News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pilu, Bayi 6 Bulan Tewas Diduga Dianiaya Ayah Kandung di Ciputat Tangsel

Seorang bayi berusia enam bulan tewas usai diduga menjadi korban kekerasan yang dilakukan oleh ayah kandungnya sendiri di Kelurahan Jombang, Ciputat, Tangsel.
Rabu, 17 Desember 2025 - 15:46 WIB
Ilustrasi bayi.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Tangis pilu menyelimuti sebuah rumah di wilayah Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan.

Seorang bayi berusia enam bulan tewas usai diduga menjadi korban kekerasan yang dilakukan oleh ayah kandungnya sendiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa tragis itu terjadi pada Minggu, 14 Desember 2025, sekitar pukul 17.00 WIB.

Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Victor D.H Inkiriwang, mengungkapkan awal kejadian bermula dari laporan dugaan tindak pidana kekerasan terhadap anak.

“Telah terjadi dugaan tindak pidana kekerasan terhadap anak pada Minggu, 14 Desember 2025 sekitar pukul 17.00 WIB, di wilayah Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan,” kata Victor, Rabu (17/12/2025).

Usai mendapatkan informasi tersebut, Victor menuturkan, pihaknya langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Ia menyebut, timnya langsung melakukan pengecekan awal untuk memastikan kondisi di tempat kejadian perkara.

“Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Polsek Ciputat Timur bersama Tim Reskrim dan Unit Identifikasi Polres Tangsel segera merespons dengan cepat dengan mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan serta olah tempat kejadian perkara (TKP),” ungkapnya.

Dari hasil olah TKP dan keterangan para saksi, polisi mengungkap fakta yang mencengangkan. Korban diketahui merupakan bayi perempuan berinisial ASA yang baru berusia enam bulan.

Dugaan kekerasan itu mengarah kepada ayah kandung korban sendiri.

“Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan para saksi, diketahui bahwa tindak pidana kekerasan tersebut dialami oleh korban berinisial ASA (6 bulan), yang diduga dilakukan oleh ayah kandung korban berinisial IS (27 tahun),” ungkap Victor

Akibat kekerasan tersebut, korban mengalami luka serius di bagian kepala. Nyawa sang bayi tak tertolong saat dilarikan menuju ke rumah sakit terdekat.

“Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami luka pada bagian kepala dan meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju rumah sakit terdekat,” lanjutnya.

Untuk kepentingan penyelidikan, jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke RSUD Kab. Tangerang untuk dilakukan visum dan otopsi guna kepentingan penyelidikan,” kata Victor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, terduga pelaku telah diamankan oleh pihak kepolisian dan kini menjalani proses hukum.

“Saat ini, terduga pelaku IS telah diamankan di Sat Reskrim Polres Tangerang Selatan untuk menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tandasnya. (rpi/iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sidang Tahunan MPR Hari Ini: Prabowo Bakal Pidato, Jokowi Hadir

Sidang Tahunan MPR Hari Ini: Prabowo Bakal Pidato, Jokowi Hadir

Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPD-DPR RI berlangsung pada hari ini.
Dua ASN Pajak Jadi Tersangka Kasus Ekspor Pulp, Purbaya Beri Peringatan Keras

Dua ASN Pajak Jadi Tersangka Kasus Ekspor Pulp, Purbaya Beri Peringatan Keras

Dua ASN Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan berinisial BP dan SR selaku pemeriksa pajak menjadi tersangka kasus dugaan manipulasi ekspor pulp.
China dan UEA Diduga Jadi Negara Tujuan Penyelundupan Emas Ilegal

China dan UEA Diduga Jadi Negara Tujuan Penyelundupan Emas Ilegal

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, mengungkapkan bahwa China dan Dubai Uni Emirat Arab (UEA) diduga menjadi negara utama tujuan para sindikat dalam penyelundupan puluhan kilogram emas ilegal dari Indonesia.
504 Dapur MBG Tidak Layak Langsung Ditutup Permanen, BGN Tengah Periksa 3000 Dapur Lainnya

504 Dapur MBG Tidak Layak Langsung Ditutup Permanen, BGN Tengah Periksa 3000 Dapur Lainnya

Ratusan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) itu ditutup secara permanen setelah dinyatakan tidak layak dari sisi sanitasi yang dilaporkan dinas kesehatan.
Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memprediksi sejumlah ruas jalan di sekitar kompleks senayan akan mengalami kepadatan arus lalu lintas. 
10 Quotes Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, Penuh Semangat dan Motivasi, Menarik untuk Dibagikan ke Medsos

10 Quotes Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, Penuh Semangat dan Motivasi, Menarik untuk Dibagikan ke Medsos

Berikut 10 quotes Hari Pramuka ke-65 tahun 2026 penuh semangat dan motivasi, menarik untuk dibagikan ke media sosial seperti WhatsApp, Instagram, Thread, dan lainnya.

Trending

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memprediksi sejumlah ruas jalan di sekitar kompleks senayan akan mengalami kepadatan arus lalu lintas. 
KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengelola wimas atlet, Pademangan, Jakarta Barat terkaiit kasus suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Rumah pribadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Vinna Ledy Anggraheni jadi lokasi penggeledahan
Penyuplai Penyelundupan 23,793 Kilogram Emas Diduga Penambang Ilegal, Ini yang Dikatakan  ESDM

Penyuplai Penyelundupan 23,793 Kilogram Emas Diduga Penambang Ilegal, Ini yang Dikatakan ESDM

Penyuplai para sindikat penyelundupan ekspor emas ke luar negeri diduga perusahaan penambangan emas tanpa izin (PETI)
Selengkapnya

Viral