Award (DIGICCXA) 2026.
5 Weton yang Diramal Paling Romantis pada 3 Mei 2026, Siap-siap Dilamar?

5 Weton yang Diramal Paling Romantis pada 3 Mei 2026, Siap-siap Dilamar?

Bagi sebagian orang, hari ini mungkin terasa seperti hari biasa. Namun, bagi lima weton terpilih, ini adalah momentum terbaik untuk urusan asmara.
5 Weton Ini Diramal Paling Apes pada 3 Mei 2026, Begini Saran yang Bisa Dilakukan

5 Weton Ini Diramal Paling Apes pada 3 Mei 2026, Begini Saran yang Bisa Dilakukan

Supaya Anda bisa lebih waspada, berikut adalah lima weton yang diprediksi harus "tiarap" sejenak demi menghindari kesialan di tanggal 3 Mei 2026.

Trending

Peringatan Keras KDM ke Perusahaan Tambang Pabrik Semen di Karawang, Ogah Toleransi jika Abai Aspek Lingkungan

Peringatan Keras KDM ke Perusahaan Tambang Pabrik Semen di Karawang, Ogah Toleransi jika Abai Aspek Lingkungan

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) bertindak tegas jika ada perusahaan tambang batu kapur pabrik semen di Karawang Selatan yang melanggar aturan lingkungan.
Polemik Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Dikuasai Ormas, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bagi Saya Itu Tidak Penting

Polemik Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Dikuasai Ormas, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bagi Saya Itu Tidak Penting

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi alias KDM merespons soal lintasan kereta Ampera Bekasi yang diduga dikuasai oleh organisasi masyarakat (ormas).
KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kesal lintasan kareta Ampera Bekasi diduga kembali dikuasai oleh oknum Organisasi Masyarakarat (ormas) pasca terjadi kecelakaan
Tak Lama Lagi Eligible Dinaturalisasi, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Raja Assist Eks Kasta Teratas Amerika Selatan, John Herdman Tertarik?

Tak Lama Lagi Eligible Dinaturalisasi, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Raja Assist Eks Kasta Teratas Amerika Selatan, John Herdman Tertarik?

Raja assist eks kasa teratas Amerika Selatan ini berpeluang dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia. Ia tak lama lagi eligible sesuai dengan aturan FIFA.
Pratama Arhan Gandeng Pacar Baru saat Wisuda Sarjana, Tanda Sudah Move On dari Azizah Salsha?

Pratama Arhan Gandeng Pacar Baru saat Wisuda Sarjana, Tanda Sudah Move On dari Azizah Salsha?

Pratama Arhan dikabarkan menggandeng kekasih baru di momen spesialnya. Di momen tersebut, ia diisukan mengajak serta Inka Andestha, seorang pengusaha skincare.
Buntut Pernyataan Amien Rais soal Prabowo dan Teddy, Pengamat: Spekulasi Politik yang Berbahaya

Buntut Pernyataan Amien Rais soal Prabowo dan Teddy, Pengamat: Spekulasi Politik yang Berbahaya

Buntut pernyataan Amien Rais soal Seskab Teddy Indra Wijaya dan Presiden Prabowo begitu menyedot perhatian dan komentar dari berbagai elite politik hingga tuai
Dokter Myta Diduga Meninggal Akibat Beban Kerja Berat, Pengurus Besar IKA FK Unsri Layangkan Surat Ke Kemenkes

Dokter Myta Diduga Meninggal Akibat Beban Kerja Berat, Pengurus Besar IKA FK Unsri Layangkan Surat Ke Kemenkes

Kepergian dr Myta kini memunculkan pertanyaan besar. Kabar meninggalnya yang beredar luas pada Jumat (1/5/2026) di media sosial memicu reaksi publik dan desakan
Selengkapnya

Viral