GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Hanya sebut Skripsi Jokowi Tak Ada Nama Dosen Penguji, Kubu Roy Suryo: Joko Widodo Tidak Punya Sikap Kenegarawan

Polda Metro Jaya baru saja menggelar perkara kasus tudingan ijazah palsu Jokowi, pada Senin (15/12). Bahkan, dalam gelar kasus itu, Kubu Roy Suryo angkat bicara
Senin, 15 Desember 2025 - 17:43 WIB
Pernyataan Jokowi soal Isu Ijazah Mencengangkan Publik: Semua Dilakukan untuk Apa?
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Polda Metro Jaya baru saja menggelar perkara kasus tudingan ijazah palsu Jokowi, pada Senin (15/12/2025). Bahkan, dalam gelar kasus itu, Kubu Roy Suryo angkat bicara hingga komentari sikap Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi).

Roy Suryo ungkapkan bahwa skripsi Jokowi sangat janggal, karena ia melihat skripsi Jokowi tidak ada lembar pengujinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, kubu Roy Suryo juga melalui kuasa hukumnya, Ahmad Khozinudin, secara terbuka menilai Jokowi tidak lagi menunjukkan sikap kenegarawanan.

Hal ini disebutkan Kubu Roy Suryo, lantaran Jokowi tak kunjung menunjukkan ijazahnya kepada publik.

Tanggapan itu disampaikan saat menyoroti proses hukum yang menjerat kliennya di Polda Metro Jaya, Jakarta, pada Senin (15/12/2025).

"Kami meyakini, kita semua segenap bangsa Indonesia meyakini bahwa sudah tidak tersisa lagi dari saudara Joko Widodo sisi kenegarawanannya meskipun seberat biji zarah," ucapnya.

"Kenapa? Karena sudah tidak mungkin lagi atau meminjam ungkapan 'bagai memasukkan gajah ke lubang jarum' kalau kita mengharapkan Saudara Joko Widodo menunjukkan ijazahnya sebagaimana itu ya pernah dilakukan oleh Pak Asrul Sani (Hakim MK) atau kalau di dunia internasional persoalan dengan kewarganegaraan yang pernah disampaikan oleh Obama (mantan Presiden AS). Jadi kesimpulan kami, sampai hari ini kami tegaskan bahwa sudah tidak ada lagi sisa kenegerawanan dari Saudara Joko Widodo," sambungnya.

Selain itu, ia menilai sulit untuk membuat Jokowi terbuka akan latar belakang pendidikannya.

"Maka kami simpulkan tidak akan lagi mengemis-ngemis kepada Saudara Joko Widodo untuk menunjukkan ijazahnya," cetusnya.

Bahkan, ia menginginkan polisi juga terbuka dengan barang bukti perkaranya.

Ia meyakini kliennya tidak semestinya dipidana atas tudingan ijazah palsu tanpa pernah ditunjukkan bukti ijazah asli ke publik maupun pihak terperiksa.

"Polda Metro Jaya di mana diharapkan dalam proses gelar perkara nanti akses terhadap barang bukti diberikan oleh penyidik dan penyidik sukarela menunjukkan barang bukti yang telah menjadikan klien kami sebagai tersangka," ucapnya.

"Sebab tidak mungkin ada orang dinyatakan sebagai fitnah dan pencemaran nama baik menyatakan menyimpulkan ijazah saudara Joko Widodo itu palsu sebelum ada bukti ijazah asli ditampilkan," pungkas Ahmad Khozinudin.

Sementara, Roy Suryo mengaku saat dirinya diperiksa penyidik Polda Metro Jaya, ia melihat skripsi Jokowi tidak ada lembar pengujinya.

“Saat kami diperiksa bertiga waktu itu, skripsi Jokowi tidak ada nama dosen penguji, tidak ada lembar pengujiannya," ujar Roy Suryo saat menghadiri gelar perkara khusus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (15/12/2025).

Bahkan menurutnya, skripsi Jokowi terdapat nama Profesor Dr. Achmad Sumitro yang merupakan mantan Dekan Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM).

Sementara, Achmad Sumitro sudah meninggal dunia di usia 74 tahun.

"Sudah ditulis profesor, padahal saat itu masih doktor, kemudian nama Pak Kasmudjo juga tidak ada,” jelas Roy Suryo.

Selain itu, ia menilai lembar pengujian skripsi merupakan bagian penting dalam proses akademik. 

Ketiadaan dokumen tersebut menimbulkan pertanyaan besar terkait kelulusan.

“Intinya tidak ada lembar pengujian yang sangat penting, skripsi yang tidak diuji berarti tidak lulus. Kalau tidak lulus, berarti ijazahnya menurut analisis kami 99,9 persen palsu,” ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, ia juga menyebutkan, bahwa pihaknya akan memaparkan penjelasan lebih rinci setelah rangkaian gelar perkara khusus tersebut selesai dilaksanakan.

“Saya kira itu saja. Nanti akan kami detailkan setelah acara selesai,” bebernya. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wasit Asing Pimpin Laga Borneo FC Vs Persib Bandung, Persija Jakarta Vs Dewa United Pakai Pengandil Asal Jabar

Wasit Asing Pimpin Laga Borneo FC Vs Persib Bandung, Persija Jakarta Vs Dewa United Pakai Pengandil Asal Jabar

Dua laga tunda antara Borneo FC melawan Persib Bandung dan Persija Jakarta melawan Dewa United akan digelar pada 20.30 WIB. 
Korlantas Polri: Tingkat Fatalitas Kecelakaan di Jabar Anjlok 91 Persen pada Mudik 2026

Korlantas Polri: Tingkat Fatalitas Kecelakaan di Jabar Anjlok 91 Persen pada Mudik 2026

Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, mengungkapkan adanya penurunan angka fatalitas kecelakaan yang sangat signifikan di Jabar hingga hari ketiga Operasi Ketupat 2026 jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.
Rilis Tiga Lagu di Platform Streaming, Icen Eksplorasi Mandopop hingga Western Pop

Rilis Tiga Lagu di Platform Streaming, Icen Eksplorasi Mandopop hingga Western Pop

Musisi independen Indonesia, Icen, mulai menarik perhatian penikmat musik digital melalui sejumlah karya yang dirilis di platform streaming.
Adam Alis Jadi Kapten, Bojan Hodak Rombak Daftar Susunan Pemain Persib untuk Tantang Borneo FC

Adam Alis Jadi Kapten, Bojan Hodak Rombak Daftar Susunan Pemain Persib untuk Tantang Borneo FC

Persib Bandung menutup Bulan Ramadan dengan melawan Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (15/3/2026) pukul 20.30 WIB nanti.
Puncak Arus Mudik di Terminal Kampung Rambutan Diprediksi Mulai 17-18 Maret 2026

Puncak Arus Mudik di Terminal Kampung Rambutan Diprediksi Mulai 17-18 Maret 2026

Puncak arus mudik Lebaran 2026 di Terminal Kampung Rambutan diprediksi akan terjadi 17-18 Maret 2026.
Berangkatkan Lebih dari 5.000 Pemudik, Pertamina Kerahkan 153 Bus ke 23 Kota

Berangkatkan Lebih dari 5.000 Pemudik, Pertamina Kerahkan 153 Bus ke 23 Kota

PT Pertamina (Persero) kembali menunjukkan kepedulian sosialnya dengan memberangkatkan ribuan warga melalui program "Mudik Aman Berbagi Harapan" tahun 2026. 

Trending

Media Jerman Tak Habis Pikir dengan Kevin Diks, Pemain Timnas Indonesia itu Cetak Sejarah Membanggakan di Bundesliga

Media Jerman Tak Habis Pikir dengan Kevin Diks, Pemain Timnas Indonesia itu Cetak Sejarah Membanggakan di Bundesliga

Media Jerman menyoroti Kevin Diks yang mencetak sejarah sebagai pemain Timnas Indonesia pertama yang mengenakan ban kapten di Bundesliga.
KPK Duga Ada Kepala Daerah Lain yang Modus Bagi-bagi THR ke Polisi, Jaksa, TNI hingga Hakim

KPK Duga Ada Kepala Daerah Lain yang Modus Bagi-bagi THR ke Polisi, Jaksa, TNI hingga Hakim

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga ada kepala daerah lain yang melakukan modus yang sama seperti yang dilakukan  Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman.
Mengenal Dean Zandbergen, Striker Liga Belanda Keturunan Depok yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Mengenal Dean Zandbergen, Striker Liga Belanda Keturunan Depok yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Mengenal Dean Zandbergen, striker VVV-Venlo keturunan Depok yang santer disebut masuk radar naturalisasi Timnas Indonesia. Intip profil, karier, dan statistiknya.
Elkan Baggott Termasuk? Berikut Daftar 18 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026

Elkan Baggott Termasuk? Berikut Daftar 18 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026

John Herdman akan memangkas 18 pemain dari 41 nama skuad sementara Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026. Apakah Elkan Baggott ikut dicoret? Ini prediksinya.
Peras Anak Buahnya Demi THR, Bupati Cilacap Terjunkan Satpol PP Jika Telat Bayar

Peras Anak Buahnya Demi THR, Bupati Cilacap Terjunkan Satpol PP Jika Telat Bayar

Demi lancarkan aksi pemerasan ke satuan kerja daerah di lingkungan Pemkab Cilacap, Bupati Cilacap turunkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk menagih.
Setelah Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen Kirim Pesan Bahagia untuk John Herdman Jelang Timnas Indonesia Berlaga

Setelah Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen Kirim Pesan Bahagia untuk John Herdman Jelang Timnas Indonesia Berlaga

Tak hanya Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen juga sukses berikan pesan bahagia untuk Johnn Herdman. Keduanya sama-sama dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Sederhana Tapi Patrick Kluivert Tak Bisa, Bung Ropan Sebut Hanya John Herdman yang Mau Lakukan Hal Ini untuk Timnas Indonesia

Sederhana Tapi Patrick Kluivert Tak Bisa, Bung Ropan Sebut Hanya John Herdman yang Mau Lakukan Hal Ini untuk Timnas Indonesia

Bung Ropan menilai John Herdman menunjukkan komitmen besar untuk Timnas Indonesia. Hal sederhana ini disebut tak bisa dilakukan pelatih sebelumnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT