News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terbongkar Praktik Aborsi Ilegal Berkedok Klinik Online di Apartemen Bassura Jaktim, 7 Orang Ditetapkan Tersangka

Aborsi ilegal di Apartemen Bassura, Jakarta Timur yang beroperasi secara senyap selama hampir tiga tahun akhirnya terbongkar. Sebanyak 7 orang jadi tersangka.
Rabu, 17 Desember 2025 - 17:40 WIB
Terbongkar Praktik Aborsi Ilegal Berkedok Klinik Online di Apartemen Bassura Jaktim, 7 Orang Ditetapkan Tersangka
Sumber :
  • Rika Pangesti/tvOnenews

Biaya yang dipatok untuk satu kali tindakan aborsi berkisar antara Rp5 juta hingga Rp8 juta.

Lebih jauh, Edy menjelaskan, pengungkapan kasus bermula pada 7 November 2025, saat polisi menerima informasi dari masyarakat terkait dugaan praktik aborsi ilegal di kawasan Jalan Basuki Rahmat, Cipinang Besar, Jakarta Timur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polisi kemudian melakukan penyelidikan dengan memantau aktivitas pendaftaran melalui website hingga pengamatan di lokasi.

“Petugas menemukan dua orang wanita berinisial KWM dan R berada di lobby salah satu apartemen. Kemudian dijemput menggunakan mobil Daihatsu Xenia hitam dan dibawa ke area parkir,” ujar Edy.

Di area parkir, kedua perempuan tersebut dijemput oleh tersangka LN dan diantar menuju lift. Setelah LN kembali ke area parkir, petugas langsung melakukan penangkapan dan meminta LN menunjukkan lokasi unit yang dituju.

Petugas kemudian naik ke lantai 28, tepatnya ke unit 28A. Di dalam unit apartemen, polisi mengamankan empat perempuan, yakni NS, RH, KWM, dan Renita.

“Setelah dilakukan penggeledahan dan olah TKP, ditemukan sisa-sisa darah pasien aborsi ilegal serta peralatan-peralatan medis,” kata Edy.

Polisi juga melakukan pemeriksaan DNA terhadap darah yang ditemukan di TKP.

“Hasil DNA darah yang terdapat di kapas maupun sisa darah di TKP sesuai dengan salah satu pasien yang sedang dilakukan aborsi,” ujarnya.

Dari pemeriksaan, terungkap peran masing-masing tersangka. NS berperan sebagai eksekutor atau berpura-pura menjadi dokter yang melakukan tindakan aborsi dan menerima Rp1,7 juta.

RH dan M berperan membantu pelaksanaan serta penjemputan pasien dengan bayaran sekitar Rp1 juta.

Sementara LN berperan sebagai pengantar pasien dan pemegang akses lift dengan bayaran Rp200 ribu hingga Rp400 ribu.

Kemudian YH bertindak sebagai admin website dengan bayaran hingga Rp2 juta. Dua tersangka lainnya berperan sebagai pasien.

“Dari olah data handphone admin, kami menemukan nama-nama pasien sebanyak 361 orang,” kata Edy.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, polisi masih mendalami data tersebut dengan memanggil para pasien untuk memastikan jumlah sebenarnya.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, termasuk Pasal 60, Pasal 427, dan Pasal 428, dengan ancaman pidana mulai dari empat hingga 12 tahun penjara.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Habiburokhman Tegaskan Gerindra Tak Intervensi Kasus Narkoba 3 Anggota DPRD di Jatim

Habiburokhman Tegaskan Gerindra Tak Intervensi Kasus Narkoba 3 Anggota DPRD di Jatim

Habiburokhman menegaskan bahwa Gerindra juga telah memecat tiga orang anggotanya itu sebagai legislator karena penyalahgunaan narkoba di hotel Surabaya....
Bakal Diluncurkan Prabowo, Menteri LH: Tobat Ekologis harus Libatkan Seluruh Elemen Masyarakat

Bakal Diluncurkan Prabowo, Menteri LH: Tobat Ekologis harus Libatkan Seluruh Elemen Masyarakat

Istilah tobat ekologis mengandung semangat keagamaan yang diwujudkan melalui kesadaran untuk memperbaiki hubungan manusia dengan bumi.
Situasi Lewis Hamilton dan Charles Leclerc Memanas Pasca F1 GP Meksiko! Juara Dunia 7 Kali Itu Minta Ferrari Lakukan Ini

Situasi Lewis Hamilton dan Charles Leclerc Memanas Pasca F1 GP Meksiko! Juara Dunia 7 Kali Itu Minta Ferrari Lakukan Ini

Situasi internal Ferrari kembali jadi sorotan setelah Lewis Hamilton dan Charles Leclerc terlibat insiden saat memperebutkan posisi terdepan F1 GP Meksiko 2026.
Mengenal Mercy Monica Yolanda, Hakim Muda dari Pengadilan Negeri Koto Baru yang Meninggal Dunia

Mengenal Mercy Monica Yolanda, Hakim Muda dari Pengadilan Negeri Koto Baru yang Meninggal Dunia

Berikut profil hingga rekam jejak Mercy Monica Yolanda, hakim muda berstatus Hakim Pratama (III/b) Pengadilan Negeri Koto Baru, Sumatera Barat, yang tutup usia.
Dilaporkan ke Polisi oleh Herri Pras, Pegulat MMA Yudi Cahyadi Pilih Berlatih Boxing

Dilaporkan ke Polisi oleh Herri Pras, Pegulat MMA Yudi Cahyadi Pilih Berlatih Boxing

Di tengah kekisruhannya dengan Herri Pras bahkan sampai dilaporkan ke polisi, fighter MMA Yudi Cahyadi memilih untuk memposting videonya saat latihan boxing.
Resmi Jadi Juara Dunia F1 Termuda Sepanjang Sejarah, Kimi Antonelli Dapat Pesan dari Pemegang Rekor Sebelumnya!

Resmi Jadi Juara Dunia F1 Termuda Sepanjang Sejarah, Kimi Antonelli Dapat Pesan dari Pemegang Rekor Sebelumnya!

Pembalap muda asal Italia yang memperkuat Mercedes, Kimi Antonelli akhirnya secara resmi menjadi juara dunia F1 2026.

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Viral Video Pasangan Egar dan Fina Banyuwangi di TikTok, Pakar Siber Warning Modus Link Pishing Penguras Rekening

Viral Video Pasangan Egar dan Fina Banyuwangi di TikTok, Pakar Siber Warning Modus Link Pishing Penguras Rekening

Platform media sosial TikTok dan Instagram belakangan dihebohkan oleh perburuan masif warganet terhadap pasangan asal Banyuwangi, Jawa Timur, yakni Egar - Fina
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Selengkapnya

Viral