News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Tahan Lagi PBNU Terbelah Dua Kubu, Kiai Cholil Nafis Buka-bukaan 'Borok' Gus Yahya

Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. Muhammad Cholil Nafis mengungkapkan konflik internal yang saat ini terjadi bukan disebabkan oleh konsesi tambang.
Minggu, 14 Desember 2025 - 05:00 WIB
Eks Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya
Sumber :
  • Aldi Herlanda/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. Muhammad Cholil Nafis mengungkapkan konflik internal yang saat ini terjadi bukan disebabkan oleh konsesi tambang.

Kiai Cholil mengatakan, bahwa konflik yang terjadi saat ini karena mencium adanya penetrasi zionis ke dalam PBNU.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Indikasi adanya penetrasi zionis di BPNU Itu yang utama. Sehingga persepsi ini akan merusak terhadap kredibilitas dan nama baiknya PBNU," katanya, Sabtu (13/12/2025).

Padahal sejauh ini PBNU sendiri telah berkomitmen mendukung kebebasan atau kemerdekaan terhadap Palestina.

Sehingga, apa yang dilakukan Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf dengan mengundang seseorang yang pro Zionis dalam AKN NU sebagai narasumber kaderisasi tingkat tertinggi NU telah melanggar nilai dan ajaran Ahlussunnah wal Jamaah An Nahdliyah serta bertentangan dengan Muqaddimah Qanun Asasi NU.

"Ditengah adanya genosida, kemudian pelatihan yang paling tinggi di NU untuk menjadi pimpinan NU lalu mengundang dari Zionis," jelasnya.

Padahal, sambung Kiai Cholil, sebelumnya sudah diingatkan agar mengundang tokoh-tokoh Islam kontemporer atau tokoh Islam dari Timur Tengah. Namun hal itu tidak diindahkan.

"Yang awalnya oleh Rais Aam sudah diperingatkan dan diwanti-wanti agar juga mengundang dari tokoh-tokoh Islam kontemporer, tokoh-tokoh Islam yang terkenal dari Timur Tengah dan itu tidak dilakukan," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya tak menapik bahwa penyebab konflik internal yang terjadi saat ini salah satunya karena konsesi tambang.

Namun ia juga menyebut ada persoalan-persoalan lain yang membuat organisasinya saat ini sedang dilanda polemik.

"Mungkin, mungkin saja (karena konsesi tambang), tapi bukan cuma itu, ada yang lain," katanya, Kamis (11/12/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kendati begitu, ia tidak merinci persoalan apa saja yang terjadi di internal PBNU. Namun, mengenai konsesi tambang ini juga seharusnya dapat duduk bersama untuk membahas hal ini.

"Iya itu enggak masalah, tapi semua harus dibicarakan bersama toh. Karena keputusanya ini juga keputusan bersama, maka kalau diubah harus dengan pembicaraan bersama," jelasnya.(aha/raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Warga Cekcok dengan Gerombolan TNI di Lenteng Agung Diduga Akibat Pembongkaran Pemukiman, Kadispenad Ungkap Faktanya

Viral Warga Cekcok dengan Gerombolan TNI di Lenteng Agung Diduga Akibat Pembongkaran Pemukiman, Kadispenad Ungkap Faktanya

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi sejumlah warga diduga terlibat cekcok dengan segerombolan anggota TNI akibat pembongkaran pemukiman di wilayah Lenteng Agung, Jakarta Selatan, pada Senin (6/4/2026).
Deretan Saham Prajogo Pangestu Angkat IHSG ke Zona Hijau, BREN hingga TPIA Jadi Motor Penguatan

Deretan Saham Prajogo Pangestu Angkat IHSG ke Zona Hijau, BREN hingga TPIA Jadi Motor Penguatan

IHSG rebound ke zona hijau didorong saham BREN, TPIA, hingga PTRO. Deretan saham Prajogo Pangestu jadi motor penguatan hari ini.
KPAI Desak Perlindungan Maksimal Anak Korban Peluru Nyasar di Gresik, Pendampingan Psikologis Harus Segera Diberikan

KPAI Desak Perlindungan Maksimal Anak Korban Peluru Nyasar di Gresik, Pendampingan Psikologis Harus Segera Diberikan

KPAI minta anak korban peluru nyasar di Gresik mendapat pendampingan psikologis dan perlindungan hukum. Kasus ini libatkan latihan TNI AL.
Maruarar Sirait Tancap Gas Bangun Rumah Rakyat, Tegas: Lahan Negara Harus Kembali untuk Rakyat

Maruarar Sirait Tancap Gas Bangun Rumah Rakyat, Tegas: Lahan Negara Harus Kembali untuk Rakyat

Maruarar Sirait tegas dorong pembangunan rumah rakyat di lahan negara. Program rusun dan insentif pemerintah dipercepat untuk masyarakat berpenghasilan rendah.
Timnas Indonesia vs Malaysia Hari Ini! Jadwal dan Jam Tanding Piala AFF Futsal 2026, Skuad Garuda Hadapi Rival Serumpun

Timnas Indonesia vs Malaysia Hari Ini! Jadwal dan Jam Tanding Piala AFF Futsal 2026, Skuad Garuda Hadapi Rival Serumpun

Timnas Futsal Indonesia akan kembali bertanding sore ini dalam lanjutan Grup B Piala AFF Futsal 2026. Lawan yang dihadapi bukan sembarang tim.
Modus Pakai Seragam TV Swasta, Pelaku Penipuan Jual Beli Motor di Mampang Prapatan Jakarta Selatan Berhasil Diringkus

Modus Pakai Seragam TV Swasta, Pelaku Penipuan Jual Beli Motor di Mampang Prapatan Jakarta Selatan Berhasil Diringkus

Polsek Mampang meringkus pria berinisial TL (34) usai terlibat dalam kasus tindak pidana penipuan dan pemalsuan surat jual beli motor di wilayah Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (6/4/2026).

Trending

IHSG Fluktuatif Jelang Putusan FTSE Russell, Pasar Tunggu Arah Status FTSE Indonesia

IHSG Fluktuatif Jelang Putusan FTSE Russell, Pasar Tunggu Arah Status FTSE Indonesia

IHSG bergerak fluktuatif jelang keputusan FTSE Russell 7 April 2026, pasar tunggu arah status FTSE Indonesia dan dampaknya pada dana asing.
Jadwal Final Four Proliga 2026 Seri Solo: Megawati Hangestri Cs Langsung Jalani Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal Final Four Proliga 2026 Seri Solo: Megawati Hangestri Cs Langsung Jalani Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal final four Proliga 2026 seri Solo pekan ini, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan langsung menjalani big match antara Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska.
Susul Dean James hingga Justin Hubner, Satu Pemain Timnas Indonesia Menghilang Setelah FIFA Series 2026

Susul Dean James hingga Justin Hubner, Satu Pemain Timnas Indonesia Menghilang Setelah FIFA Series 2026

Satu pemain Timnas Indonesia lagi menghilang dari skuad pada laga pertama mereka setelah FIFA Series 2026. Sebelumnya, ini menimpa para pemain diaspora di Liga Belanda.
Terpopuler: Duet Jay Idzes - Elkan Baggott Dinilai Berbahaya, Media Vietnam Malah Girang, Bung Ropan Desak PSSI Cari Striker

Terpopuler: Duet Jay Idzes - Elkan Baggott Dinilai Berbahaya, Media Vietnam Malah Girang, Bung Ropan Desak PSSI Cari Striker

Kabar seputar Timnas Indonesia kembali memanas dan masuk daftar terpopuler. Mulai dari kritik duet lini belakang, media Vietnam girang hingga PSSI cari striker.
Dedi Mulyadi Tak Pandang Bulu, Kini Beri Bantuan kepada 2 Pria Asal Wonogiri dengan Cuma-cuma

Dedi Mulyadi Tak Pandang Bulu, Kini Beri Bantuan kepada 2 Pria Asal Wonogiri dengan Cuma-cuma

​​​​​​​Dedi Mulyadi bantu dua pria asal Wonogiri secara cuma-cuma. Dari kisah sopir truk hingga mutasi kendaraan, aksi nyatanya tuai simpati publik luas.
Aksi Jay Idzes Tetap Jadi Sorotan Tajam Media Italia Meski Sassuolo Menang 2-1 Atas Cagliari

Aksi Jay Idzes Tetap Jadi Sorotan Tajam Media Italia Meski Sassuolo Menang 2-1 Atas Cagliari

Jay Idzes langsung jadi perhatian dalam laga Sassuolo vs Cagliari di Serie A 2025/2026. Bek Timnas Indonesia itu terlibat momen krusial saat perkuat klubnya.
Pemprov Jabar Sebut Persoalan Izin SMK IDN Bogor Ada di Tiga Kampus, PBG Kampus Jonggol Palsu!

Pemprov Jabar Sebut Persoalan Izin SMK IDN Bogor Ada di Tiga Kampus, PBG Kampus Jonggol Palsu!

Kepala DPMPTSP Jabar ungkap persoalan izin SMK IDN ada di tiga kampus SMK IDN di wilayah Bogor, yakni di Jonggol, Sentul, dan Pamijahan.
Selengkapnya

Viral